Rabu, 13 November 2019 | 06.51 WIB
Metro24Jam>News>Jalan di Hutabaru Raja Rusak Tak Diperbaiki, Warga Unjukrasa Ultimatum PT HMB

Jalan di Hutabaru Raja Rusak Tak Diperbaiki, Warga Unjukrasa Ultimatum PT HMB

Selasa, 5 November 2019 - 13:45 WIB

IMG-81832

Massa berunjukrasa di lokasi jalan yang mengalami kerusakan sangat parah. (Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Warga dari 5 desa bersama Aliansi Jalan Rusak Kecamatan Huta Bayu Raja (AJRKHBR) melakukan aksi unjukrasa mulai dari Nagori Raja Maligas, Selasa (5/11/2019). Massa memprotes kerusakan infrastruktur kondisi jalan kecamatan yang semakin rusak parah.

Koordinator Aksi Suhandra mengatakan warga yang berunjukrasa merupakan dari 5 nagori, yaitu Silakkidir, Rajamaligas 1, Rajamaligas, Bahal Batu dan Boluk, Kecamatan Hutabayu Raja, Simalungun.

“Sampai saat ini, upaya perbaikan belum nampak sedikitpun. Oleh sebab itu, kita meminta DPRD Simalungun agar mendesak Pemkab Simalungun segera memperbaiki kerusakan jalan ini,” katanya.

Kerusakan jalan ditengarai akibat truk-truk dengan tonase berlebih melintas di jalan tersebut. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah, bahkan mirip kolam ikan ketika hujan turun.

“Kalau memang kapasitas jalan hanya untuk kendaraan 8 ton, ya harus diportal. Seperti jalan lainnya juga diportal, sehingga truk yang melebihi muatan yang bisa merusak jalan tidak bisa melintas,” tegas Suhandra.

Pegiat muda di Simalungun ini juga menegaskan, seharusnya Pemkab Simalungun sudah menganggarkan dana untuk perbaikan infrastruktur jalan yang rusak tersebut.

Truk pengangkut sawit melintasi jalan rusak. Insert: Salah satu poster yang dibawa pengunjukrasa. (Suhendra/metro24jam.com)

“Tidak harus menunggu semuanya jalan rusak, perbaikan itu bisa dilakukan secara prioritas di Jalan Raja Maligas (Kampung Jawa), ini yang sudah semakin parah,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kerusakan Jalan di Kecamatan Huta Bayu Raja sudah lama dikeluhkan masyarakat. Selain itu, truk-truk yang melintas juga dituding menjadi biang polisi udara karena mengakibatkan debu berterbangan ketika kendaraan tersebut melintas.

Tak cuma itu, kebisingan yang ditimbulkan truk-truk tersebut juga dinilai sudah mengganggu ketenteraman warga.

Suhandra mengatakan, aksi mereka bertujuan untuk menuntut pengaspalan jalan dari simpang Boluk sampai Rihninggol, menuntut kenaikan kelas jalan, mendesak penutupan lubang-lubang dangan batu padas oleh pengusaha.

“Jika tidak diindahkan, massa akan memasang portan ruas jalan,” ucapnya di hadapan warga yang ikut berunjuk rasa.

Sementara itu, beberapa warga mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan parah. (Suhendra/metro24jam.com)

“Warga sepanjang Jalan Raja Maligas ini juga sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi juga tidak ada respon dari Pemkab Simalungun. Bosan dengan penyampaian tapi juga tidak ada hasil,” sebut seorang warga yang ikut dalam aksi.

Pantauan Metro24jam.com di lokasi, Selasa (5/11/2019), pengunjuk rasa berjalan dari Nagori Raja Maligas lalu menyampaikan aspirasi di halaman PT HBM dan Ramayana.

Massa kemudian berunjuk rasa di lokasi jalan paling rusak dan melakukan aksi memancing, menjala, menanggok ikan serta bertanam pisang.

Mereka juga menandatangani petisi di kain mori, membakar ikan serta berfoto selfi. Rencananya, aksi akan berlanjut ke kantor Camat dan Gedung DPRD serta Kantor Bupati Simalungun.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun, Benni Saragih, ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan penjelasan. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:37 WIB

Hadirkan 2 Narasumber, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Antisipasi HIV/AIDS

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar pertemuan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat serta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Labuhanbatu di ruang Data ...
Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 22:26 WIB

Sat Reskrim Polres Batubara ‘Pamerkan’ Pengoplos Gas Bersubsidi

Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara memaparkan pengungkapan kegiatan pengoplosan gas dari tabung ukuran 3 kilogram ke tabung non subsidi 12 ...
Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:50 WIB

Pemkab Labuhanbatu Terus Tingkatkan Sinergitas dengan TNI

Bupati H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT bersama unsur Forkopimda menggelar temu ramah dengan Dandenpom 1/1 Pematangsiantar Letkol CPM Muhammad ...
Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:42 WIB

Jual ‘Mimpi’, Pekerjaan Sampingan Petani Ini Berakhir Jadi ‘Mimpi Buruk’

Pekerjaan sambilan menjual 'mimpi' yang dilakukan pria bernama Metro Silalahi ini ujung-ujungnya berakhir jadi 'mimpi buruk'. Menawarkan hadiah besar dari ...
Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 21:17 WIB

Bandar Sabu Sei Jawi-jawi Diciduk dari Belakang Rumahnya

Sri Munawan (39) ditangkap polisi di belakang rumahnya di Desa Sei Jawi-jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Asahan, Senin (11/11/2019) sekira ...
Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 20:51 WIB

Kades Ketangkuhen Disebut Berkepribadian Unik, Kakek dan Ayah Juga Bunuh Diri

Ratusan warga melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kades Rili Kemit (57), di Balai Desa Ketangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Selasa (12/11/2019) ...
Loading...

Loading…