Sabtu, 25 Januari 2020 | 08.48 WIB
Metro24Jam>News>Marah Saat Tahu Putranya Dipukuli, Ibu Reynhard Sinaga: Dia Masih Kesayangan Saya!

Marah Saat Tahu Putranya Dipukuli, Ibu Reynhard Sinaga: Dia Masih Kesayangan Saya!

Minggu, 12 Januari 2020 - 22:27 WIB

IMG-86494

Reynhard dan kedua orangtuanya. (Facebook)

Loading...

LONDON, metro24jam.com – Jauh hari sebelum Reynhard Sinaga ditangkap polisi dengan tuduhan pemerkosaan terhadap hampir 200 pria, ibunya Normawati Silaen mengungkapkan, dia sudah berulang kali mendesak putranya agar pulang ke Indonesia. Hal itu diungkapkan Normawati dalam wawancara ekslusif dengan The Sunday Times, Minggu (12/1/2020).

Sayang, mahasiswa PhD berusia 36 tahun itu tetap tetap memilih bertahan di Manchester dan terus melakukan aksinya terhadap sejumlah pria–hanya dua di antaranya yang bukan heteroseksual. Para korban selalu disuguhi minuman keras yang sudah dicampur GHB (Gamma-hydroxybutyrate) atau biasa disebut ekstasi cair sebelum merekam dirinya sendiri dalam adegan pemerkosaan tersebut.

“Kami adalah keluarga Kristiani yang baik dan tidak percaya homoseksualitas. Dia masih anak kesayangan saya,” ungkap Normawati kepada Sunday Times.

Namun, polisi Manchester menemukan rekaman video 195 pria yang diambil dari sudut berbeda dalam dua i-Phone milik Rey, 136 di antaranya merupakan perkosaan anal tanpa kondom.

Tak Terlihat Penyesalan

Saat mengunjungi Rey di penjara, Normawati sempat menanyakan kenapa putranya itu menyimpan semua rekaman video dan gambar tersebut di ponselnya.

“Saya suka melakukannya. Itu adalah dokumentasi saya,” jawab Rey kepada sang ibu tanpa terlihat sedikitpun menyesal, seperti disampaikan Normawati kepada The Sunday Times.

“Jangan khawatir, Bu. Jangan sedih untuk ku. Aku baik-baik saja,” imbuh Rey ketika itu.

Kejahatan yang dilakukan Rey begitu banyak sehingga pengadilan harus membaginya menjadi empat persidangan.

Menurut Normawati, dia membujuk Rey agar kembali ke Indonesia supaya bisa membantu menjalankan roda perusahaan milik ayahnya Saibun Sinaga. “Suami saya semakin tua. Namun Reynhard ingin membangun karier sebagai dosen. Dia tidak ingin kembali,” ungkapnya.

Orangtua Reynhard itu mengaku, mereka bahkan tidak tahu bahwa putra mereka adalah gay dan sudah beberapa kali membujuknya untuk menikah.

“Hati saya terus berkata, bahwa saya harus membawanya pulang. Itu sebabnya saya membujuknya agar kembali bersama kami. Tapi, dia tidak mendengarkan,” sebut Normawati.

“Sebagai yang tertua, saya katakan kepadanya, dia harus menjaga adik laki-laki dan perempuannya serta keponakan perempuannya. Saya menangis ketika mengatakan bagaimana kami sangat ingin dia ada di sekitar keluarga,” lanjutnya.

“Saya mengingatkan dia bagaimana kami merayakan Natal di rumah. Dia tersentuh. Saya bisa melihat itu di matanya. Tapi dia terus menolak untuk pulang,” ungkapnya lagi.

Merasa tak Cocok Hidup di Indonesia

Meski berulangkali dibujuk sang ibu, Rey tetap mengatakan dia ingin tinggal di Inggris. Kepada ibunya, Rey mengatakan, bahwa Indonesia bukan tempat yang baik untuk hidupnya dan dia merasa nyaman tinggal di Manchester.

“Tidak Bu, aku tidak ingin tinggal di Indonesia,” ucap Rey kepada ibunya itu.

“Saya bahkan mengancam akan berhenti mengiriminya uang,” jelas Normawati

Usai vonis pengadilan terhadap Reynhard, sang ayah Saibun Sinaga mengatakan hukuman terhadap putranya itu sudah pantas atas kejahatan yang dilakukannya.

Normawati juga sempat mengunjungi putranya di rumah sakit setelah Rey dipukuli sampai babak belur oleh korban yang menangkapnya. Tindakan heroik sang korban akhirnya menyeret Rey ke penjara.

Normawati mengaku melihat memar di sekujur wajah, leher, dan bagian tubuh Rey. Meskipun seorang diplomat Indonesia mengatakan bahwa Rey dituduh melakukan pemerkosaan, Normawati tetap mengungkapkan kemarahannya pada saat melihat putranya dalam kondisi seperti itu.

