Rabu, 26 Februari 2020 | 14.42 WIB
Metro24Jam>News>5 Pengeroyok Anaknya Divonis 8 Tahun Penjara, Ibunda Marudut Tua Sinaga Histeris Tak Terima

5 Pengeroyok Anaknya Divonis 8 Tahun Penjara, Ibunda Marudut Tua Sinaga Histeris Tak Terima

Senin, 10 Februari 2020 - 21:04 WIB

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Hakim di Pengadilan Negeri Siantar menjatuhkan vonis masing-masing 8 tahun pidana penjara terhadap lima terdakwa penganiaya Marudut Tua Sinaga, Senin (10/2/2020) sekira jam 16.00 Wib.

Pria asal Panei Tongah, Simalungun itu sebelumnya tewas setelah dimassa karena dituding coba membegal seorang karyawan Hotel Internasional yang sedang mangkal di Lapangan Merdeka Siantar, Minggu (7/7/2019) lalu.

Sidang dipimpim Hakim Ketua Risbarita Simorangkir didampingi 2 hakim anggota Iqbal dan Rahmat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firdaus Maha.

Dalam amar putusannya, majelis hakim melalui Hakim Ketua Risbarita Simorangkir mengatakan, sesuai fakta persidangan, kelima terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengeroyokan yakni, bersama-sama secara terang-terangan melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Atas perbuatannya, kelima terdakwa dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman kepada kelima terdakwa yakni, Frengky Cia (23), Jaya Purnama (23), Rizal Aruanda (22), Rezi Aruanda (24) dan Rahmat Faisal Sipayung alias Lepak(32), selama delapan tahun kurungan penjara dikurangi masa kurungan yang dijalani,” tandas Risbarita.

Kelima terdakwa melalui penasehat hukumnya kemudian menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Senada dengan terdakwa, JPU yang pada sidang sebelumnya menuntut kelima terdakwa agar dijatuhi hukuman 10 tahun penjara juga menyatakan pikir-pikir.

“Siap majelis hakim, kami pikir-pikir dulu,” ujar JPU Firdaus Maha.

Seusai sidang, ibu Marudut, Boru Sitanggang langsung histeris di PN Siantar. Wanita itu tak terima dengan putusan 8 tahun penjara yang dijatuhkan hakim kepada para terdakwa.

“Baru satu harinya anak ku itu pulang merantau, anak baik-baiknya itu. Kenapa kalian bunuh dia?” teriaknya histeris.

Para terdakwa seusai persidangan. (Zega/metro24jam.com)

“Gak terima aku kalian vonis 8 tahun pembunuh itu. Nyawa dibayar nyawa!” lanjutnya sembari menangis tersedu-sedu.

Boru Sitanggang bahkan menuding bahwa hakim PN Siantar telah disuap sehingga menjatuhkan vonis yang dinilainya sangat ringan.

“Berapa kalian disuap orang itu? Tengoklah nanti, keluar penjara membunuh lagi orang itu. Karena gak kaliannya yang merasakan,” sebutnya.

Pantauan di halaman PN Siantar, wanita itu didampingi suaminya terus histeris selama beberapa waktu.

“Tak ada lagi yang mengasi aku makan, tak ada lagi yang membantu aku,” sebutnya sembari terisak-isak.

“Saya tidak terima segitu [hukumannya], saya tuntut terus!” katanya. (zeg)

BACA JUGA:
Polisi Ringkus 5 Pelaku Pengeroyokan Marudut Tua Sinaga, Begini Kronologi Kejadiannya!
Marudut Tua Tewas Setelah Dibantai Pakai Kayu dan Kunci Pas
Dimassa di Jalan Diponegoro Siantar, Pemuda Asal Panei Tongah Tewas! Katanya Rampok

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...