Rabu, 26 Februari 2020 | 14.16 WIB
Metro24Jam>News>Proyek Stadion Sangnawaluh Dituding Asal Jadi, Rekanan: Sudah Sesuai Gambar

Proyek Stadion Sangnawaluh Dituding Asal Jadi, Rekanan: Sudah Sesuai Gambar

Jumat, 24 Januari 2020 - 16:51 WIB

IMG-87318

Pengerjaan pondasi Tribun Timur Stadion Sangnawaluh beberapa waktu lalu. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Proyek Revitalisasi Pembangunan Stadion Sepakbola Sangnawaluh di Jalan KS Tubun, Kota Pematangsiantar, yang dikerjakan PT Duta Sumatera Perkasa/Rudi Salam Simanjuntak, menuai kritik dan mewariskan banyak permasalahan.

Pasalnya, selain pengerjaanya sempat mangkrak, proyek berbiaya Rp9.966.100.000, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2017 itu juga kini dituding menimbulkan persoalan baru bagi warga sekitar.

Kondisi stadion yang sepi dan tanpa penerangan di waktu malam, membuat lokasi itu kini dituding menjadi sarang narkoba dan mesum. Alhasil, pembangunan stadion dinilai warga tidak sebanding dengan manfaat yang bakal diperoleh.

Selain itu, menurut warga, dari pengamatan dan tatacara pengerjaannya, proyek pembangunan stadion itu juga dinilai asal jadi. Sebabnya, pihak Dinas PUPR Kota Pematangsiantar disebut tidak melakukan pengawasan maksimal.

“Hasil Pengerjaan proyek ini sangat mengecewakan. Salah satu kesalahan yang dilakukan pihak rekanan adalah pondasi yang diduga hanya ala kadarnya dan tidak sesuai standar,” ungkap Sibuea, seorang pemerhati sosial di Siantar.

Dia menilai, pembuatan pondasi dan tulangan bangunan Tribun Timur Stadion Sangnawaluh hanya ala kadarnya.

“Dibuat di tanah masih dalam kondisi lembek, merupakan tanah urugan dan tidak berada di posisi tanah keras. Mengingat kondisi bangunan ini di pinggir jalan, dengan pembuatan pondasi dan tulangan seperti itu, tentu sangat rawan,” bebernya.

Selain itu, faktor keamanan yang tidak terjamin, harus kita perhatikan karena andai kita memakai pondasi secara asal-asalan, bisa jadi bangunan akan cepat rusak dan bisa membahayakan penghuninya.

Pria 40 tahun ini mengatakan, pembangunan pondasi yang diduga tidak sesuai standar itu bisa mengancam nyawa pemain dan penggemar sepakbola nantinya.

“Jadi, ini macam ada pembiaran dari pengawas dari Dinas PUPR Siantar,” tudingnya.

Pengerjaan pondasi Tribun Timur Stadion Sangnawaluh. (ist/metro24jam.com)

Terkait hal ini, Kadis Dinas Pekerjaan Umum Renward ketika dikonfirmasi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kota Pematangsiantar, Jhon Hendri, menyarankan Metro24jam.com mengkonfirmasi langsung ke pihak rekanan.

“Untuk konfirmasi, langsung ke pihak rekanan, karena saya juga baru dapat informasi tentang hal ini. Untuk lebih jelas, konfirmasi ke bang Martin Damanik ya. Terimakasih,” sebut Jhon dalam pesannya.

Sementara itu, Martin Damanik selaku rekanan/penyedia jasa proyek pembangunan Stadion Sepakbola Sangnawaluh ketika dikonfirmasi mengatakan telah melaksanakan proyek sudah sesuai dengan gambar.

“Kita sudah laksanakan sesuai dengan kontrak dan kita juga diawasi konsultan dan Bina Marga di situ, alat berat juga ada di lokasi. Kita juga sudah diawasi membuat pondasi dan itu sudah sesuai dengan gambar. Boleh dicek fisik di lapangan bang,” katanya melalui sambungan telepon seluler, Kamis (23/1/2020) siang. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...