Rabu, 29 Januari 2020 | 11.49 WIB
Metro24Jam>News>Selundupkan 6 Kg Sabu Lewat Selat Malaka, 2 WN Malaysia Dituntut 17-18 Tahun Penjara

Selundupkan 6 Kg Sabu Lewat Selat Malaka, 2 WN Malaysia Dituntut 17-18 Tahun Penjara

Kamis, 7 November 2019 - 10:37 WIB

IMG-81960

Kedua terdakwa di persidangan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti, Randi Tambunan mengajukan tuntuntan berbeda terhadap 2 Warga Negara Malaysia Yeap Bee Lun (55) dan Ong Cho Peen (56).

Keduanya didakwa telah menyelundupkan 6 kg sabu dari Malaysia lewat Selat Malaka beberapa waktu lalu.

Yeap dituntut 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp2 miliar subsider 1 tahun kurungan, sedangkan Ong Cho dituntut selama 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Yeap Bee Lun selama 18 tahun dan denda Rp2 miliar subsider 1 tahun kurungan. Sedangkan terdakwa Ong Cho Peen selama 17 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” tandas Randi Tambunan di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (6/11/2019).

Dalam amar tuntutannya, JPU beranggapan bahwa hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa sebagai warga negara asing, berniat merusakĀ  Indonesia dan berbelit-belit memberikan keterangan dalam persidangan. Sementara hal yang meringankan, kedua terdakwa bersikap sopan.

“Perbuatan kedua terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujar JPU dari Kejatisu tersebut.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim yang diketuai oleh Jarihat Simarmata menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari kedua terdakwa.

Sesuai dakwaan JPU Dwi Meily Nova dan Tiorida Hutagaol, pada tanggal 30 Juni 2019, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyelundupan sabu melalui wilayah perairan Selat Malaka dengan menggunakan kapal speedboat.

“Selanjutnya, petugas BNNP Sumut bersama dengan Kanwil Bea & Cukai melakukan penyelidikan,” sebut JPU dari Kejatisu tersebut.

Pada tanggal 1 Juli 2019 sekira jam 23.00 WIB, tim gabungan melakukan penyergapan terhadap satu unit speedboat di perairan utara Gosong Sibunga-bunga, Serdang Bedagai.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap kapal tersebut, ditemukan barang bukti berupa 6 bungkus plastik berisi sabu seberat 6 kilogram,” jelas Nova.

Kedua terdakwa kemudian ditangkap dan dibawa ke Kantor BNNP Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, barang haram tersebut diperoleh kedua terdakwa dari seorang laki-laki keturunan India, atas perintah bosnya bernama Atan (DPO). Sabu tersebut rencananya akan diantar kepada WNI yang tidak dikenal keduanya di wilayah perbatasan perairan Malaysia dan Indonesia.

Dalam mengantar sabu tersebut, Yeap Bee Lun mendapat upah sebesar RM10.000 dari Atan. Kemudian, Lun memberikan upah sebesar RM2.000 kepada Ong Choo Peen yang hanya berperan menemani dan mengemudikan speedboat. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 11:23 WIB

Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (28/1/2020) sore kemarin. Akibatnya sejumlah kecamatan terendam banjir. Informasi ...
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Loading...

Loading…