Minggu, 29 Maret 2020 | 03.41 WIB
Metro24Jam>News>PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

IMG-87698

Mantan sekuriti PT Sentra saat latihan di jalan umum. (ist/metro24jam.com)

Loading...

DELISERDANG, metro24jam.com – Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang saat ini bekerja di PLN Area Lubukpakam. Dia pun berjanji akan segera mencicil kembali pembayaran yang sempat mandek.

Hal itu diungkapkan Hendra saat dikonfirmasi Metro24jam.com via WhatsApp, Selasa (28/1/2020). Menurutnya, hak normatif untuk mantan sekuriti yang di tempatkan di PLN Area Lubukpakam tidak ada masalah dan sudah diberikan semua.

“Kalau hak normatif gak ada masalah pak. Semua dah diberikan, hanya pesangon dan sudah kita cicil beberapa kali. Kalau [mantan sekuriti] mau ke Disnaker, silahkan, mengingat kondisi keuangan kita belum bisa mencicil saat ini dan saya juga baru manjabat. Kami upayakan, bila likuiditas keuangan memungkinkan,” kata Hendra.

Menurut Hendra, pihaknya sudah membayarkan sekitar 60 persen kepada mantan sekuriti tersebut. “Nanti kami lihat datanya,” sebut Hendra.

Dia juga menjelaskan, mantan sekuriti yang sebelumnya disalurkan PT Sentra iitu saat ini sudah bekerja di vendor lain bayarnya dan mereka mencicil pesangonnya. Namun, jika eks karyawan itu tidak bekerja sama sekali, maka pihaknya akan membayar sepenuhnya.

“Memang benar bang, karena ex karyawan PT Sentra bukan di Lubukpakam aja kemarin yang di PHK. Ada Rantauprapat, Sidimpuan, Sibolga, Siantar dan Binjai. Mereka pun bukan PHK, tapi dirumahkan, karena kita kalah tender di Pakam, mereka dilanjutkan oleh vendor pemenang,” jelasnya.

“Makanya, sesuai pembicaraan, pesangon mereka kita cicil karena mereka masih bekerja. Kecuali yang tidak lanjut ke vendor, baru kita bayarkan bang,” jelasnya.

Hendra mengatakan, kondisi keuangan perusahaan yang dipimpinnya saat ini belum sanggup untuk membayar lunas pesangon tersebut. “Makanya kita cicil. Inshaa Allah, kalau keuangan kami sudah normal, kami akan cicil kembali lanjutan pesangonnya,” janji Hendra

Hendra juga mengatakan bahwa kontrak mereka dengan vendor baru selama 5 tahun.

“Mohon maaf, saya juga baru 4 bulan menjabat kembali. Selama 2 tahun ini, saya gak jabat. Bukannya kita gak mau bayar, kita sudah niat baik mau menyelesaikan. Saya juga gak mau lama-lama, tapi memang kondisi kita belum normal. Mudah-mudahan secepatnya kita cicil kembali,” tandas Hendra.

Sementara itu, para mantan pekerja PT Sentra mengaku lega mendengar janji tesebut.

“Mudah mudahan ini bisa dipegang janjinya, karena sudah capek kali kami ke kantornya bolak-balik. Selalu disuruh sabar aja bang. Ini kan sudah jalan 4 tahun. Padahal, mereka janji pesangon kami dilunasi setahun,” kata Zulmi diamini teman-temannya.

Sebelumnya diberitakan, sekitar empat puluhan mantan sekuriti atau petugas keamanan yang sebelumnya bekerja melalui PT Sumber Energi Sumatra (Sentra), menuntut agar hak normatif atau pesongan mereka segera dilunasi perusahaan tersebut.

Zulmi Syahputra mengatakan, sebelumnya pesangon itu sudah pernah dicicil hingga tiga kali. Namun dalam 3 tahun terakhir ini mandek. (Fan)

BACA JUGA:
Cicilan Pesangonnya Mandek, Puluhan Mantan Sekuriti PT Sentra Akan ke Disnaker dan PHI

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Menempuh perjalanan 'meliuk-liuk' (rumit) dari Malaysia, sesuai penampilan mereka, tiga pria berpenampakan wanita diamankan polisi begitu masuk ke Kota Tanjungbalai, ...
Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Unsur pumpinan Kecamatan (Uspika) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), mengimbau masyarakat setempat untuk menghindari lokasi keramaian sebagai upaya memutus mata rantai ...
Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Forkopimda Tanjung Tanjungbalai melakukan penyemprotan disinfektan di pusat kota Tanjungbalai untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Sabtu (28/3/2020). Pelaksanaan ...
Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan berakhirnya masa sekolah dari sejumlah siswi SMK Negeri 1 Doloksanggul berujung duka. Seorang pelajar tewas setelah tenggelam di Air ...
Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Satu unit mobil pickup menabrak 2 sepedamotor di Jalan Lintas Sumatera Medan - Tebing Tinggi, KM 46-47, tepatnya di jembatan ...
Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Antisipasi penyebarluasan Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Selain sosialisasi kepada masyarakat, Pemkab Deliserdang juga berupaya melakukan pencegahan ...
Loading...