Rabu, 26 Februari 2020 | 15.03 WIB
Metro24Jam>News>Cap Go Meh, Judi Samkwan di Parapat Dikabarkan Digrebek, Puluhan Orang Diangkut dari Hotel

Cap Go Meh, Judi Samkwan di Parapat Dikabarkan Digrebek, Puluhan Orang Diangkut dari Hotel

Senin, 10 Februari 2020 - 23:19 WIB

IMG-88536

Ilustrasi judi Samkwan. (ist)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Personel Polres Simalungun dikabarkan melakukan penggrebekan ke salah satu hotel ternama di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, tepat pada perayaan Cap Go Meh, Minggu (9/2/2020) dinihari.

Dalam penggrebekan terkait aksi perjudian itu, polisi disebut mengamankan puluhan orang dari lokasi.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, Senin (10/2/2020), penggrebekan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan adanya perjudian di kawasan Objek Wisata Danau Toba Parapat, terutama di hotel berbintang N.

“Warga kesal dengan adanya perjudian tersebut dan menghubungi polisi,” sebut warga setempat yang berhasil dihubungi Metro24jam.com, Seni (10/2/2020) malam.

Penggrebekan disebut melibatkan personel dari Sat Reskrim, Sabhara Polres Simalungun dan Polsek Parapat. Sejumlah pria yang diduga pemain dan bandar judi Samkwan (dadu), serta wanita lansia diamankan dari lokasi.

Menurut sumber Metro24jam.com, polisi sudah masuk ke lokasi pada Sabtu (8/2/2020) malam. Sampai di sana, petugas melihat beberapa orang tengah asyik main judi Samkwan.

“Tapi nggak langsung digrebek. Sekitar pukul 01.00 Wib (Minggu dinihari), baru tim gabungan bergerak ke lokasi dan melakukan penangkapan,” katanya.

Begitu polisi masuk, para pemain judi langsung kaget. Beberapa pria dan wanita lansia sempat mencoba melarikan diri. Namun berhasil dihadang dan diamankan.

Namun, petugas disebut tidak membawa semua orang yang berada di lokasi.

“Hanya oknum-oknum tertentu saja yang dibawa, ada laki-laki dan wanita paruh baya serta lansia lalu dimasukkan ke dalam mobil Dalmas Polres Simalungun. Kabarnya dari Medan dan Siantar yang dibawa itu,” lanjut sumber.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti jumlah terduga pemain judi yang dibawa, maupun barang bukti yang diamankan.

“Rata-rata orang Tionghoa, karena pas kali malam Cap Go Meh, ada 50-an lebih mungkin yang dibawa. Taruhannya pun besar itu,” bebernya lagi.

Masih menurut sumber tersebut, di setiap hari-hari besar tertentu, diduga selalu ada permainan judi di lokasi tersebut.

“Tetapi tertutup. Setiap yang masuk ke hotel itu dikawal ketat,” kata pria berinisial RH itu, Senin (10/2/2020) malam.

Sementara itu, warga lainya mengatakan, kabar penangkapan sejumlah pemain dan bandar judi samkwan tersebut diduga sudah sampai ke Kapolda Sumatera Utara.

“Kabarnya udah sampai ke Toba 1 (Kapolda) bang,” kata DN.

Kapolres Parapat AKP Isrol ketika dikonfirmasi tidak bersedia memberikan penjelasan.

“Di Polres ya bang,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (10/2/2020) malam.

Sayang, baik Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK maupun Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu ketika dikonfirmasi Metro24jam.com, belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andi Ryan ketika dikonfirmasi Metro24jam.com, mengaku belum mengetahui soal penggrebekan tersebut. “Polda gak ada, Polres kali,” jawabnya singkat sekira pukul 23.05 Wib. (tim)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...