Rabu, 13 November 2019 | 06.00 WIB
Metro24Jam>News>Anggota DPRD Kutai Kartanegara Ditipu Lewat HP, Otak Pelaku ‘Bermain’ dari Lapas Klas IIA Siantar

Anggota DPRD Kutai Kartanegara Ditipu Lewat HP, Otak Pelaku ‘Bermain’ dari Lapas Klas IIA Siantar

Rabu, 6 November 2019 - 20:20 WIB

IMG-81939

Para tersangka saat diamankan di Mapolres Pematangsiantar. (ist/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Seorang narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar ditangkap tim gabungan dari Polres Kutai Kertanegara Polda Kaltim, dibantu personel Polres Siantar dan Simalungun, karena melakukan tindakan penipuan, sepekan lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun Metro24jam.com, dari 7 anggota komplotan penipuan lewat telepon seluler ini, disita barang bukti uang ratusan juta rupiah dan 3 unit mobil mewah, salah satunya Mitsubishi Pajero.

Napi disebutkan bernama Supriatin alias Priatin (26), warga Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun, ditangkap dari Lapas Klas II A Pematangsiantar.

Pria tersebut diduga merupakan otak pelaku penipuan melalui telepon seluler dengan modus menyaru sebagai personel dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepala Satuan (Kasat) pada setiap Polres.

Dalam aksi terakhirnya, komplotan ini berhasil meraup uang tunai Rp120 juta dari salah seorang korbannya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Kutai Kertanagara, Kalimantan Timur.

“Ada yang diamankan dari Aceh, Jambi. Otak pelakunya diamankan dari Lapas Pematangsiantar. Enam orang lagi berperan sebagai menampung uang hasil penipuan. Rata-rata korbannya warga Kalimantan,” sebut sumber kepada Metro24jam.com, Rabu (6/11/2019).

Dijelaskannya, para tersangka melakukan penipuan terhadap para korbannya melalui telepon seluler maupun media sosial. “Korban teranyar anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam menjalankan aksi, para tersangka mengaku sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kasat dari beberapa Polres.

“Tersangka kemudian menghubungi korban dan mengatakan korban sedang bermasalah di lembaga yang diakuinya,” bebernya.

Pada beberapa kesempatan, modus yang dilakukan adalah dengan menyuruh seorang perempuan untuk menyampaikan kepada pihak keluarga korban, bahwa dia hendak mengajak kerjasama jual beli ponsel.

Lalu, tersangka mengaku sedang melakukan bisnis di luar negeri dan berjanji akan mengirimkan sejumlah ponsel dagangan kepada korban setelah mentransfer sejumlah uang yang disepakati.

Namun, akhirnya barang yang dijanjikan tidak pernah sampai kepada korban.

Setelah mengetahui tertipu, korban kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

“Setelah dilakukan penelusuran, otak pelaku ternyata sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar,” sebutnya.

Hingga saat ini, polisi disebut masih terus menelusuri informasi adanya ketelibatan oknum-oknum tertentu di lingkungan Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Salah satu nomor rekening yang berhasil dilacak petugas, disebut-sebut menerima imbalan 10% dari hasil kejahatan yang dilakukan.

Sampai saat ini, ketujuh pelaku penipuan itu dikatakan masih dititipkan di Mapolres Pematangsiantar. Rencananya para tersangka akan dibawa ke Polres Kutai Kartanegara untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siantar Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi melalui KBO Sat Reskrim Iptu Sutari mengatakan, kasus penipuan lewat telepon seluler itu belum ada warga Pematangsiantar yang menjadi korban.

“Belum ada yang melapor warga Siantar korbannya, dan semua korbannya masih warga Kalimantan,” sebut Sutari kepada awak media.

Terkait hal itu, Ka Lapas Klas II Pematangsiantar Porman Siregar tak bisa dikonfirmasi. Pesan Aplikasi WhatsApp kru Metro24jam.com masih terlihat diblokir. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:37 WIB

Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar pertemuan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat serta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Labuhanbatu di ruang Data ...
Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:26 WIB

Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi

Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara memaparkan pengungkapan kegiatan pengoplosan gas dari tabung ukuran 3 kilogram ke tabung non subsidi 12 ...
Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:50 WIB

Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI

Bupati H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT bersama unsur Forkopimda menggelar temu ramah dengan Dandenpom 1/1 Pematangsiantar Letkol CPM Muhammad ...
Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:42 WIB

Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’

Pekerjaan sambilan menjual 'mimpi' yang dilakukan pria bernama Metro Silalahi ini ujung-ujungnya berakhir jadi 'mimpi buruk'. Menawarkan hadiah besar dari ...
Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:17 WIB

Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya

Sri Munawan (39) ditangkap polisi di belakang rumahnya di Desa Sei Jawi-jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Asahan, Senin (11/11/2019) sekira ...
Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 20:51 WIB

Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Ratusan warga melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kades Rili Kemit (57), di Balai Desa Ketangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Selasa (12/11/2019) ...
Loading...

Loading…