Senin, 1 Juni 2020 | 05.02 WIB
Metro24Jam>News>Rencana CBD Polonia Dijadikan Pelayanan Kota, Fraksi PDIP DPRD Medan: Jangan Buat Macet!

Rencana CBD Polonia Dijadikan Pelayanan Kota, Fraksi PDIP DPRD Medan: Jangan Buat Macet!

Selasa, 14 Januari 2020 - 06:27 WIB

IMG-86585

Daniel Pinem (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Medan Drs Daniel Pinem mempertanyakan rencana Pemko Medan untuk melakukan pengembangan Komplek CBD Polonia sebagai pusat pelayanan kota.

Fraksi PDIP, menurut Daniel, mengkhawatirkan jika itu dilakukan akan menambah kemacetan lalu lintas di Kota Medan.

Daniel Pinem mengungkapkan hal itu saat membacakan pemandangan umum Fraksi PDI P atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan terhadap Perubahan Peraturan Daerah Kota Medan No 13 Tahun 2011 tentang Tata Ruang Wilayah Kota Medan Tahun 2011-2031 dalam rapat paripurna dewan di ruang parilurna gedung dewan, Senin (13/1/2020).

Pemko Medan diingatkan untuk mensiasati dan memperhatikan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna mencegah pemanasan global serta ketersediaan resapan air ke depannya.

Selain itu, Daniel juga menyampaikan bahwa Fraksi PDIP kurang sependapat jika hutan mangrove di Belawan beralih fungsi.

Ia mengatakan, Fraksi PDI P memang sangat mengapresiasi rencana Pemko Medan melakukan pengembangan pembangunan di kawasan Medan Utara, sebagai antisipasi menumpuknya pembangunan di inti kota.

Tetapi, Pemko Medan diingatkan harus melakukan kajian dan analisis dengan benar, sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari.

Fraksi PDIP sepakat, pembangunan ke depannya tidak hanya di inti kota saja, namun perlu pemerataan.

“Pembangunan kota ke kawasan Medan Utara yang ditetapkan sebagai pusat kegiatan jasa dan perdagangan regional, pusat pelayanan transportasi, kegiatan soaial budaya, kegiatan industri serta pusat pertahanan keamanan sangat tepat, namun jangan menghilangkan hutan mangrove,” tegasnya.

Apalagi, kawasan Medan Utara yang menjadi hilir Kota Medan sangat rentan terhadap bencana banjir rob.

“Sehingga, bila penataan tidak dilakukan melalui analisis benar dan akurat, dikhawatirkan akan menjadi ancaman bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Medan Utara di kemudian hari. Ini harus jadi perhatian serius kita semua,” tegas Daniel.

Dia juga menanyakan, hal-hal strategis apa saja yang sangat mendesak dilakukan Pemko Medan, sehingga harus dilakukan perubahan Perda No. 13/2011 tentang RTRW Kota Medan 2011-2031.

“Dengan perubahan Perda ini, apakah Perda Kota Medan No.2/2015 tentang rencana detail, tata ruang dan peraturan zonasi Kota Medan tahun 2015-2035, juga tidak harus mengalami perubahan. Karena, kedua perda ini mempunyai keterkaitan yang berhubungan dengan penataan dan pemanfaatan ruang di Kota Medan,” tutup Daniel. (Rom)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Satu unit mobil pick-up box yang diduga membawa muatan oli kotor, terbakar di ruas Jalan Tol Belmera, Kecamatan Percut Sei ...
Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Seorang pemuda tewas dalam perawatan di rumah sakit usai mengalami kecelakaan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan--Tebing Tinggi, tepatnya ...
Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Sejumlah warga yang berdomisili di Jalan Waru, Kecamatan Medan Petisah mendadak riuh,Jumat (29/5) dinihari.Pasalnya seorang pria mendadak keluar dari hotel ...
Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) angkatan 96 Bharatasena menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu terdampak pandemi Coronavirus ...
Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Satu rekaman video aksi pencurian AC di siang bolong viral di group-group WhatsApp wartawan. Aksi itu diketahui terjadi di eks ...
Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Pandemi virus corona (Covid-19) tak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat. Tak sedikit warga terpaksa kehilangan pekerjaan dan ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…