Rabu, 26 Februari 2020 | 13.10 WIB
Metro24Jam>News>Komisi III Pertanyakan Izin Indomaret dan Alfamart, Dinas DPM-PTSP: Sampai Juni 2020

Komisi III Pertanyakan Izin Indomaret dan Alfamart, Dinas DPM-PTSP: Sampai Juni 2020

Rabu, 12 Februari 2020 - 05:15 WIB

IMG-88666

Indomaret dan Alfamart di Jalan AH Nasution, Medan. (Rom/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Komisi III DPRD Medan mendesak Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk memberikan data yang akurat mengenai izin berdirinya gerai modern Indomaret dan Alfamart yang sudah menjamur di Kota Medan.

Hal itu disampaikan pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Medan dengan DPM-PTSP yang dipimpin Erwin Siahaan, Selasa (11/2/2020).

Pada rapat tersebut, anggota dewan Suciwati mengungkapkan, menjamurnya pasar modern tersebut dikhawatirkan membuat pedagang kecil seperti kios dan grosir terkena imbasnya.

“DPM-PTSP diminta agar tidak tutup mata dengan kedua gerai belanja modern tersebut. Apakah kedua pasar tersebut sudah mempunyai izin usaha yang sesuai. Karena, dengan mudahnya Indomaret dan Alfamart berdiri dalam jarak yang begitu dekat,” tanya Suciwati.

Politisi Gerindra tersebut mengungkapkan, bila kehadiran gerai belanja modern bisa banyak berdiri, apa keuntungan yang didapat Pemko Medan dan seperti apa batasannya.

Menanggapi itu, Kepala DPM-PTSP Qamarul Fattah mengaku, sejak berlakunya sistem OSS yang langsung ke pusat membuat pihaknya tidak dapat mengakses langsung perusahaan mana yang sudah memiliki izin.

“Sejak secara mandiri import data dari aplikasi dengan sistem OSS, kami tidak dapat mendata satu-persatu perusahaan yang ada izinnya di Kota Medan. Namun, bila pengusaha melaporkan maka perusahaan tersebut baru tercatat di DPM-PTSP,” kata Qamarul.

Soal Indomaret dan Alfamart, lanjutnya, izin yang digunakan masih izin yang lama. Dia juya mengaku belum mengetahui apakah gerai belanja modern itu sudah mengurus izin melalui aplikasi OSS atau tidak.

Namun, Qamarul menegaskan, masa berlaku izin usaha yang lama berlaku hingga Juni 2020 mendatang.

Disebutkannya, banyak badan usaha yang masih memakai izin yang lama. Namun, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di 21 Kecamatan Kota Medan terhadap pengusaha untuk mendaftarkan usahanya secara OSS.

“Bila ada pengusaha yang terlambat dan belum mendaftarkan usaha yang sudah berjalan lama, maka kami akan melakukan pertimbangan dan kajian,” jelasnya. (Rom)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...