“Bayangkan, seorang pria Indonesia bertubuh kecil dipukuli orang Barat yang besar dan tinggi. Aku bertanya-tanya, apakah ada orang lain yang mengarang cerita (memperkosa) itu,” sebutnya.

“Bahkan matanya nyaris tak bisa terbuka. Saya mencoba menahan air mata, saya harus membuatnya kuat. Saya tidak bisa memeluknya, saya takut menyakitinya. Saya hanya memegang tangannya,” ungkap Normawati.

Setelah dari rumah sakit, sang ibu kemudian mendatangi kamar kontrakan Rey. Di sana dia kemudian melihat kamar yang acak-acakan.

“Ya Tuhan! Kamarnya amburadul. Noda darah di seprai dan bantal. Saya tidak berani membayangkan seperti apa pertempuran itu. Saya menangis dan menangis. Putra ku bertengkar tidak seimbang dan dia dituduh memperkosa pria setempat,” urainya.

Diketahui, Reynhard Sinaga tiba di Inggris dengan visa pelajar pada tahun 2007 silam.

Menurut pihak Universitas, Rey tidak menghabiskan banyak waktu di kota, selain untuk sesi bimbingan bulanan. Dia juga tidak aktif dalam kelompok penelitian atau masyarakat.

Rey akhirnya ditangkap pada Juni 2017 ketika seorang korban berusia 18 tahun, yang dia temui di luar klub malam Factory, tersadar saat Rey beraksi.

Remaja setinggi enam 182 cm dengan berat 82 kg itu mengatakan kepada pengadilan, bagaimana dia bangun dengan celananya sudah melorot di sekitar pergelangan kaki dan Rey menganiaya dirinya.

Remaja itu kemudian memukuli pemerkosanya–yang kemudian diketahui adalah Rey–dengan sangat marah hingga Rey mengalami pendarahan otak dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Awalnya remaja tersebut ditangkap karena dituduh telah melakukan penganiyaaan. Tetapi akhirnya dia dibebaskan setelah polisi menemukan iPhone 4 di saku belakang celana Rey, yang kemudian diketahui berisi video memuakkan yang memperlihatkan dia memperkosa para pria korbannya yang siudah dibius. (Sun/dm/asp)

BACA JUGA:
Narsisnya Reynhard Sinaga, Selalu Berpergian dan Tak Pernah Kehabisan Uang, Hingga Tesis Gagal
Selalu Banggakan Kekayaan Ortu, Rey Sinaga Tak Mau Pulang ke Indonesia, Khawatir Didesak Nikah


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Perumnas Mandala Memanas, 2 Kelompok Warga Saling Serang, Diduga Buntut Penertiban Lapo Tuak
Metro 24 Jam - Sabtu, 25 Januari 2020 - 03:33 WIB

Perumnas Mandala Memanas, 2 Kelompok Warga Saling Serang, Diduga Buntut Penertiban Lapo Tuak

Ratusan masa dari dua kubu terlibat aksi saling serang mengunakan batu di seputaran Jalan Belibis dan Rajawali, Perumnas Mandala, Kelurahan ...
Pemilik Toko Kelontong Ditikam dan Dirampok, Suami Korban Sempat Bertemu Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 19:43 WIB

Pemilik Toko Kelontong Ditikam dan Dirampok, Suami Korban Sempat Bertemu Pelaku

Ernika Saragih (51), terkapar setelah ditikam perampok di dalam Toko Citra, di Jalan Lintas sumatera Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk ...
Pria Asal Perbaungan Rampok dan Tikam Wanita Pemilik Toko Kelontong di Batubara
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 19:02 WIB

Pria Asal Perbaungan Rampok dan Tikam Wanita Pemilik Toko Kelontong di Batubara

Ernika Saragih (51), terkapar akibat ditikam seorang perampok di dalam toko kelontongnya di Jalan Lintas sumatera Desa Binjai Baru, Kecamatan ...
Ketua TP PKK Sergai Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 18:08 WIB

Ketua TP PKK Sergai Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Ketua TP PKK Kabupaten Serdang Bedagai Hj Marliah Soekirman meminta warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan itu disampaikan melalui ...
Resmikan Warkop Jurnalis Lubukpakam, Kombes Yemi: Goreng Pisang Raja dan Kopinya Mantap!
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 18:00 WIB

Resmikan Warkop Jurnalis Lubukpakam, Kombes Yemi: Goreng Pisang Raja dan Kopinya Mantap!

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi meresmikan Warkop Jurnalis Warung Pohon Seri, di depan Mapolresta Deliserdang, Jalan Sudirman, Lubukpakam, Jum'at ...
Sambut Imlek, Polres dan Forkopimda Tanjungbalai Gelar Gotong-royong
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 17:45 WIB

Sambut Imlek, Polres dan Forkopimda Tanjungbalai Gelar Gotong-royong

Menyambut Tahun Baru Imlek 2571/2020, personel Polres bersama Forkopimda dan Ormas Lintas Agama Islam, Kristen dan FKUB Kota Tanjungbalai melaksanakan ...
Loading...

Loading…