Rabu, 5 Agustus 2020 | 16.56 WIB
Amazon Banner
Metro24Jam>News>Atlet MMA Karo Bantah Aniaya Mantan Pacar, Luka Disebut Sudah Ada Sebelum Kejadian

Atlet MMA Karo Bantah Aniaya Mantan Pacar, Luka Disebut Sudah Ada Sebelum Kejadian

Jumat, 10 Januari 2020 - 19:43 WIB

IMG-86359

Marcos Kaban, Brando (tengah), dan penasihat hukum Syahrul Ramadhan Sihotang, SH. (Nst/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Atlet Nasional One Pride MMA asal Kabupaten Karo, Brando Mamana Simanjorang alias Brando, menampik telah menganiaya mantan pacarnya Teoreta Sigiro alias Feby (24).

Informasi yang dihimpun, Feby–warga Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Karo–sebelumnya telah melaporkan Brando ke pihak kepolisian atas tuduhan penganiayaan.

Brando didampingi salah seorang anggota Marcos Kaban dan pengacaranya, Syahrul Ramadhan Sihotang SH, saat ditemui wartawan di kawasan Medan Barat, Jum’at (10/1/2020), menampik semua tuduhan Feby.

Petarung gaya bebas dengan julukan ‘Tiger Karo’ itu, melalui penasihat hukumnya mengatakan, mereka akan melakukan upaya hukum.

“Semua yang dikatakan pelapor, Feby tidak benar dan kita saat ini telah mempersiapkan upaya hukum untuk menghadapinya,” kata Syahrul.

Dijelaskan Syahrul, berdasarkan kronologis kejadian dan keterangan dari kliennya, peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Jamin Ginting, Simpang Korpri, Desa Raya, Berastagi, Minggu (29/12/2019) sekira jam 22.30 Wib.

Malam itu, Barnado yang berada di dalam mobil Suzuki Swift miliknya, didatangi Feby. Sadar bahwa dia didatangi sang mantan, Brando saat itu mengaku hanya coba menghindari. Brando pun langsung tancap gas.

“Aku coba menghindar, supaya tidak lagi terjadi fitnah dan hal-hal yaang tak diinginkan. Dan malam itu aku juga mau merayakan Natal. Lagian kami sudah putus baik-baik,” timpal Brando yang mengaku hubungan asmaranya dengan Feby sudah berakhir sekitar 2 bulan.

Setelah peristiwa itu Brando mengaku tak tahu-menahu soal Feby. Namun, beberapa hari kemudian, dia kaget setelah mendengar bahwa dirinya telah diadukan Feby ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Dalam laporannya, Feby mengaku terseret sejauh 2 meter lantaran sempat memegang handle pintu kiri mobil, ketika Brando menginjak pedal gas.

“Padahal tidak ada dianiaya, dia mengaku terseret saat memegang handle pintu. Nah, kalau pun itu terjadi, itu akibat kelalaiannnya sendiri, bukan dianiaya oleh klien kita,” sambung Syahrul.

Sebagai pengacara, Syahrul mengaku heran dengan tuduhan penganiayaan tersebut. Pun begitu, dia dan kliennya mengaku akan menghadapi laporan ini dulu dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Selanjutnya akan melakukan upaya hukum.

“Yah, kalau pun itu benar terjadi, seharusnya itu masuk ke bagian lalu lintas, tapi kenapa ke Reserse Umum. Saya tegaskan, kami siap dan akan melakukan upaya hukum,” tuturnya.

Pengaduan Feby, membuat Brando dan keluarga merasa dirugikan. Konsentrasinya terganggu dalam mengikuti beberapa pertandingan yang telah dijadwalkan akan berlaga di RRC.

“Ini mengganggu fikiran saya, mental, dan konsentrasi saya juga di latihan. Bulan 2 (Februari) ini saya akan berangkat ke China dalam pertandingan MMA membawa nama Indonesia dan warga Karo,” akunya.

Luka Sudah Ada Sebelum Kejadian?

Marcos Kaban menambahkan, bahwa pihak keluarga dan pengacara siap dalam menghadapi kasus ini. Menurut Marcos, mereka telah mengumpulkan fakta sebenarnya. Bahkan dia membeberkan, foto-foto bentuk luka yang dialami Feby sudah ada sebelum kejadian Minggu (29/12/2019) malam itu.

