Minggu, 29 Maret 2020 | 03.52 WIB
Metro24Jam>News>Sejak Kelas V SD Jadi Budak Nafsu Kakek, Siswi Kelas IX SMP di Simalungun Hamil 6 Bulan

Sejak Kelas V SD Jadi Budak Nafsu Kakek, Siswi Kelas IX SMP di Simalungun Hamil 6 Bulan

Kamis, 9 Januari 2020 - 08:34 WIB

IMG-86208

Nagori Bahjoga Kecamatan Jawamaraja Bahjambi. daerah tempat tinggal orangtua dan keluarga korban. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Seorang kakek berusia 65 tahun di Kecamatan Hatonduan, Simalungun, harus berurusan dengan polisi lantaran dilaporkan mecabuli seorang gadis di bawah umur selama bertahun-tahun.

Korban yang masih berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas IX di salah satu SMP di Simalungun terpaksa berhenti sekolah, karena perbuatan bejat sang kakek membuatnya berbadan dua.

“Pelakunya kakek korban. Dan menurut keterangan ibu korban, perbuatan memilukan ini terkuak saat korban mengeluh sakit pada perutnya yang terus membesar,” kata Gamot (Kepala Dusun) Huta 5 Nagori Bahjoga Farma Anggara Damanik, Rabu (8/1/2020)

Korban sudah 4 tahun terakhir tinggal bersama sang kakek, sebelum dia dan 4 saudaranya menjadi anak yatim lantaran sang ayah meninggal dunia.

“Bapaknya setahun yang lalu meninggal dunia. Saya rasa akibat himpitan ekonomi, sejak kelas V SD, korban sudah tinggal serumah dengan kakeknya di Kecamatan Hatonduhan Simalungun,” imbuhnya.

Menurut Firman, peristiwa itu terungkap setelah korban bercerita langsung kepada ibunya yang selama ini berdomisili di Nagori Bahjoga, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi.

“Korban mengakui dinodai sejak kelas V Sekolah Dasar (SD),” kata Farma Anggara Damanik.

Mengetahui putrinya telah menjadi budak nafsu sang kakek selama bertahun-tahun, sang ibu dibantu dana dari swadaya masyarakat dan Pangulu Bahjoga kemudian membuat pengaduan ke Unit PPA Polres Simalungun.

Selanjutnya korban divisum di RS Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Minggu (5/1/2020) siang. “Pelaku berinisial SB masih memiliki istri dan anak,” jelas Gamot Huta 5 ini.

Dia mengatakan, awalnya keluarga curiga melihat bentuk tubuh korban yang mulai membesar. Selain itu, korban juga sering mengalami mual-mual. Setelah dibujuk, korban kemudian diperiksa petugas kesehatan. Ternyata kecurigaan keluarga benar, korban sedang hamil 6 bulan.

“Pelaku memang sudah mengakui perbuatannya. Namun, keluarga tidak terima karena pelaku sudah memiliki istri dan anak. Keluarga sepakat untuk tetap melanjutkan kasus ini ke ranah hukum,” imbuhnya lagi.

Pangulu bersama sejumlah warga kemudian mengamankan dan menyerahkan SB kepada pihak berwajib, dan pihak keluarga membuat pengaduan resmi ke kepolisiaan.

“SB langsung diamankan, lantaran di takutkan pihak keluarga dan warga marah. Kita sangat prihatin dengan kondisi ekonomi orangtua korban yang pas-pasan. Warga dengan sukarela memberikan bantuan uang dengan adanya peristiwa memilukan ini. Walaupun kejadiannya tidak di Bahjoga, namun warga sangat prihatin,” kata Pangulu Bahjoga, Rahmad.

Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK ketika coba dikonfirmasi melalui Kanit UPPA Polres Simalungun Iptu Ralus Siahaan, Rabu (8/1/2020), hingga saat ini belum memberikan penjelasan terkait kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Pulang dari Malaysia ‘Meliuk-liuk’, 3 TKI Ilegal ‘Cantik’ Ini Diamankan Polisi Tanjungbalai

Menempuh perjalanan 'meliuk-liuk' (rumit) dari Malaysia, sesuai penampilan mereka, tiga pria berpenampakan wanita diamankan polisi begitu masuk ke Kota Tanjungbalai, ...
Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Uspika Girsang Sipangan Bolon Imbau Warga Hindari Keramaian

Unsur pumpinan Kecamatan (Uspika) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), mengimbau masyarakat setempat untuk menghindari lokasi keramaian sebagai upaya memutus mata rantai ...
Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Kerahkan Mobil Water Canon dan Damkar, Kota Tanjungbalai Disemprot Disinfektan

Forkopimda Tanjung Tanjungbalai melakukan penyemprotan disinfektan di pusat kota Tanjungbalai untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Sabtu (28/3/2020). Pelaksanaan ...
Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan Akhir Masa Sekolah Berujung Duka, Rekreasi ke Sampuran Pollung, 3 Siswi SMKN Doloksanggul Tenggelam, 1 Tewas

Perayaan berakhirnya masa sekolah dari sejumlah siswi SMK Negeri 1 Doloksanggul berujung duka. Seorang pelajar tewas setelah tenggelam di Air ...
Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Pickup Tabrak 2 Motor, Seorang Mahasiswa Sergai Tewas, Temannya Patah-patah, 3 Lagi Luka-luka, TKP: Sei Buluh

Satu unit mobil pickup menabrak 2 sepedamotor di Jalan Lintas Sumatera Medan - Tebing Tinggi, KM 46-47, tepatnya di jembatan ...
Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Pemkab Deliserdang Kerahkan Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Seluruh Kecamatan

Antisipasi penyebarluasan Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Selain sosialisasi kepada masyarakat, Pemkab Deliserdang juga berupaya melakukan pencegahan ...
Loading...