Sabtu, 8 Mei 2021 | 15.31 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun, Kades Terpilih di Laguboti Jadi Tersangka, Keluarga Korban Cemas, Soalnya Masih Berkeliaran

Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun, Kades Terpilih di Laguboti Jadi Tersangka, Keluarga Korban Cemas, Soalnya Masih Berkeliaran

Senin, 9 Desember 2019 - 19:44 WIB

IMG-84171

Tokoh Masyarakat Parlin Sianipar bersama korban (baju coklat pakai syal) dan ibunya (baju merah). (Hotman/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

TOBASA, metro24jam.com – Seorang Kepala Desa Terpilih di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga telah mencabuli anak di bawah umur. Saat ini, polisi mengaku telah menetapkan pria berinisial TP itu sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Mirisnya, tindak pencabulan TP (41) terhadap korban–sebut saja namanya Bunga–yang masih berusia 15 tahun disebut dilakukan di hadapan adik lelakinya yang masih SD.

Perbuatan itu terungkap setelah Bunga bercerita kepada ibunya SY, bahwa TP telah meraba-raba payudaranya saat dia dan adiknya ditinggal kedua orangtuanya yang pergi bekerja pada siang hari.

Kepada ibunya, Bunga mengaku sudah sepuluh kali mendapat perlakuan tidak senonoh dari TP. Tak sampai di situ, pria itu juga sudah memaksa Bunga melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan sang ibu berinisial SY (33) ke Polres Tobasa sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/268/XI/2019/SU/TBS, Sabtu (9/11/2019) lalu.

Hal itu diungkapkan ibu kandung Bunga, saat ditemui Metro24jam.com di kediamannya, Senin (9/12/2019).

“Sebelum kejadian ini, kami mengontrak rumah milik TP selama beberapa bulan. Di samping rumah yang kami kontrak itu, ada kandang ternak babi milik TP juga dan dia (TP) selalu datang ke situ untuk kasih makan ternaknya,” beber SY.

Menurut SY, peristiwa itu terjadi saat dia dan suaminya pergi bekerja. Karena setiap kali mereka bekerja, Bunga–yang sudah putus sekolah–tinggal di rumah bersama adik lelakinya yang masih kecil.

“Pengakuan boru (anak perempuan) ku, sewaktu kami pergi bekerja, TP mendatangi dan merayu dia supaya mau melakukan persetubuhan dengan iming-iming tidak bayar kontrak rumah, asalkan boru ku itu mau melayani nafsu bejatnya,” ungkapnya.

Bujukan TP dengan setengah mendesak akhirnya membuat sang gadis ingusan menyerah. TP pun berhasil menyetubuhi Bunga.

“Kata boru ku itu, udah satu kali dia disetubuhi TP, sepuluh kali diremas-remas buah dadanya. Semua itu waktu kami tidak di rumah,” imbuh SY sembari meneteskan air mata.

Tak terima dengan perlakukan TP terhadap putrinya, SY kemudian melaporkan peristiwa itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Tobasa dan sudah melampirkan hasil visum.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan laporan tersebut hingga akhirnya menetapkan TP sebagai tersangka.

Namun menurut SY, meski sudah berstatus tersangka, hingga saat ini TP masih bebas berkeliaran karena tidak ditahan polisi. SY pun berharap agar pihak Polres Tobasa segera menangkap tersangka.

“Kami minta pelaku dihukum sesuai perbuatan yang dilakukannya kepada boru kami. Soalnya si TP ini kami dengar menang pada Pemilihan Kepala Desa di Laguboti ini,” katanya.

SY dan keluarganya mengaku khawatir karena merasa selalu diikuti oleh pihak keluarga tersangka.

“Masa dia bebas berkeliaran, sedangkan kami ketakutan. Aku pernah diikuti waktu pergi belanja ke Pasar Porsea. Kemana kami pergi selalu diikuti oleh keluarga si pelaku ini. Jadi, kami sangat takut,” ungkapnya dengan air mata bercucuran. mata.

Terpisah, tokoh masyarakat setempat Parlin Sianipar, berharap pihak kepolisian agar benar-benar serius menangani kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini.

“Apalagi yang ditunggu polisi sehingga tidak menahan pelaku? Padahal, hasil visum sudah ada, keterangan saksi ada dan polisi juga sudah menetapkan status tersangka kepada TP. Tapi kenapa belum ditahan?” ungkap Parlin kepada wartawan di Kantin Polres Tobasa.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar yang berhasil dikonfirmasi Metro24jam.com di ruang kerjanya, Senin (9/12/2019) membenarkan pihaknya sudah menetapkan TP sebagai tersangka dalam kasus pencabulan ini. Nelson juga menegaskan, pihak tetap serius dalam menangani kasus ini.

“Cuma kami masih perlu mengumpulkan alat bukti lain melengkapi kasus ini. Mudah-mudahan, dalam minggu ini kami akan berikan informasi signifikan. Jadi saya tidak main main, perkaranya lanjut,” pungkas Nelson. (Hotman)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin meninjau penertiban Keramba Jaring Apung ...
Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar, Jum'at (7/5/2021) dengan kondisi wajah ...
Kapolres Boy dan  Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy Siregar membagikan bingkisan parsel Paket ...
Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang penerapan Protokol Lesehatan dan pencegahan ...
Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon dan Direktur RSUD Parapat mengajak ...
Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di Komplek Perkantoran Pemkab Simalungun, Jalan ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200