Minggu, 6 Desember 2020 | 01.04 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Sejak Kelas V SD Jadi Budak Nafsu Kakek, Siswi Kelas IX SMP di Simalungun Hamil 6 Bulan

Sejak Kelas V SD Jadi Budak Nafsu Kakek, Siswi Kelas IX SMP di Simalungun Hamil 6 Bulan

Kamis, 9 Januari 2020 - 08:34 WIB

IMG-86208

Nagori Bahjoga Kecamatan Jawamaraja Bahjambi. daerah tempat tinggal orangtua dan keluarga korban. (Suhendra/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Seorang kakek berusia 65 tahun di Kecamatan Hatonduan, Simalungun, harus berurusan dengan polisi lantaran dilaporkan mecabuli seorang gadis di bawah umur selama bertahun-tahun.

Korban yang masih berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas IX di salah satu SMP di Simalungun terpaksa berhenti sekolah, karena perbuatan bejat sang kakek membuatnya berbadan dua.

“Pelakunya kakek korban. Dan menurut keterangan ibu korban, perbuatan memilukan ini terkuak saat korban mengeluh sakit pada perutnya yang terus membesar,” kata Gamot (Kepala Dusun) Huta 5 Nagori Bahjoga Farma Anggara Damanik, Rabu (8/1/2020)

Korban sudah 4 tahun terakhir tinggal bersama sang kakek, sebelum dia dan 4 saudaranya menjadi anak yatim lantaran sang ayah meninggal dunia.

“Bapaknya setahun yang lalu meninggal dunia. Saya rasa akibat himpitan ekonomi, sejak kelas V SD, korban sudah tinggal serumah dengan kakeknya di Kecamatan Hatonduhan Simalungun,” imbuhnya.

Menurut Firman, peristiwa itu terungkap setelah korban bercerita langsung kepada ibunya yang selama ini berdomisili di Nagori Bahjoga, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi.

“Korban mengakui dinodai sejak kelas V Sekolah Dasar (SD),” kata Farma Anggara Damanik.

Mengetahui putrinya telah menjadi budak nafsu sang kakek selama bertahun-tahun, sang ibu dibantu dana dari swadaya masyarakat dan Pangulu Bahjoga kemudian membuat pengaduan ke Unit PPA Polres Simalungun.

Selanjutnya korban divisum di RS Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Minggu (5/1/2020) siang. “Pelaku berinisial SB masih memiliki istri dan anak,” jelas Gamot Huta 5 ini.

Dia mengatakan, awalnya keluarga curiga melihat bentuk tubuh korban yang mulai membesar. Selain itu, korban juga sering mengalami mual-mual. Setelah dibujuk, korban kemudian diperiksa petugas kesehatan. Ternyata kecurigaan keluarga benar, korban sedang hamil 6 bulan.

“Pelaku memang sudah mengakui perbuatannya. Namun, keluarga tidak terima karena pelaku sudah memiliki istri dan anak. Keluarga sepakat untuk tetap melanjutkan kasus ini ke ranah hukum,” imbuhnya lagi.

Pangulu bersama sejumlah warga kemudian mengamankan dan menyerahkan SB kepada pihak berwajib, dan pihak keluarga membuat pengaduan resmi ke kepolisiaan.

“SB langsung diamankan, lantaran di takutkan pihak keluarga dan warga marah. Kita sangat prihatin dengan kondisi ekonomi orangtua korban yang pas-pasan. Warga dengan sukarela memberikan bantuan uang dengan adanya peristiwa memilukan ini. Walaupun kejadiannya tidak di Bahjoga, namun warga sangat prihatin,” kata Pangulu Bahjoga, Rahmad.

Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK ketika coba dikonfirmasi melalui Kanit UPPA Polres Simalungun Iptu Ralus Siahaan, Rabu (8/1/2020), hingga saat ini belum memberikan penjelasan terkait kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut. (age)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Menempati jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang SIK, mengajak wartawan mensosialisasikan edukasi keselamatan berlalulintas kepada ...
Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Debit air Sungai Kuala Namu Kecamatan Lubukpakam terus meningkat sejak Jum'at (4/12/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020). Bahkan saat ini, air ...
Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir yang melanda sejumlah desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara terus meluas hingga Sabtu (05/12/2020) sore. ...
Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Seorang bocah perempuan ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bejangkar, Huta II Nagori Riah Naposo, Kecamatan Ujung Padang, Simalungun, Jum'at ...
Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Sejumlah desa di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peutoe di Kemukiman Lhoksukon Teungoh (LT), Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ...
Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Seorang remaja nyaris dimassa warga setelah tertangkap basah mencuri sapi di Simpang Tiga, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll