Minggu, 29 Maret 2020 | 04.19 WIB
Metro24Jam>News>5 Pengeroyok Anaknya Divonis 8 Tahun Penjara, Ibunda Marudut Tua Sinaga Histeris Tak Terima

5 Pengeroyok Anaknya Divonis 8 Tahun Penjara, Ibunda Marudut Tua Sinaga Histeris Tak Terima

Senin, 10 Februari 2020 - 21:04 WIB

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Hakim di Pengadilan Negeri Siantar menjatuhkan vonis masing-masing 8 tahun pidana penjara terhadap lima terdakwa penganiaya Marudut Tua Sinaga, Senin (10/2/2020) sekira jam 16.00 Wib.

Pria asal Panei Tongah, Simalungun itu sebelumnya tewas setelah dimassa karena dituding coba membegal seorang karyawan Hotel Internasional yang sedang mangkal di Lapangan Merdeka Siantar, Minggu (7/7/2019) lalu.

Sidang dipimpim Hakim Ketua Risbarita Simorangkir didampingi 2 hakim anggota Iqbal dan Rahmat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firdaus Maha.

Dalam amar putusannya, majelis hakim melalui Hakim Ketua Risbarita Simorangkir mengatakan, sesuai fakta persidangan, kelima terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengeroyokan yakni, bersama-sama secara terang-terangan melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Atas perbuatannya, kelima terdakwa dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman kepada kelima terdakwa yakni, Frengky Cia (23), Jaya Purnama (23), Rizal Aruanda (22), Rezi Aruanda (24) dan Rahmat Faisal Sipayung alias Lepak(32), selama delapan tahun kurungan penjara dikurangi masa kurungan yang dijalani,” tandas Risbarita.

Kelima terdakwa melalui penasehat hukumnya kemudian menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Senada dengan terdakwa, JPU yang pada sidang sebelumnya menuntut kelima terdakwa agar dijatuhi hukuman 10 tahun penjara juga menyatakan pikir-pikir.

“Siap majelis hakim, kami pikir-pikir dulu,” ujar JPU Firdaus Maha.

Seusai sidang, ibu Marudut, Boru Sitanggang langsung histeris di PN Siantar. Wanita itu tak terima dengan putusan 8 tahun penjara yang dijatuhkan hakim kepada para terdakwa.

“Baru satu harinya anak ku itu pulang merantau, anak baik-baiknya itu. Kenapa kalian bunuh dia?” teriaknya histeris.

Para terdakwa seusai persidangan. (Zega/metro24jam.com)

“Gak terima aku kalian vonis 8 tahun pembunuh itu. Nyawa dibayar nyawa!” lanjutnya sembari menangis tersedu-sedu.

Boru Sitanggang bahkan menuding bahwa hakim PN Siantar telah disuap sehingga menjatuhkan vonis yang dinilainya sangat ringan.

“Berapa kalian disuap orang itu? Tengoklah nanti, keluar penjara membunuh lagi orang itu. Karena gak kaliannya yang merasakan,” sebutnya.

Pantauan di halaman PN Siantar, wanita itu didampingi suaminya terus histeris selama beberapa waktu.

“Tak ada lagi yang mengasi aku makan, tak ada lagi yang membantu aku,” sebutnya sembari terisak-isak.

“Saya tidak terima segitu [hukumannya], saya tuntut terus!” katanya. (zeg)

BACA JUGA:
Polisi Ringkus 5 Pelaku Pengeroyokan Marudut Tua Sinaga, Begini Kronologi Kejadiannya!
Marudut Tua Tewas Setelah Dibantai Pakai Kayu dan Kunci Pas
Dimassa di Jalan Diponegoro Siantar, Pemuda Asal Panei Tongah Tewas! Katanya Rampok

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Menempuh perjalanan 'meliuk-liuk' (rumit) dari Malaysia, sesuai penampilan mereka, tiga pria berpenampakan wanita diamankan polisi begitu masuk ke Kota Tanjungbalai, ...
Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Unsur pumpinan Kecamatan (Uspika) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), mengimbau masyarakat setempat untuk menghindari lokasi keramaian sebagai upaya memutus mata rantai ...
Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Forkopimda Tanjung Tanjungbalai melakukan penyemprotan disinfektan di pusat kota Tanjungbalai untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Sabtu (28/3/2020). Pelaksanaan ...
Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan berakhirnya masa sekolah dari sejumlah siswi SMK Negeri 1 Doloksanggul berujung duka. Seorang pelajar tewas setelah tenggelam di Air ...
Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Satu unit mobil pickup menabrak 2 sepedamotor di Jalan Lintas Sumatera Medan - Tebing Tinggi, KM 46-47, tepatnya di jembatan ...
Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Antisipasi penyebarluasan Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Selain sosialisasi kepada masyarakat, Pemkab Deliserdang juga berupaya melakukan pencegahan ...
Loading...