Rabu, 30 September 2020 | 08.46 WIB
Value Impression Banner
Metro24Jam>News>Peras Pengusaha SPBU dengan Modus Unjukrasa, Ketua OKP di Asahan Ditangkap Polisi

Peras Pengusaha SPBU dengan Modus Unjukrasa, Ketua OKP di Asahan Ditangkap Polisi

Kamis, 7 November 2019 - 10:12 WIB

IMG-81954

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi tersangka saat konferensi pers. (ist/metro24jam.com)

Sky Scrapper Value Impression

ASAHAN, metro24jam.com – Oknum ketua salah satu Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Asahan ditangkap polisi lantaran melakukan pemerasan terhadap salah seorang pengusaha SPBU dengan modus meminta dana sukarela untuk aksi unjukrasa.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menjelaskan, tersangka Ali Usman Sitorus (27), melakukan pemerasan dengan mengirimkan surat pemberitahuan untuk melakukan aksi unjukrasa ke SPBU PT Aknur Mandiri, di jalan Protokol Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman Asahan.

Salah satu poin dalam surat yang dikirimkan pada tanggal 25 Oktober 2019 itu menyebutkan akan menutup SPBU tersebut, karena tidak memiliki izin.

“Setelah mengirimkan surat tersebut, pada tanggal 27 Oktober 2019, tersangka kemudian meminta uang Rp2.000.000 kepada pengusaha SPBU, dengan alasan akan membatalkan rencana aksi unjukrasa. Saat itu korban masih memberikan sejumlah uang yang diminta oleh pelaku,” beber Faisal pada konferensi pers di Mapolres Asahan, Rabu (6/11/2019).

Selanjutnya, pada tanggal 3 November 2019, Ali Usman kembali mengirimkan surat pemberitahuan aksi unjukrasa ke SPBU PT Aknur Mandiri dengan membawa nama organisasi kepemudaan yang dipimpinnya di Kecamatan Air Joman.

“Pada tanggal 5 November 2019, tersangka yang juga mengaku sebagai mahasiwa fakultas hukum di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Asahan ini, menghubungi korban dan meminta uang sebesar Rp1.500.000 untuk pembatalan aksi serta dan untuk uang kuliahnya,” sebut Faisal yang saat itu didampingi Wakapolres Kompol M Taufik dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Korban yang merasa keberatan kemudian membuat pengaduan ke Mapolres Asahan. Malam hari nya pelaku kembali menghubungi korban dan mengatakan akan datang ke SPBU untuk mengambil uang.

Saat Ali Usman datang dan mengambil uang, polisi kemudian meringkus lalu membawanya ke Mapolres Asahan untuk menjalani penyidikan.

“Hasil penyidikan sementara diketahui bahwa pelaku sudah 2 kali melakukan pemerasan dan menerima uang dari pengusaha SPBU. Pada bulan Oktober 2019, pelaku menerima uang sebesar Rp1.800.000. Kemudian yang kedua pada tanggal 05 November 2019, pelaku menerima uang sebesar Rp2.000.000,” jelas Faisal.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp1.500.000, 1 unit handphone, 1 unit laptop dan 2 lembar surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dari organisasi kepemudaan.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 368 junto pasal 335 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun,” tegas Faisal.

Selain itu, mantan Kapolres Nias Selatan itu juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan serupa.

“Kalau memang ada ditemukan hal-hal yang dianggap suatu tindak pidana atau pelanggaran, agar disampaikan kepada kepolisian atau pihak yang berwenang. Perbuatan ini tergolong premanisme berkedok organisasi. Saya harap jangan ada lagi perbuatan seperti ini, pasti akan saya tindak tegas,” tutupnya. (Lana)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Digrebek Simpan Sabu-sabu di Rumah, Cewek Simpang Bahjambi Ini Ngaku Dapat dari Sini…

Digrebek Simpan Sabu-sabu di Rumah, Cewek Simpang Bahjambi Ini Ngaku Dapat dari Sini…

Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun meringkus seorang wanita yang diduga mengedarkan sabu-sabu di kawasan Simpang Bahjambi, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung ...
Kunjungi Warga Nagori Ambarisan, Ini Pesan H Anton Achmad Saragih

Kunjungi Warga Nagori Ambarisan, Ini Pesan H Anton Achmad Saragih

H Anton Achmad Saragih didampingi politisi Partai NasDem sekaligus anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik mengunjungi Nagori Ambarisan, Kecamatan Sidamanik, Selasa ...
Wanita Dibunuh di Desa Sait Nihuta Humbahas Ternyata Asal Patumbak, Ini 3 Terduga Pelaku!

Wanita Dibunuh di Desa Sait Nihuta Humbahas Ternyata Asal Patumbak, Ini 3 Terduga Pelaku!

Mayat wanita korban pembunuhan yang ditemukan di Dusun Lumban Sonang, Desa Sait Nihuta, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan Senin ...
Jenazah Wanita Dimandikan 4 Pria, HMI Siantar Tuntut Dirut RSUD Dr Djasamen Saragih Dicopot dan Diproses Hukum

Jenazah Wanita Dimandikan 4 Pria, HMI Siantar Tuntut Dirut RSUD Dr Djasamen Saragih Dicopot dan Diproses Hukum

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pematang Siantara berunjukrasa ke RSUD Dr Djasamen Saragih, Jalan Sutomo, Selasa (29/09/2020).Dalam ...
Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19, Begini Inisiatif Bripka P Tarigan

Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19, Begini Inisiatif Bripka P Tarigan

Seorang personel Unit Lantas Polsek Sunggal terlihat melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya Covid-19 bagi masyarakat, Selasa (29/9/2020). Kegiatan tersebut dimaksudkan ...
Dituding Coba Cabuli Remaja Perempuan di Desa Gedangan, Pria Ini Nyaris Diamuk Warga

Dituding Coba Cabuli Remaja Perempuan di Desa Gedangan, Pria Ini Nyaris Diamuk Warga

Seorang pria paruh baya nyaris diamuk warga di Desa Gedangan, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Selasa (29/09/2020).Pria tersebut dituding hendak ...
Value Impression
VI Outstream
Value Impression Video
Awie
MGID

Loading…


Jawa Elektrik