Rabu, 29 Januari 2020 | 11.20 WIB
Metro24Jam>News>Baru 2 Kali Bayar PBB, Komisi III DPRD Medan Pertanyakan Itikad Baik Center Point

Baru 2 Kali Bayar PBB, Komisi III DPRD Medan Pertanyakan Itikad Baik Center Point

Rabu, 15 Januari 2020 - 08:08 WIB

IMG-86681

Komplek Gedung Center Point di Jalan Jawa, Medan Timur. (ist)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Komisi III DPRD Kota Medan mempersoalkan itikad baik pengelola Gedung Center Point Mall. Pasalnya, selama 7 tahun berdiri, pihak pengelola ternyata baru 2 kali membayar kewajiban atas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ke Pemko Medan.

Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Medan, pengelola Center Point dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan, Selasa (14/1/2020).

“Menjadi pertanyaan bagi kita di sini, kenapa hanya di tahun 2013 dan 2017 saja pihak Center Point membayarkan? Jadi pada tahun 2011, 2012, 2014, 2015 dan 2016 membiarkan itu?” kata anggota dewan Abdul Rahman Nasution, pada rapat yang dipimpin Ketua Komisi III M Afri Riski Lubis.

Pihak Center Point yang diwakili Tika Rahayu selaku Staf Legal PT Arga Citra Karisma (ACK) kemudian memberikan alasan sehingga sampai saat ini baru dua kali membayar PBB.

“Bahwa pada 2013 itu kita dapat putusan pengadilan Mahkamah Agung (MA) yang inkrah dan telah dieksekusi penyerahan dari negara ke kita di situ, maka kita lakukan pembayaran PBB, tapi nyatanya sepanjang itu IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) belum keluar, akhirnya 2017 kita koordinasi dengan Dispenda (BP2RD) Medan, bahwa kita satu-satunya yang berhak atas kepemilikan tanah itu, dan sekali lagi IMB belum juga keluar,” kata Tika

Diakuinya, akibat kondisi tersebut, sejumlah tenan (pemilik toko) tidak menyelesaikan hak mereka bahkan memilih keluar dikarenakan tidak adanya kepastian hukum yang dimiliki Center Point atas kepemilikan lahan.

Sementara itu, anggota Komisi III Irwansyah menyakini pihak Dispenda atau BP2RD dan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Kota Medan tidak akan berani menerbitkan IMB kepada Center Point, karena masih dalam sengketa.

“Mereka juga tahu, kalau IMB diterbitkan akan jadi masalah buat mereka,” ucapnya.

Apalagi, tambahan ada permasalahan bahwa pihak PT ACK (pengelola) minta dilakukan pengukuran ulang terhadap luas tanah berdirinya gedung itu. “Padahal, itu sudah disepakati, sehingga ditetapkan pembayaran Rp58 miliar untuk PBB-nya,” sebutnya.

Ketua Komisi III kemudian memutuskan rapat kembali diagendakan pekan depan, dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait pengurusan pajak kepada PT ACK. (Rom)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Loading...

Loading…