Selasa, 14 Juli 2020 | 00.27 WIB
Metro24Jam>News>Stunting Meningkat di Simalungun, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Minim Sosialisasi?

Stunting Meningkat di Simalungun, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Minim Sosialisasi?

Senin, 11 November 2019 - 23:47 WIB

IMG-82211

Puskesmas Simpang Bahjambi, Kecamatan Gunung Malela. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sepanjang tahun 2019, angka stunting balita di dua nagori (desa) di Kabupaten Simalungun, tercatat mengalami peningkatan.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, ada sebanyak 37 kasus stunting hanya di Nagori Syahkuda Bayu dan Pematang Sahkuda, Kecamatan Gunung Malela–desa yang masih berdampingan dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Eastern Sumatra Indonesia Palm Oil Mill Bukit Maraja Sipef.

Sedangkan untuk 14 nagori lainnya di Kecamatan Gunung Malela, serta ratusan desa serta kelurahan di 31 kecamatan lainnya di Kabupaten Simalungun, kasus stunting belum diperoleh data pasti.

Diketahui, stunting adalah kondisi gagal tumbuh tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama.

Anak-anak yang terkena stunting akan tumbuh lebih pendek dibanding anak-anak normal seusianya. Selain itu, stunting akan mengakibatkan anak memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Eni, bidan desa Puskesmas Simpang Bahjambi mengatakan, hingga saat ini dia sudah mencatat ada 17 kasus stunting di desanya.

“Ada tercatat 17 balita saat ini dalam kasus stunting,” katanya saat ditemui Metro24jam.com di kantor Pangulu Pematang Sahkuda, Senin (11/11/2019).

Menurut Bidan Eni, pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi kasus balita stunting di desanya dengan meningkatkan pelayanan kepada ibu hamil.

“Di antaranya, pemberian uang saku, tablet tambah darah dan pemberian makanan tambahan,” jelas wanita yang juga istri Pangulu Pematang Sahkuda, Suwardi SE.

Namun, menurut beberapa warga di Nagori Pamatang Sahkuda, Dinas Kesehatan Simalungun dinilai masih kurang gencar dalam mensosialisasikan pencegahan stanting.

“Akibatnya, sering terjadi ketidakpahaman atau kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat,” sebut warga yang ditemui di Nagori Pematang Sahkuda.

“Puskesmas juga dianggap kurang berkoordinasi dengan perangkat desa maupun bersosialisasi dalam penerapan pencegahan stunting. Jadinya, beberapa ibu hamil di daerah sini banyak tidak paham soal stunting,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Pangulu Syahkuda Bayu Suyatno mengatakan, kasus stunting di desanya hingga saat ini sudah tercatat 20 kasus.

Menurut dia, kebiasaan warganya yang selama ini masih buang air besar (BAB) di sembarang tempat, terutama kali, yang selalu menjadi tempat MCK, diduga menjadi salah satu penyebab utama kasus stunting.

Untuk pencegahan, saat ini pihaknya dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan memfokuskan pada balita penderita stunting dan ibu hamil. Pihaknya juga sudah membangun 25 unit jamban plus wastafel bantuan dari Kementerian Kesehatan RI.

Jamban warga yang dibangun pihak desa di Nagori Sahkuda Bayu. (Suhendra/metro24jam.com)

“Untuk pencegahan kasus stunting balita, maka penanganan dilakukan sejak bayi masih berada dalam kandungan dengan pembangunan sejumlah jamban dan pembuatan wastafel,” kata Suyatno.

Meski begitu, Suyatno tidak merinci biaya dan dana yang diterima pihaknya dari Kementerian Kesehatan RI.

Terpisah, Camat Gunung Malela Andi Syaputra Pasaribu membenarkan bahwa kasus stunting balita terbanyak ditemukan di Nagori Syahkuda Bayu disusul Pamatang Sahkuda.

Namun, Andi berdalih, kasus stunting balita di Kecamatan Gunung Malela tersebut masih tergolong kecil.

“Persentase Kecamatan masih berada di bawah ambang batas, artinya masih di bawah rata-rata,” sebut Andi Pasaribu.

Meski begitu, Andi mengakui bahwa pencegahan kasus stunting balita harus dilakukan sejak bayi masih berada dalam kandungan.

“Untuk mencegah dan mengantisipasi kasus stunting balita di antaranya dengan memberikan asupan gizi sejak pertama lahir. Tetapi kesadaran warga terutama ibu-ibu masih kurang untuk memeriksakan kesehatan secara rutin, terutama mendatangi Posyandu,” katanya.

Metro24jam.com mencoba mengonfirmasi Kepala UPTD Puskesmas Simpang Bahjambi Kecamatan Gunung Malela, Marince Boru Marpaung. Sayang, ketika disambangi ke kantornya, Marince tidak berada di tempat. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjalani swab test setelah sempat melakukan kontak fisik dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu, yang ...
Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor di permukiman warga di Dusun III dan V, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, ...
Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan artis FTV Hana Hanifah dari salah satu kamar hotel berbintang 5, Minggu (12/7/2020) di ...
Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga pekan berfoya-foya dengan hasil jarahannya, 2 pembobol rumah di Jalan Pancasila, Gang Sekolah, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan ...
3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

Pria berinisial HP (27) ini--warga Dusun II, Desa Jati Seronoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang--tak sempat menikmati hasil kejahatannya. Personel Sat ...
Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Tim Gabungan Polair Polres Tanjungbalai dan BKO Pol Airud Poldasu bersama Bea Cukai Tanjungbalai dan BC Tanjungbalai Karimun mengamankan satu ...
Loading...
Awie

Loading…