Selasa, 26 Mei 2020 | 15.35 WIB
Metro24Jam>News>3 Begal Beraksi di Seputaran Jalan Sunggal, NMax Raib, 1 Orang Ditangkap Setelah Sempat Kabur

3 Begal Beraksi di Seputaran Jalan Sunggal, NMax Raib, 1 Orang Ditangkap Setelah Sempat Kabur

Senin, 13 Januari 2020 - 19:12 WIB

IMG-86551

Salah satu terduga pelaku dan sepedamotor yang berhasil diamankan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SUNGGAL, metro24jam.com – Seorang terduga pelaku begal disebut telah diamankan di Mapolsek Sunggal. Belum diketahui pria tersebut, namun diduga aksi mereka dilakukan secara berkelompok, sehingga sempat lolos dari sergapan warga sebelum diamankan polisi, Kamis (9/1/2020) kemarin.

Informasi yang diperoleh dari seorang saksi, ada tiga pelaku yang beraksi pada Kamis (9/1/2020) sekira pukul 04.40 WIB. Mereka berhasil melarikan Yamaha NMax yang saat itu dikendarai Riki (19), warga Jalan Kiwi.

Menurut saksi berinisial DH itu, saat beraksi, ketiga terduga mengendarai Honda Vario Hitam BK 4611 AIO.

“Saya driver taksi online. Saat itu saya sedang mengendarai mobil. Tepat di Jalan Sunggal, ada anak lajang tanggung menyetop mobil saya minta tolong. Katanya dia dibegal, saya percaya dan saya kejar dua kreta di depan saya. Yang satu [Honda] Vario dan satu lagi N Max,” beber DH saat dihubungi melalui sambungan seluler.

DH terus mengejar ketiga terduga pelaku hingga ke Simpang Tomang Elok. Di sana salah satu sepedamotor yang dikendarai terduga pelaku behasil dipepet DH. Pria itu kemudian menyuruh pengendara Honda Vario itu berhenti.

“Saya suruh berhenti dia nggak mau. Pas di dekat PRSU dia mau belok, mungkin maksudnya dia mau melawan arah supaya saya tidak bisa mengejar. Saya nggak mau kehilangan dia, langsung saya tabrak aja,” lanjut DH.

Meski ditabrak, pria tersebut ternyata tak langsung menyerah. Pria itu langsung berdiri dan mengangkat motornya lalu berupaya kabur kembali. DH yang masih berada di dalam mobil kembali menabrak pria tersebut.

“Setelah dua kali saya tabrak, dia lari. Kreta Vario itu ditinggalnya. Terus saya keluar dari mobil dan saya teriaki begal sampai warga ramai,” ungkap DH lagi.

Mendengar teriakan DH, terduga pelaku tiba-tiba berhenti. Namun, pria yang belum diketahui identitasnya itu tak kehabisan akal. Dia kembali ke keramaian warga dan mengaku sebagai korban tabrak lari oleh DH.

“Dia beralibi kalau dia ditabrak sama saya dan saya yang dibilangnya begal dan dia sebagai korban. Lalu saya yakinkan warga bahwa dia adalah begal. Saya minta warga untuk menahannya menunggu saya menjemput korban di Jalan Sunggal,” beber DH.

DH pun bergegas menjemput Riki, lalu mengarahkan mobilnya ke Polsek Sunggal agar Riki membuat pengaduan. Selanjutnya, bersama polisi mereka kembali ke lokasi DH menabrak seorang terduga di Jalan Gatot Subroto.

Namun sayang, sesampainya di sana, pria yang tadinya mengendarai Honda Vario BK 4611 AIO sudah tak berada di lokasi, meski sepedamotornya masih ditinggal di sana.

“Lolos dia. Kata warga, dia mengaku mau buat laporan ke kantor polisi. Dia mengaku korban tabrak lari oleh saya. Jadi dilepas warga. Warga tertipu di situ,” terangnya.

Di saat warga masih ramai, tiba-tiba seorang pria yang mengaku personel kepolisian dari Polda Sumatera Utara datang ke lokasi. Pria yang tidak diketahui identitasnya mengaku hendak mengambil sepedamotor kereta Honda Vario yang sempat ditahan warga di sana.

Petugas Polsek Sunggal tak percaya begitu saja dengan pengakuan pria tersebut dan langsung mengamankannya.

“Dugaan saya mereka itu sindikat. Mungkin dia mau mengaburkan masalah itu dan mengambil kreta si pelaku yang saya tabrak. Polisi dari Sunggal nangkap satu orang yang mengaku polisi itu,” jelas DH.

Lebih lanjut dijelaskan DH, dari informasi terbaru yang diterimanya, terduga pelaku yang sempat dilepas warga sudah berhasil ditangkap personel Polsek Sunggal. Namun, soal pria yang mengaku anggota dari Polda Sumut itu, DH tidak mengetahui keberadaannya.

“Kalau yang saya tabrak itu kabarnya sudah tertangkap. Karena saya bilang sama korban, bagaimana perkembangannya nanti kabarin saya. Kalau yang mengaku polisi itu saya kurang tau sekarang,” ungkapnya.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi ketika dikonfirmasi terkait hal ini belum bersedia memberikan penjelasan. (adi)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…