Rabu, 26 Februari 2020 | 14.47 WIB
Metro24Jam>News>Kakak Ipar Kabur dari Rumah, Pengemudi Betor Ini Ditikam Abang Sepengambilan

Kakak Ipar Kabur dari Rumah, Pengemudi Betor Ini Ditikam Abang Sepengambilan

Jumat, 14 Februari 2020 - 07:38 WIB

IMG-88691

Taufik saat dirawat di RS Bina Kasih. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Taufik Hidayat (28) terkapar bersimbah darah di tangan abang sepengambilannya (suami kakak ipar) sendiri. Pria yang tinggal di Jalan Pembangunan, Desa Purwodadi, Sunggal, Deliserdang itu selamat setelah dirawat di rumah sakit, sedangkan pelaku penikaman masih buron.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/2/2020) lalu, sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, abang sepengambilan Taufik tersebut–yang sehari-hari bekerja di rumah potong daging di Desa Tanjung Gusta mendatangi mertuanya.

Pria berinisial DD itu menanyakan keberadaan isterinya yang tidak berada di rumah. Tapi sang mertua mengaku tidak mengetahui keberadaan putrinya itu.

Merasa tak puas dengan jawaban mertuanya, DD kemudian menanyakan hal serupa kepada Taufik yang juga sedang berada di sana. Tapi, lagi-lagi jawaban yang diterima sama dengan mertuanya.

“Si DD itu baru pulang kerja, terus isterinya nggak ada di rumah. Memang sebelumnya mereka sudah ada cekcok. Mungkin isterinya pergi menenangkan diri,” ungkap salah seorang keluarga Taufik, saat ditemui di halaman Mapolsek Sunggal, Kamis (13/2/2020).

Mendengar jawaban itu, DD bergegas pulang ke rumahnya yang bersebelahan dengan kediaman Taufik. Tak berselang lama, dia pun kembali mendatangi Taufik dengan sebilah senjata tajam.

Tanpa basa-basi, pria itu langsung menyerang Taufik yang saat itu sedang berkumpul bersama keluarganya dan sang mertua. Meski sempat mengelak, pisau tetap mengenai paha kiri Taufik.

“Pas dia datang bawa pisau itu, mertuanya yang perempuan langsung lari keluar minta tolong. Si DD ke dapur menikam si Taufik. Mertuanya laki-laki pun hampir ditikamnya juga,” beber pria paruh baya itu lagi.

Terkena tikaman tersebut, Taufik terkapar bersimbah darah. Sementara DD langsung kabur. Pihak keluarga kemudian membawa Taufik ke Rumah Sakit Bina Kasih.

“Si Taufik kerjanya narik becak, sering ngantarkan kakak iparnya itu ke mana-mana. Kadang-kadang Taufik jadi badut keliling. Pas ditanya si DD, di mana isterinya, si Taufik memang nggak tau. Karena hari itu si Taufik jadi badut. Nggak narik becak,” jelasnya.

Namun, karena istri DD pergi dari rumah dengan membawa pakaian, pria itu merasa tak percaya dengan pengakuan Taufik.

Menyusul peristiwa itu, Susanti (25) isteri Taufik, membuat pengaduan ke Polsek Sunggal sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi nomor: STTLP/92/B/II/2020/SPKT/Polsek Sunggal, Minggu (9/2/2020) siang.

Keluarga Taufik berharap polisi bisa segera menangkap DD yang disebut-sebut masih berada di Kota Medan.

“Hari Senin (10/2/2020) udah pulang si Taufik dari rumah sakit. Tapi kami, Kami berharap agar polisi cepat menangkap pelaku,” tegasnya.

“Tapi, sampai sekarang saksi belum diperiksa. Takut juga kita kalau belum ditangkap gini. Soalnya dia masih berkeliaran. Takutnya bisa terulang lagi,” beber pria itu.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP M Syarif Ginting ketika dikonfirmasi, belum memberikan penjelasan terkait hal ini. “Entar saya cek dulu ya,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/2/2020). (Adi)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...