Rabu, 29 Januari 2020 | 14.21 WIB
Metro24Jam>News>Peras Pengusaha SPBU dengan Modus Unjukrasa, Ketua OKP di Asahan Ditangkap Polisi

Peras Pengusaha SPBU dengan Modus Unjukrasa, Ketua OKP di Asahan Ditangkap Polisi

Kamis, 7 November 2019 - 10:12 WIB

IMG-81954

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi tersangka saat konferensi pers. (ist/metro24jam.com)

Loading...

ASAHAN, metro24jam.com – Oknum ketua salah satu Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Asahan ditangkap polisi lantaran melakukan pemerasan terhadap salah seorang pengusaha SPBU dengan modus meminta dana sukarela untuk aksi unjukrasa.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menjelaskan, tersangka Ali Usman Sitorus (27), melakukan pemerasan dengan mengirimkan surat pemberitahuan untuk melakukan aksi unjukrasa ke SPBU PT Aknur Mandiri, di jalan Protokol Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman Asahan.

Salah satu poin dalam surat yang dikirimkan pada tanggal 25 Oktober 2019 itu menyebutkan akan menutup SPBU tersebut, karena tidak memiliki izin.

“Setelah mengirimkan surat tersebut, pada tanggal 27 Oktober 2019, tersangka kemudian meminta uang Rp2.000.000 kepada pengusaha SPBU, dengan alasan akan membatalkan rencana aksi unjukrasa. Saat itu korban masih memberikan sejumlah uang yang diminta oleh pelaku,” beber Faisal pada konferensi pers di Mapolres Asahan, Rabu (6/11/2019).

Selanjutnya, pada tanggal 3 November 2019, Ali Usman kembali mengirimkan surat pemberitahuan aksi unjukrasa ke SPBU PT Aknur Mandiri dengan membawa nama organisasi kepemudaan yang dipimpinnya di Kecamatan Air Joman.

“Pada tanggal 5 November 2019, tersangka yang juga mengaku sebagai mahasiwa fakultas hukum di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Asahan ini, menghubungi korban dan meminta uang sebesar Rp1.500.000 untuk pembatalan aksi serta dan untuk uang kuliahnya,” sebut Faisal yang saat itu didampingi Wakapolres Kompol M Taufik dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Korban yang merasa keberatan kemudian membuat pengaduan ke Mapolres Asahan. Malam hari nya pelaku kembali menghubungi korban dan mengatakan akan datang ke SPBU untuk mengambil uang.

Saat Ali Usman datang dan mengambil uang, polisi kemudian meringkus lalu membawanya ke Mapolres Asahan untuk menjalani penyidikan.

“Hasil penyidikan sementara diketahui bahwa pelaku sudah 2 kali melakukan pemerasan dan menerima uang dari pengusaha SPBU. Pada bulan Oktober 2019, pelaku menerima uang sebesar Rp1.800.000. Kemudian yang kedua pada tanggal 05 November 2019, pelaku menerima uang sebesar Rp2.000.000,” jelas Faisal.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp1.500.000, 1 unit handphone, 1 unit laptop dan 2 lembar surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dari organisasi kepemudaan.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 368 junto pasal 335 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun,” tegas Faisal.

Selain itu, mantan Kapolres Nias Selatan itu juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan serupa.

“Kalau memang ada ditemukan hal-hal yang dianggap suatu tindak pidana atau pelanggaran, agar disampaikan kepada kepolisian atau pihak yang berwenang. Perbuatan ini tergolong premanisme berkedok organisasi. Saya harap jangan ada lagi perbuatan seperti ini, pasti akan saya tindak tegas,” tutupnya. (Lana)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 11:23 WIB

Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (28/1/2020) sore kemarin. Akibatnya sejumlah kecamatan terendam banjir. Informasi ...
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Loading...

Loading…