Rabu, 26 Februari 2020 | 13.39 WIB
Metro24Jam>News>Penggrebekan Judi Samkwan di Hotel Niagara Parapat, 40 Orang Diamankan, 11 Jadi Tersangka

Penggrebekan Judi Samkwan di Hotel Niagara Parapat, 40 Orang Diamankan, 11 Jadi Tersangka

Selasa, 11 Februari 2020 - 20:26 WIB

IMG-88651

Para tersangka saat akan dipaparkan. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Personel gabungan dari Sat Reskrim, Sabhara dan Polsek Parapat Polres Simalungun melakukan penggrebekan lokasi judi di Hotel Niagara, Jalan Pembangunan, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sabtu (9/2/2020) dinihari.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, dalam penggrebekan tersebut, polisi mengamankan 40 orang dari lokasi.

Meski begitu, setelah melakukan penyidikan, polisi hanya menetapkan 11 tersangka, yang disebut berasal dari Tebingtinggi dan Serdang Bedagai. Empat orang disebut sebagai penyelenggara perjudian, sedangkan 7 lainnya sebagai pemain.

“Semula kita amankan 40 orang, setelah kita kroscek dan konfrontir, hanya 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Heribertus saat menggelar konferensi pers, di Asrama Polres Simalungun, Jalan Sang Nawaluh, Pematangsiantar, Selasa (11/2/2020) sore.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp52.000.000, dadu, dam batu, spanduk bertulisan angka tebakan dadu dan mangkuk keramik.

“Seluruh barang bukti dan 11 orang yang diamankan akan diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Simalungun untuk proses lebih lanjut,” kata Heribertus yang saat itu didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK.

Mantan Kapolres Pematangsiantar itu mengatakan, pihaknya akan terus menindak segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat di Simalungun.

“Perjudian itu adalah penyakit masyarakat, setiap kita mendapatkan informasi tentang praktek perjudian itu, pasti akan kita tindak lanjuti, sesuai perintah Kapoldasu,” tegas dia.

Terkait status pengelola hotel, Heribertus menegaskan masih akan mendalaminya. “Nanti kita dalami dulu,” sebutnya.

Para tersangka saat akan dipaparkan. (Suhendra/metro24jam.com)

Kepada 11 tersangka tersebut, polisi menjeratnya dengan pasal 303 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. “Kawan-kawan media harap bersabar untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Pantauan Metro24jam.com saat konferensi pers, 3 dari 11 tersangka tersebut adalah wanita. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...