Sabtu, 25 Januari 2020 | 08.14 WIB
Metro24Jam>News>Atlet MMA Karo Bantah Aniaya Mantan Pacar, Luka Disebut Sudah Ada Sebelum Kejadian

Atlet MMA Karo Bantah Aniaya Mantan Pacar, Luka Disebut Sudah Ada Sebelum Kejadian

Jumat, 10 Januari 2020 - 19:43 WIB

IMG-86359

Marcos Kaban, Brando (tengah), dan penasihat hukum Syahrul Ramadhan Sihotang, SH. (Nst/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Atlet Nasional One Pride MMA asal Kabupaten Karo, Brando Mamana Simanjorang alias Brando, menampik telah menganiaya mantan pacarnya Teoreta Sigiro alias Feby (24).

Informasi yang dihimpun, Feby–warga Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Karo–sebelumnya telah melaporkan Brando ke pihak kepolisian atas tuduhan penganiayaan.

Brando didampingi salah seorang anggota Marcos Kaban dan pengacaranya, Syahrul Ramadhan Sihotang SH, saat ditemui wartawan di kawasan Medan Barat, Jum’at (10/1/2020), menampik semua tuduhan Feby.

Petarung gaya bebas dengan julukan ‘Tiger Karo’ itu, melalui penasihat hukumnya mengatakan, mereka akan melakukan upaya hukum.

“Semua yang dikatakan pelapor, Feby tidak benar dan kita saat ini telah mempersiapkan upaya hukum untuk menghadapinya,” kata Syahrul.

Dijelaskan Syahrul, berdasarkan kronologis kejadian dan keterangan dari kliennya, peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Jamin Ginting, Simpang Korpri, Desa Raya, Berastagi, Minggu (29/12/2019) sekira jam 22.30 Wib.

Malam itu, Barnado yang berada di dalam mobil Suzuki Swift miliknya, didatangi Feby. Sadar bahwa dia didatangi sang mantan, Brando saat itu mengaku hanya coba menghindari. Brando pun langsung tancap gas.

“Aku coba menghindar, supaya tidak lagi terjadi fitnah dan hal-hal yaang tak diinginkan. Dan malam itu aku juga mau merayakan Natal. Lagian kami sudah putus baik-baik,” timpal Brando yang mengaku hubungan asmaranya dengan Feby sudah berakhir sekitar 2 bulan.

Setelah peristiwa itu Brando mengaku tak tahu-menahu soal Feby. Namun, beberapa hari kemudian, dia kaget setelah mendengar bahwa dirinya telah diadukan Feby ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Dalam laporannya, Feby mengaku terseret sejauh 2 meter lantaran sempat memegang handle pintu kiri mobil, ketika Brando menginjak pedal gas.

“Padahal tidak ada dianiaya, dia mengaku terseret saat memegang handle pintu. Nah, kalau pun itu terjadi, itu akibat kelalaiannnya sendiri, bukan dianiaya oleh klien kita,” sambung Syahrul.

Sebagai pengacara, Syahrul mengaku heran dengan tuduhan penganiayaan tersebut. Pun begitu, dia dan kliennya mengaku akan menghadapi laporan ini dulu dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Selanjutnya akan melakukan upaya hukum.

“Yah, kalau pun itu benar terjadi, seharusnya itu masuk ke bagian lalu lintas, tapi kenapa ke Reserse Umum. Saya tegaskan, kami siap dan akan melakukan upaya hukum,” tuturnya.

Pengaduan Feby, membuat Brando dan keluarga merasa dirugikan. Konsentrasinya terganggu dalam mengikuti beberapa pertandingan yang telah dijadwalkan akan berlaga di RRC.

“Ini mengganggu fikiran saya, mental, dan konsentrasi saya juga di latihan. Bulan 2 (Februari) ini saya akan berangkat ke China dalam pertandingan MMA membawa nama Indonesia dan warga Karo,” akunya.

Luka Sudah Ada Sebelum Kejadian?

Marcos Kaban menambahkan, bahwa pihak keluarga dan pengacara siap dalam menghadapi kasus ini. Menurut Marcos, mereka telah mengumpulkan fakta sebenarnya. Bahkan dia membeberkan, foto-foto bentuk luka yang dialami Feby sudah ada sebelum kejadian Minggu (29/12/2019) malam itu.

