Selasa, 14 Juli 2020 | 01.34 WIB
Metro24Jam>News>Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Selasa, 12 November 2019 - 20:51 WIB

IMG-82269

Warga dan kerabat saat melaksanakan prosesi pemakaman jenazah Rili Kemit (Sam/metro24jam.com).

Loading...

SIBOLANGIT, metro24jam.com – Ratusan warga melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kades Rili Kemit (57), di Balai Desa Ketangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Selasa (12/11/2019) siang.

Diketahui sebelumnya, Rili Kemit ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar mandi rumah milik Pdt Gayus Bangun di Dusun VIII, Komplek Taman Permata Surya, Blok E No 15, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com di Desa Ketangkuhen, Sibolangit, Rili sudah menjabat sebagai kepala desa selama tiga periode.

Menurut warga setempat, meski kepribadiannya terbilang unik dan sedikit nyentrik, sang Kades adalah pribadi yang baik dan ramah.

Salah seorang warga desa mengatakan, bahwa salah seorang adik dari Kades Rili merupakan pastor bernama di Gereja Katolik Kecamatan Delitua. Semasa hidup, Kades Rili cukup dicintai dan disegani masyarakat desa.

“Bagus Bapak ini. Ini semua karena (persoalan), oknum pendeta dan kuasa hukumnya itu. Sesudah jatuh [dari sepedamotor] Bapak ini, dibawa pendeta itu,” sebut wanita bernama Br Barus kepada Metro24jam.com.

Kepribadian Unik

Sementara itu, beberapa warga lainnya mengatakan Kades Rili Kemit dikenal memiliki kepribadian yang cukup unik. Pasalnya, almarhum disebut sering memasang baliho maupun plank desa bertulisan kalimat-kalimat yang dinilai agak aneh sekaligus menggelikan.

“Ada lucu-lucunya juga Bapak itu. Pernah dia ulang tahun, pas ulang tahunnya yang ke-56 itu, dia buat baliho besar-besar. Tulisannya, ‘Bujur Tuhan, gelah 56 tahun umur ku, lenga pernah ku pan sen korupsi (Terimakasih Tuhan, sudah 56 tahun usia ku, belum pernah aku makan uang korupsi’,” sebut pria itu kepada Metro24jam.com.

Untuk membuat berbagai macam spanduk dan plank itu, Kades Rili disebut menggunakan uang pribadinya.

“Untuk nenempah spanduk-spanduk itu ku rasa habis uangnya hampir Rp3 juta,” timpal warga lainnya.

Masih menurut warga tersebut, sang Kades juga pernah membuat spanduk unik lainnya dengan judul ‘Syarat-syarat Masuk Surga’.

“Ada tiga dibuatnya syarat masuk surga, ‘Ula Pecian (Jangan Iri/Dengki), Ula Cikurak (jangan mengupat/membahas aib orang), Ula Ngasuhi Begu Ganjang (jangan pelihara Begu Ganjang/setan). Ada 7 [poin] kalau nggak salah, yang terakhir ‘Ula Korupsi (jangan korupsi),” kenang warga tersebut.

Plank unik di Kantor Desa Ketangkuhen yang dibuat almarhum Rili Kemit. (Sam/metro24jam.com)

“Ada lagi pernah juga dibuatnya, ‘Ayo lomba-lomba jadi pegawai (CPNS), gajinya jutaan rupiah per bulan, dahinna ate-ate (suka hati)’,” timpal warga lainnya.

Pantauan di kantor desa, keunikan Kades Rili memang jelas terlihat. Di depan kantor desa, almarhum Rili memasang plank bertulisan, ‘Kantor Desa Ketangkuhen, Bumi Makin Panas, Sabah Terulang, Beras Lalit, Rulih Adi Mejingkat, Maudet Adi Kisat’ (Bumi semakin panas, Sawah membangkang (tidak terpakai), beras tak ada, Berhasil jika giat (rajin), gagal jika malas).

Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Beberapa warga yang berhasil diwawancarai Metro24jam.com sempat mengatakan, ada riwayat turun temurun bunuh diri di keluarga Rili Kemit.

Sang kakek disebu warga juga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Gitulah cerita yang selama ini kita dengar,” ungkap warga.

Sejumlah aparatur desa dan kecamatan yang melayat. (Sam/metro24jam.com)

Ayah sang Kades Rili bahkan disebut mengakhiri hidup dengan cara lebih sadis. Pria itu dikatakan membelah perutnya sendiri lalu mengeluarkan ususnya hingga tewas.

Pantauan di lokasi, Sekdes Desa Ketangkuhen Dalan Lit Bangun (50) serta beberapa pria yang mengenakan seragam aparatur desa terlihat hadir di lokasi. Demikian juga dengan Camat Sibolangit Febri Gurusinga.

Sayang, baik Camat Febri dan Sekdes tak bersedia memberikan keterangan ketika coba diwawancarai. Keduanya bahkan terkesan menghindar dari wartawan.

Sebelumnya diberitakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian Rili Kemit. Sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus ini. Meski begitu, hingga Selasa (12/11/2019), belum diperoleh keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus ini. (Sam)

BACA JUGA:
Kematian Kades Ketangkuhen, Polisi Periksa 2 Saksi Maraton Selama 24 Jam

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjalani swab test setelah sempat melakukan kontak fisik dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu, yang ...
Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor di permukiman warga di Dusun III dan V, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, ...
Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan artis FTV Hana Hanifah dari salah satu kamar hotel berbintang 5, Minggu (12/7/2020) di ...
Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga pekan berfoya-foya dengan hasil jarahannya, 2 pembobol rumah di Jalan Pancasila, Gang Sekolah, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan ...
3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

Pria berinisial HP (27) ini--warga Dusun II, Desa Jati Seronoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang--tak sempat menikmati hasil kejahatannya. Personel Sat ...
Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Tim Gabungan Polair Polres Tanjungbalai dan BKO Pol Airud Poldasu bersama Bea Cukai Tanjungbalai dan BC Tanjungbalai Karimun mengamankan satu ...
Loading...
Awie

Loading…