Rabu, 29 Januari 2020 | 11.43 WIB
Metro24Jam>News>Dua Pengedar Ekstasi Minion Masing-masing Diganjar 8 dan 9 Tahun Penjara

Dua Pengedar Ekstasi Minion Masing-masing Diganjar 8 dan 9 Tahun Penjara

Sabtu, 7 Desember 2019 - 10:36 WIB

IMG-84013

Kedua terdakwa saat mendengarkan pembacaan putusan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Dua pengedar 99 butir pil ekstasi berlogo Minion, Sehdo Gautama alias Sedo (28) dan Hendra Frenky alias Hendra (32) dihukum masing-masing selama 9 dan 8 tahun penjara serta denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Putusan terhadap dua warga Jalan Kapten Patimura Gang Saoh Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru tersebut dibacakan di Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jum’at (6/12/2019).

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Sehdo selama 9 tahun penjara. Sedangkan Hendra divonis 8 tahun penjara. Keduanya dikenakan untuk membayar denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara,” tegas majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan, hal yang memberatkan, kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Terdakwa Sehdo juga sudah pernah dihukum. Sedangkan hal yang meringankan, kedua terdakwa bersikap sopan dalam persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya.

“Perbuatan kedua terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkas hakim Dominggus.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina yang menuntut masing-masing selama 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara. Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya maupun JPU Rahmi menyatakan pikir-pikir.

Kasus ini bermula saat Sehdo dihubungi seseorang yang akan membeli ekstasi pada Juli 2019. Saat pembeli ingin memesan ekstasi sebanyak 200 butir, Sehdo berkata bahwa barang haram tersebut belum ada dan akan dikabari apabila sudah ada.

Menanggapi pesanan tersebut, pria berstatus residivis itu menghubungi Hendra untuk menanyakan persediaan ekstasi tersebut pada 7 Juli 2019 sekira pukul 23.30 WIB, Hendra kemudian menghubungi Sehdo dan mengatakan bahwa ekstasi sudah ada dengan harga per butir Rp130 ribu dari harga si penjual.

Namun, kedua terdakwa menaikan harga ekstasi kepada pembeli dengan harga per butir Rp 150 ribu. Apabila laku terjual sebanyak 100 butir, maka kedua terdakwa akan mendapatkan masing-masing Rp 1 juta.

Keesokan harinya, pembeli datang bertemu dengan Sehdo di Gang Saoh dan mereka hendak menjemput ekstasi itu. Lantas, kedua terdakwa dan pembeli berjumpa di Jalan Kuali tepatnya pinggir jalan.

Setelah itu, Hendra menyerahkan sebuah bungkusan plastik tembus pandang berisi ekstasi warna hijau kepada pembeli. Melihat itu, pembeli langsung mengaku adalah seorang polisi yang menyamar dan menangkap kedua terdakwa.

Dari pengakuan kedua terdakwa, mereka mendapatkan ekstasi itu dari seorang temannya bernama Dian. Kedua terdakwa bersama barang bukti dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut guna proses penyidikan lebih lanjut. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 11:23 WIB

Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (28/1/2020) sore kemarin. Akibatnya sejumlah kecamatan terendam banjir. Informasi ...
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Loading...

Loading…