Menurut Marcos, mereka mendapat informasi tersebut dari salah seorang sahabat Feby, 3 hari sebelum kejadian, tepatnya pada tanggal (26/12/2019). Melalui WhatsApp pribadi Brando, sahabat Feby mengatakan, bahwa temannya itu telah mengalami kecelakaan.

“Jadi, laporan Feby patut dicurigai. Dan semua laporannya ke media saat itu [diduga] adalah hoax. Ada indikasi rekayasa. Ini merupakan pembunuhan karakter, sehingga mengganggu adik saya bertarung. Dan kami siap apabila dipanggil oleh pihak kepolisian,” tegas Marcos.

Terpisah, Teoreta Sigiro atau yang akrap disapa Feby saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Jum’at (10/1) sore, mengakui telah melaporkan Brando atas tuduhan penganiayaan. Pengaduan Feby tertuang dalam surat dengan nomor: STTLP/753/XII/2019/SU di Polres Tanah Karo.

Penganiayaan itu jelas Feby, memang terjadi saat dia memegang handle pintu kiri mobil Brando. Malam itu, menurut Feby, Brando sudah mengetahui kedatangannya.

“Aku samperi dia (Brando) karena mau ngambil barang ku sama dia. Selama 3 tahun pacaran, sudah banyak barang ku sama dia. Dia sempat melihat ku dari dalam mobil. Tapi, dia menjalan mobil sampai aku terseret sejauh 2 meter,” akunya kepada wartawan.

Feby mengaku memang saat kejadian, Brando tak menyentuhnya, namun selama berpacaran, Feby menuding Brando pernah ringan tangan.

“Jadi, malam itu aku terseret dan mengalami luka di bagian kepala, lengan, hingga lutut kaki. Semua di sebelah kiri,” jelasnya. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Perumnas Mandala Memanas, 2 Kelompok Warga Saling Serang, Diduga Buntut Penertiban Lapo Tuak
Metro 24 Jam - Sabtu, 25 Januari 2020 - 03:33 WIB

Perumnas Mandala Memanas, 2 Kelompok Warga Saling Serang, Diduga Buntut Penertiban Lapo Tuak

Ratusan masa dari dua kubu terlibat aksi saling serang mengunakan batu di seputaran Jalan Belibis dan Rajawali, Perumnas Mandala, Kelurahan ...
Pemilik Toko Kelontong Ditikam dan Dirampok, Suami Korban Sempat Bertemu Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 19:43 WIB

Pemilik Toko Kelontong Ditikam dan Dirampok, Suami Korban Sempat Bertemu Pelaku

Ernika Saragih (51), terkapar setelah ditikam perampok di dalam Toko Citra, di Jalan Lintas sumatera Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk ...
Pria Asal Perbaungan Rampok dan Tikam Wanita Pemilik Toko Kelontong di Batubara
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 19:02 WIB

Pria Asal Perbaungan Rampok dan Tikam Wanita Pemilik Toko Kelontong di Batubara

Ernika Saragih (51), terkapar akibat ditikam seorang perampok di dalam toko kelontongnya di Jalan Lintas sumatera Desa Binjai Baru, Kecamatan ...
Ketua TP PKK Sergai Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 18:08 WIB

Ketua TP PKK Sergai Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Ketua TP PKK Kabupaten Serdang Bedagai Hj Marliah Soekirman meminta warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan itu disampaikan melalui ...
Resmikan Warkop Jurnalis Lubukpakam, Kombes Yemi: Goreng Pisang Raja dan Kopinya Mantap!
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 18:00 WIB

Resmikan Warkop Jurnalis Lubukpakam, Kombes Yemi: Goreng Pisang Raja dan Kopinya Mantap!

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi meresmikan Warkop Jurnalis Warung Pohon Seri, di depan Mapolresta Deliserdang, Jalan Sudirman, Lubukpakam, Jum'at ...
Sambut Imlek, Polres dan Forkopimda Tanjungbalai Gelar Gotong-royong
Metro 24 Jam - Jumat, 24 Januari 2020 - 17:45 WIB

Sambut Imlek, Polres dan Forkopimda Tanjungbalai Gelar Gotong-royong

Menyambut Tahun Baru Imlek 2571/2020, personel Polres bersama Forkopimda dan Ormas Lintas Agama Islam, Kristen dan FKUB Kota Tanjungbalai melaksanakan ...
Loading...

Loading…