Rabu, 29 Januari 2020 | 03.32 WIB
Metro24Jam>News>Pria Pakai Jaket Grab Ledakkan Diri di Mapolrestabes Medan

Pria Pakai Jaket Grab Ledakkan Diri di Mapolrestabes Medan

Rabu, 13 November 2019 - 12:09 WIB

IMG-82298

Pria pelaku bom bunuh diri sebelum meledakkan bom di ransel yang dibawanya. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Seorang pria meledakkan dirinya sendiri di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Rabu (13/11/2019) sekira pukul 08.45 Wib.

Informasi yang dihimpun, aksi itu dilakukan seorang pria mengenakan seragam Grab. Pria itu kemudian meledakkan di sekitar kantin Polrestabes Medan, tepatnya di depan Gedung Bag Ops Polrestabes Medan.

Akibatnya, seorang pelaku tewas dengan kondisi tubuh hancur. Beberapa personel kepolisian juga mengalami luka lantaran terkena serpihan bom yang berdaya ledak cukup kuat tersebut.

Di parkiran gedung Bag Ops, pria berjaket Ojol yang belum diketahui identitasnya itu, meledakkan diri dengan bom bertenaga ledak besar dari dalam tas ransel yang dibawanya.

Pria tersebut awalnya masuk dari pintu depan Mapolrestabes Medan lalu kemudian melewati gedung SKCK hingga ke parkiran mobil dan gedung Bag Ops.

Sesampainya di sana, pengunjung di Mapolrestabes Medan langsung dikejutkan dengan suara ledakan keras.

Personel kepolisian langsung berhamburan ke arah suara ledakan. Petugas langsung mensterilkan para pengunjung yang juga berdatangan untuk melihat. Terlihat serpihan bom dan tubuh pria berjaket Grab itu berserakan.

“Awas… Awas… Keluar dulu!” Hardik seorang oknum Provost Polrestabes Medan.

Pantauan di lokasi, terlihat beberapa beberapa anggota PHL Polrestabes Medan juga mengalami luka. Serpihan bom juga melukai Kasi Propam Polrestabes Medan di bagian lengan.

Seorang PHL mengalami luka di bagian wajah. Selain itu, seorang personel Propam dan petugas piket bag Ops. Tak lama kemudian, mobil ambulance dari RS Bahayangkara Medan tiba di lokasi dan membawa para korban luka ke rumah sakit.

Hingga saat ini, ratusan personel polisi masih mengamankan Mapolrestabes Medan dan melakukan penjagaan di setiap sudut jalan masuk. Aktivitas pelayanan masyarakat seperti pembuatan SKCK pun untuk sementara terhenti.

Beberapa pengunjung yang berhasil diwawancarai mengatakan, aksi bom bunuh diri itu spontan membuat sejumlah pemohon SKCK yang sedang menunggu antrean berhamburan keluar.

Pemohon SKCK Tomi Andreas (22) dan Andrean (23), yang saat kejadian berada di lokasi sempat mengaku terkecoh. Mereka mengira suara ledakan berasal dari trafo Listrik.

Jasad pelaku bom bunuhi diri hancur di lokasi. (ist/metro24jam.com)

“Awalnya kami lagi┬ámenunggu keluar SKCK yang untuk keperluan CPNS. Kami lagi duduk di dalam ruangan SKCK, tiba-tiba ada suara ledakan besar kali,” katanya.

“Kata polisi, di situ ada trafo listrik meledak. Tiba-tiba polisi bilang lagi, ada bom yang meledak. Jadi aku tanyak berapa kali bang, kata polisi itu satu kali. Terus, katanya pelakunya satu orang. Lalu kami disuruh keluar semua,” sebut mereka.

Setelah polisi mengamankan lokasi, arus lalu lintas di Jalan HM Said depan Polrestabes juga langsung ditutup. Meski begitu, masyarakat dan pengguna jalan masih memadati di lokasi guna melihat langsung usai peledakan bom bunuh diri terjadi.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus dengan mempelajari rekaman CCTV di Mapolrestabes Medan. Sementara beberapa petugas lainnya disebut sedang melacak keberadaan rumah pelaku bom bunuh diri.

Namun, hingga siang ini, belum satupun pejabat dari Polrestabes Medan yang bisa dimintai keterangan. Kasat Reskrim Kompol Eko Hartanto tidak bersedia berkomentar, demikian juga dengan Kapolrestabes Kombes Pol Dadang Hartanto. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…