Selasa, 7 Juli 2020 | 09.12 WIB
Metro24Jam>News>2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

IMG-87709

Rekaman video yang memperlihatkan kedua terduga saat tiba hingga membawa kedua bocah. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran disebut diculik, Sabtu (25/1/2020) kemarin, didampingi orangtuanya membuat laporan resmi ke Mapolsek Bangun, Senin (27/1/2020).

Pangulu Karang Sari, Wito Sembodo mengatakan, terlepas benar atau tidaknya isu penculikan anak yang saat ini terjadi, peristiwa itu kini resah meresahkan warga setempat.

“Setelah peristiwa kejadian itu, korban kehilangan HP merk Oppo. Orangtua korban sudah membuat laporan resmi ke Mapolsek Bangun, Senin (27/1/2020), kemarin,” sebut Wito.

“Saya yang mendampingi orangtua korban, mulai pagi hingga pukul 4 sore saya di Polsek. Kala itu korban didampingi orangtuanya melaporkan kehilangan HP merk Oppo,” ungkapnya saat ditemui di Jalan Anjangsana, Karang Sari, Selasa (28/1/2020) siang.

Wito pun meminta pihak kepolisian respon dan melaksanakan patroli rutin. Menurutnya, kawasan Karang Sari, belakangan ini rawan tindak kejahatan.

“Maka itu, jika ada informasi yang mencurigakan dan ada indikasi kejahatan langsung sampaikan ke pihak desa atau terkait informasi dugaan penculikan anak ini, bisa juga langsung sampikan ke polisi,” katanya.

“Nanti kan polisi bisa menelusuri rekaman video itu lebih jauh, apakah benar ada penculikan atau tidak. Sehingga tidak berkembang liar dan menambah resah masyarakat,” imbuh Wito.

Hal senada juga diungkapkan warga Karang Sari lainnya, Raymanto. Kasus penculikan anak ini, katanya, memang masih sebatas isu, namun dia menyarankan agar para orangtua tetap hati-hati.

“Jika ada orang yang mengatakan ini bukan penculikan anak, maka kami minta, polisi menangkap orang yang menyebar hoax atau video percobaan penculikan anak itu. Sebab kabar penculikan anak sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Namun, jika memang benar ini percobaan penculikan anak, sambung Raymanto, maka hal tersebut menjadi peringatan atau warning untuk masyarakat.

“Oleh karena itu jangan berikan ruang gerak sedikit pun orang melakukan kejahatan penculikan kepada anak. Para orang tua diharuskan mengetahui pola-pola penculikan anak agar dapat mewaspadainya. Terutama pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku, dan itu kami nantikan,” kata Raymanto.

Menurut dia, ada beragam modus dan motif dalam penculikan anak, seperti mengajak bermain, memberi makanan atau minuman dan menanyakan alamat.

“Cara ini dilakukan agar anak mau berinteraksi awal dengan pelaku, sebelum pelaku melancarkan aksinya,” jelas Raymanto.

Diberitakan sebelumnya, satu rekaman video terkait percobaan penculikan anak viral di YouTube, sejak Sabtu (25/1/2020) kemarin. Sejak diunggah akun ‘Keluarga Riza’, hingga Minggu (26/1/2020) sekira pukul 16.45 Wib, video tersebut sudah dilihat sebanyak 10 ribu kali.

Video tersebut diunggah dengan judul Penculik Anak di Karang Sari Kec. Gunung Maligas Kab. Simalungun, pada Sabtu (25/1/2020).

“Tolong dibantu buat memperjelas wajahnya netijen biar qta share pelakunya,” tulis pemilik akun sebagai caption menyertai video tersebut.

Terkait hal ini, Kapolsek Bangun AKP Banuara Manurung SH ketika dikonfirmasi Metro24jam.com, belum memberikan jawaban. (age)

BACA JUGA:
Warga Karang Sari Geger! Terekam CCTV, 2 Bocah Disebut Dilarikan Penculik

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Saksi Pembunuhan Ditahan Selama 5 Hari, Warga Geruduk Mapolsek Percut Sei Tuan

Saksi Pembunuhan Ditahan Selama 5 Hari, Warga Geruduk Mapolsek Percut Sei Tuan

Ratusan warga Jalan Sidomulyo, Desa Bandar Klippa, berunjukrasa ke Mapolsek Percut Sei Tuan, Jalan Letda Sujono, Medan, Senin (6/7/2020) sore. ...
Ibu dan Anak Asal Balige Dinyatakan Positif, Pasien Covid-19 di Toba Bertambah 2 Orang

Ibu dan Anak Asal Balige Dinyatakan Positif, Pasien Covid-19 di Toba Bertambah 2 Orang

Dua warga asal Kelurahan Sangkar Nihuta, Kecamatan Balige, dinyatakan positif Covid-19, Senin (6/7/2020). Kedua pasien tersebut, RMS (43) dan RS ...
Fortuner Oleng Tabrak Pohon Lalu ‘Disambut’ Innova (Katanya Rombongan Sekwan DPRD SU), TKP: Jalinsum Batubara

Fortuner Oleng Tabrak Pohon Lalu ‘Disambut’ Innova (Katanya Rombongan Sekwan DPRD SU), TKP: Jalinsum Batubara

Dua unit mobil bertabrakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Petatal, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Senin (06/07/2020), sekira pukul 16:30 ...
Tunggu Pembeli Sabu Sambil Jongkok di Jalan TVRI Siantar, Pria Ini ‘Pasrah’ Disergap Polisi

Tunggu Pembeli Sabu Sambil Jongkok di Jalan TVRI Siantar, Pria Ini ‘Pasrah’ Disergap Polisi

Satuan Narkoba Polres Pematang Siantar kembali menangkap seorang pengedar sabu-sabu, Minggu (5/7/2020) malam. Tersangka bernama Suranta (44), diciduk polisi tak ...
Tuntut Rekan Mereka yang Sudah Sebulan Dirawat Dipulangkan, Warga Tanjung Hataran Unjukrasa ke RSUD Perdagangan

Tuntut Rekan Mereka yang Sudah Sebulan Dirawat Dipulangkan, Warga Tanjung Hataran Unjukrasa ke RSUD Perdagangan

Ratusan warga Nagori (Desa) Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, berunjukrasa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kecamatan Bandar, ...
Ditangkap Pegang Sabu-sabu, ASN Pemko Siantar Divonis 5,5 Tahun Penjara

Ditangkap Pegang Sabu-sabu, ASN Pemko Siantar Divonis 5,5 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar menjatuhkan vonis 5 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa Nurita Ningsih Hasibuan alias Ningsih (52). Wanita ...
Loading...
Awie

Loading…