Minggu, 29 Maret 2020 | 03.50 WIB
Metro24Jam>News>Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

IMG-87688

RS Mitra Medika Jalan KL Yos Sudarso. (ist)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga Kerja RI.

Ketua Komisi II, Aulia Rachman juga berencana akan membawa persoalan pembayaran gaji RS Mitra Medika kepada tenaga medis–yang masih di bawah Upah Minimum Kota (UMK), ke ranah hukum.

“Ini jelas mereka (RS Mitra Medika-red) melanggar Undang-undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” katanya didampingi anggota Komisi II Modesta Marpaung di Ruang Komisi II, Selasa (28/1/2020).

Politisi Gerindra itu mengatakan, dalam UU No 13 Tahun 2003 Pasal 185 ayat (1) Jo Pasal 90 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, perusahaan yang membayar upah di bawah minimum dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp100.000.000 dan paling banyak Rp400.000.000.

Pada kesempatan itu, Aulia juga menilai lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Medan kepada RS Mitra Medika yang membayar gaji pekerja medis di bawah UMK.

“Kita (DPRD) mencurigai adanya indikasi ‘permainan’ sehingga RS Mitra Medika bisa luput dari pengawasan dan membayar gaji sebanyak 400 an tenaga medisnya dibawah UMK,” katanya.

Berdasarkan keterangan pihak RS Mitra Medika kepada Komisi II saat Kunker di sana, setidaknya ada sebanyak 400-an tenaga medis di rumah sakit tersebut. Para tenaga medis itu, digaji dengan upah sebesar Rp1,6 juta per bulan.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi II, Sudari, mengatakan tidak ada alasan manajemen rumah sakit untuk tidak memberikan upah pekerja medis sesuai UMK.

“Rumah sakit ramai dikunjungi, sampai-sampai banyak pasien tidak mendapat kamar saat berobat kemari. Jika pihak pengelola dengan sengaja tidak membayar upah pekerja sesuai UMK, akan terkena hukum pidana sesuai dengan UU No 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja,” ucap Sudari.

Dalam kunker Komisi II itu, Direktur RS Mitra Medika, Khairul Saputra, mengaku pihak manajemen belum bisa memenuhi sistem penggajian pekerja medis sesuai UMK.

“Kami terus berupaya untuk memenuhi standar UMK dalam sistem penggajian pekerja,” katanya.

Upah pekerja sesuai standar UMK Kota Medan, kata Khairul, sangat tinggi, sementara pasien yang datang berobat kebanyakan peserta BPJS Kesehatan.

“Sementara biaya operasional rumah sakit belum diklaim dari BPJS Kesehatan. Ini menjadi beban kita mendahuluinya,” katanya. (Rom)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Menempuh perjalanan 'meliuk-liuk' (rumit) dari Malaysia, sesuai penampilan mereka, tiga pria berpenampakan wanita diamankan polisi begitu masuk ke Kota Tanjungbalai, ...
Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Unsur pumpinan Kecamatan (Uspika) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), mengimbau masyarakat setempat untuk menghindari lokasi keramaian sebagai upaya memutus mata rantai ...
Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Forkopimda Tanjung Tanjungbalai melakukan penyemprotan disinfektan di pusat kota Tanjungbalai untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Sabtu (28/3/2020). Pelaksanaan ...
Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan berakhirnya masa sekolah dari sejumlah siswi SMK Negeri 1 Doloksanggul berujung duka. Seorang pelajar tewas setelah tenggelam di Air ...
Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Satu unit mobil pickup menabrak 2 sepedamotor di Jalan Lintas Sumatera Medan - Tebing Tinggi, KM 46-47, tepatnya di jembatan ...
Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Antisipasi penyebarluasan Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Selain sosialisasi kepada masyarakat, Pemkab Deliserdang juga berupaya melakukan pencegahan ...
Loading...