Menurut Marcos, mereka mendapat informasi tersebut dari salah seorang sahabat Feby, 3 hari sebelum kejadian, tepatnya pada tanggal (26/12/2019). Melalui WhatsApp pribadi Brando, sahabat Feby mengatakan, bahwa temannya itu telah mengalami kecelakaan.

“Jadi, laporan Feby patut dicurigai. Dan semua laporannya ke media saat itu [diduga] adalah hoax. Ada indikasi rekayasa. Ini merupakan pembunuhan karakter, sehingga mengganggu adik saya bertarung. Dan kami siap apabila dipanggil oleh pihak kepolisian,” tegas Marcos.

Terpisah, Teoreta Sigiro atau yang akrap disapa Feby saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Jum’at (10/1) sore, mengakui telah melaporkan Brando atas tuduhan penganiayaan. Pengaduan Feby tertuang dalam surat dengan nomor: STTLP/753/XII/2019/SU di Polres Tanah Karo.

Penganiayaan itu jelas Feby, memang terjadi saat dia memegang handle pintu kiri mobil Brando. Malam itu, menurut Feby, Brando sudah mengetahui kedatangannya.

“Aku samperi dia (Brando) karena mau ngambil barang ku sama dia. Selama 3 tahun pacaran, sudah banyak barang ku sama dia. Dia sempat melihat ku dari dalam mobil. Tapi, dia menjalan mobil sampai aku terseret sejauh 2 meter,” akunya kepada wartawan.

Feby mengaku memang saat kejadian, Brando tak menyentuhnya, namun selama berpacaran, Feby menuding Brando pernah ringan tangan.

“Jadi, malam itu aku terseret dan mengalami luka di bagian kepala, lengan, hingga lutut kaki. Semua di sebelah kiri,” jelasnya. (asn)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Tangkap DPO Bandar Narkoba di Pantai Labu, Mobil BNNK Deliserdang Dirusak Massa, Tersangka Kabur Lagi!
BREAKING NEWS

Tangkap DPO Bandar Narkoba di Pantai Labu, Mobil BNNK Deliserdang Dirusak Massa, Tersangka Kabur Lagi!

Satu unit mobil personel BNNK Deliserdang, dirusak dan dibalikkan warga di Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (5/8/2020) pagi. Kepala ...
Kenalan dari FB, Ajak Ketemu, Pria Asal Tanjung Morawa Ini Larikan Motor Milik 6 Wanita

Kenalan dari FB, Ajak Ketemu, Pria Asal Tanjung Morawa Ini Larikan Motor Milik 6 Wanita

Hati Sup, sempat berbunga-bunga ketika pria yang dikenalnya melalui Facebook mengajak bertemu alias copy darat. Tapi siapa nyana, hal itu ...
Pukuli Petugas Penagih Leasing PT ABC, Acong Ditangkap Polisi

Pukuli Petugas Penagih Leasing PT ABC, Acong Ditangkap Polisi

Deni Makmuruddin Harahap alias Acong (32), ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Batang Kuis, Selasa (4/8/2020) sekira pukul 21.30 Wib. Pria ...
Bonceng 4, Tak Awas Saat Belok, Mio Tabrak Truk Tangki, 2 Patah Kaki, 2 Lagi Luka-luka

Bonceng 4, Tak Awas Saat Belok, Mio Tabrak Truk Tangki, 2 Patah Kaki, 2 Lagi Luka-luka

Tiga perempuan dan seorang bocah berusia 7 tahun dilarikan ke Rumah Sakit Tere Margaret, Jalan Ringroad, Rabu (5/8/2020) sekira pukul ...
Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Sejumlah peternak ikan di Dusun III Kampung Tengah, Desa Biru-biru, Kecamatan Biru-biru mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah. Pasalnya, puluhan ...
Buka Sampai Pagi, Lokasi Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa Dikawal Oknum Aparat

Buka Sampai Pagi, Lokasi Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa Dikawal Oknum Aparat

Judi tembak ikan kembali marak di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang. Salah satunya terlihat di sebuah ruko berlantai tiga di Jalan ...
Loading...
Amazon right
Awie

Loading…