Senin, 6 April 2020 | 02.55 WIB
Metro24Jam>News>Minta Nasi Goreng Bawa Parang, Pria 41 Tahun Dikeroyok Sampai Tewas, TKP: Pasar Baru

Minta Nasi Goreng Bawa Parang, Pria 41 Tahun Dikeroyok Sampai Tewas, TKP: Pasar Baru

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:40 WIB

IMG-87758

Warung Mie Aceh Pasar Baru yang dirusak. Insert: Korban di RS. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Abadi Bangun (41) tewas dikeroyok sejumlah karyawan warung mie Aceh di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, (29/1/2020) sekira piukul 2.00 Wib.

Informasi yang dihimpun, sebelum dikeroyok, pria itu disebut meminta mie Aceh gratis dengan mengancam pemilik warung menggunakan parang.

“Awalnya korban datang ke Warung Mie Aceh Pasar Baru, sekira pukul 1.30 Wib,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak ketika dikonfirmasi, Rabu (29/1/2020) malam.

“Dia minta nasi goreng secara gratis di warung itu. Saat ditanya seorang karyawan, korban tiba-tiba langsung memecahkan kaca steling menggunakan batu, lalu meninggalkan TKP,” bebernya.

Berselang lebih kurang setengah jam, pria itu tiba tiba datang kembali dengan membawa sebilah parang.

Melihat itu, karyawan warung Mie Aceh Pasar Baru langsung berlarian keluar ke Delicious Cafe yang berada di sebelahnya.

Saat itu pemilik Delicious Cafe, Mahyudi (30), datang menghampiri Abadi dan menanyakan maksudnya.

Namun, menjawab pertanyaan itu Abadi langsung mengayunkan parang yang dibawanya ke arah pemilik cafe tersebut.

“Mahyudi spontan menangkis menggunakan tangan kiri hingga mengalami luka robek,” jelas Maringan.

Saat bersamaan, Mahyudi melihat sepotong kayu yang berada di dekat warung. Dia pun langsung mengambil kayu tersebut lalu mengayunkannya dan tepat mengenai leher bagian belakang Abadi.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing dan personel di lokasi. (ist/metro24jam.com)

“Kemudian orang yang ada di Cafe Delicious tersebut ikut mengeroyok korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” sebutnya.

“Saat ini Mahyudi dan beberapa saksi sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Baru,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Metro24jam.com di lokasi, Rabu (29/1/2020) sore, setelah kejadian itu, sejumlah pria mendatangi Warung Mie Aceh Pasar Baru dan melempari batu ke arah warung.

“Ramelah tadi malam bang. Kami semua ketakutan juga. Kafe Delicious sama Pasar Baru itu habis dilempari. Untunglah polisi cepat datang,” kata seorang karyawan kafe yang berdekatan dengan lokasi kejadian. (Lana)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...