Rabu, 29 Januari 2020 | 03.10 WIB
Metro24Jam>News>‘Ayah Mau Ngapain? Diam Kau…!’ Pria Ini Perkosa Putri Kandungnya, Geger di Silinda Sergai!

‘Ayah Mau Ngapain? Diam Kau…!’ Pria Ini Perkosa Putri Kandungnya, Geger di Silinda Sergai!

Kamis, 7 November 2019 - 16:32 WIB

IMG-81978

WSS damankan di Mapolres Sergai. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SERGAI, metro24jam.com – Orangtua yang seharusnya menjadi pelindung, berubah menjadi predator alias pemangsa. Gara-gara tak mampu mengendalikan hawa nafsu, WSS (33), tega memperkosa putri kandungnya sendiri–sebut saja namanya Melati (13), Selasa (5/11/2019) sore kemarin.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu dalam keterangannya, Kamis (7/11/2019) mengatakan, perbuatan bejat WSS dilakukan di kediaman mereka di Kecamatan Silinda, Serdang Bedagai.

“Selasa (5/11/2019) sekira pukul 15.00 Wib, korban sedang bermain di rumah temannya. Tiba-tiba ayah kandungnya WSS datang ke rumah tersebut dan mengatakan agar putrinya segera pulang karena dipanggil ibunya,” kata Kapolres Sergai.

Mendengar perintah sang ayah, Melati pun langsung pulang ke rumah. Namun sesampai di rumah, WSS malah lebih dulu masuk ke kamar Melati disusul putrinya tersebut.

Selanjutnya, WSS menyuruh Melati membuka akun Facebooknya lalu meminta HP tersebut dari tangan putrinya. Namun, ketika Melati menyerahkan HP kepada sang ayah, tiba-tiba WSS menuduh putrinya sudah disetubuhi teman lelakinya.

“Korban kemudian menjawab, bahwa dia tidak ada ‘diapa-apai’ (disetubuhi) orang. Kemudian terlapor menyuruh korban untuk membuka bajunya, namun korban tidak mau,” jelas Juliarman.

“Coba buka baju mu!” perintah WSS kepada putrinya ketika itu.

Karena takut kemarahan sang ayah, Melati pun terpaksa membuka bajunya.

Tak sampai di situ, WSS kemudian menyuruh putrinya itu membuka bra yang juga kemudian dituruti sang anak dengan terpaksan.

“Selanjutnya terlapor memegang payudara korban, lalu menyuruh korban membuka celananya,” jelas Juliarman.

“Coba tengok dulu, kau masih perawan gak?” Hardik WSS kepada putrinya itu, seperti dituturkan Juliarman.

Sekali lagi, gadis belia itu dengan terpaksa membuka celana panjang yang dipakainya.

“Buka sempak mu, buka!” perintah WSS kepada putrinya memaksa.

Lagi-lagi, Melati dengan berat hati terpaksa membuka membuka celana dalamnya.

Namun, begitu Melati membuka celana dalam, sang ayah pun ikut melepas pakaian dalamnya sehingga membuat remaja itu ketakutan.

“Ayah mau ngapain?” tanya Melati kepada ayahnya.

“Gak ada! Cuma nengok aja kok,” jawab sang ayah.

Khawatir ‘diapa-apai’ ayahnya, Melati akhirnya menangis. Namun, tangisan sang anak disambut satu tamparan di pipinya.

“Plakk! Diam kau!” sergah WSS yang sudah sudah kalap.

Selanjutnya, WSS mencekik leher putrinya dan lalu merebahkan tubuh sang gadis di tempat tidur.

“Tersangka kemudian meremas-remas payudara korban dan selanjutnya menyetubuhi korban,” jelas Juliarman.

Usai melampiaskan birahinya, WSS kemudian mengancam putrinya. “Jangan kau kasih tau mamak, nanti ku bunuh kau!” Ancam WSS kepada Melati.

Namun, karena merasa sakit dan ketakutan, Melati kemudian menceritakan hal tersebut kepada bibinya. Sang bibi kemudian menyuruh Melati memberitahu neneknya.

“Setelah itu korban dibawa ke rumah Sekretaris Desa. Di sana korban menceritakan tentang kejadian yang baru saja dialaminya. Sekertaris Desa kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas dan pergi ke rumah terlapor,” beber Juliarman.

Tak lama kemudian, ibunda Melati datang ke rumah Sekder dan menjemput putrinya.

“Apa betul, kau ‘diapa-apain’ (disetubuhi) sama ayah mu Nak?” tanya sang ibu kepada Melati.

Begitu Melati menjawab, ‘iya’, para tetangga yang sudah berkumpul kemudian membawa WSS ke kantor desa.

Selanjutnya, warga memboyong WSS ke Mapolsek Kotarih. Petugas kemudian membawanya ke UPPA Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan.

Sekdes kemudian membuat pengaduan resmi sesuai Laporan Polisi nomor: LP/341/XI/2019/SU/Res Sergai tanggal 5 November 2019.

Dari kediaman Melati, polisi menyita barang bukti berupa sehelai celana dalam warna putih yang ada bercak darah, sehelai baju tidur warna merah bermotif micky mouse, sehelai celana tidur warna merah bermotif micky mouse.

“Tersangka diduga melakukan persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1) (2) (3) UU RI No 17 thn 2016 tentang penetapan Perpu No 1 thn 2016 ttg perubahan kedua atas UU RI No 23 thn 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkas Juliarman. (mad)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…