Rabu, 13 November 2019 | 06.22 WIB
Metro24Jam>News>Selundupkan 6 Kg Sabu Lewat Selat Malaka, 2 WN Malaysia Dituntut 17-18 Tahun Penjara

Selundupkan 6 Kg Sabu Lewat Selat Malaka, 2 WN Malaysia Dituntut 17-18 Tahun Penjara

Kamis, 7 November 2019 - 10:37 WIB

IMG-81960

Kedua terdakwa di persidangan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti, Randi Tambunan mengajukan tuntuntan berbeda terhadap 2 Warga Negara Malaysia Yeap Bee Lun (55) dan Ong Cho Peen (56).

Keduanya didakwa telah menyelundupkan 6 kg sabu dari Malaysia lewat Selat Malaka beberapa waktu lalu.

Yeap dituntut 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp2 miliar subsider 1 tahun kurungan, sedangkan Ong Cho dituntut selama 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Yeap Bee Lun selama 18 tahun dan denda Rp2 miliar subsider 1 tahun kurungan. Sedangkan terdakwa Ong Cho Peen selama 17 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” tandas Randi Tambunan di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (6/11/2019).

Dalam amar tuntutannya, JPU beranggapan bahwa hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa sebagai warga negara asing, berniat merusakĀ  Indonesia dan berbelit-belit memberikan keterangan dalam persidangan. Sementara hal yang meringankan, kedua terdakwa bersikap sopan.

“Perbuatan kedua terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujar JPU dari Kejatisu tersebut.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim yang diketuai oleh Jarihat Simarmata menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari kedua terdakwa.

Sesuai dakwaan JPU Dwi Meily Nova dan Tiorida Hutagaol, pada tanggal 30 Juni 2019, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyelundupan sabu melalui wilayah perairan Selat Malaka dengan menggunakan kapal speedboat.

“Selanjutnya, petugas BNNP Sumut bersama dengan Kanwil Bea & Cukai melakukan penyelidikan,” sebut JPU dari Kejatisu tersebut.

Pada tanggal 1 Juli 2019 sekira jam 23.00 WIB, tim gabungan melakukan penyergapan terhadap satu unit speedboat di perairan utara Gosong Sibunga-bunga, Serdang Bedagai.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap kapal tersebut, ditemukan barang bukti berupa 6 bungkus plastik berisi sabu seberat 6 kilogram,” jelas Nova.

Kedua terdakwa kemudian ditangkap dan dibawa ke Kantor BNNP Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, barang haram tersebut diperoleh kedua terdakwa dari seorang laki-laki keturunan India, atas perintah bosnya bernama Atan (DPO). Sabu tersebut rencananya akan diantar kepada WNI yang tidak dikenal keduanya di wilayah perbatasan perairan Malaysia dan Indonesia.

Dalam mengantar sabu tersebut, Yeap Bee Lun mendapat upah sebesar RM10.000 dari Atan. Kemudian, Lun memberikan upah sebesar RM2.000 kepada Ong Choo Peen yang hanya berperan menemani dan mengemudikan speedboat. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:37 WIB

Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar pertemuan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat serta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Labuhanbatu di ruang Data ...
Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:26 WIB

Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi

Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara memaparkan pengungkapan kegiatan pengoplosan gas dari tabung ukuran 3 kilogram ke tabung non subsidi 12 ...
Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:50 WIB

Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI

Bupati H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT bersama unsur Forkopimda menggelar temu ramah dengan Dandenpom 1/1 Pematangsiantar Letkol CPM Muhammad ...
Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:42 WIB

Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’

Pekerjaan sambilan menjual 'mimpi' yang dilakukan pria bernama Metro Silalahi ini ujung-ujungnya berakhir jadi 'mimpi buruk'. Menawarkan hadiah besar dari ...
Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:17 WIB

Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya

Sri Munawan (39) ditangkap polisi di belakang rumahnya di Desa Sei Jawi-jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Asahan, Senin (11/11/2019) sekira ...
Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 20:51 WIB

Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Ratusan warga melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kades Rili Kemit (57), di Balai Desa Ketangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Selasa (12/11/2019) ...
Loading...

Loading…