Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.46 WIB
Metro24Jam>News>Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemdes Empat Negeri, SKT Kantor Desa Diragukan?

Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemdes Empat Negeri, SKT Kantor Desa Diragukan?

Kamis, 10 Oktober 2019 - 18:12 WIB

IMG-80128

Kantor Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh Batubara. Insert: Mantan Kades Kamaluddin. (Taufik/metro24jam.com)

BATUBARA, metro24jam.com – Polemik dugaan penyerobotan tanah milik warga oleh Pemerintah Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh terus berlanjut. Mantan Kades Kamaluddin pun ikut angkat bicara dan meragukan keabsahaan Surat Keterangan Tanah (SKT) Balai Desa Empat Negeri.

Alasannya, pada copy SKT No: 590/09/SKT-EN/1998 ditandatangani Kepala Desa Empat Negeri Biruddin (alm) yang melibatkan Camat Lima Puluh tidak dibubuhi tanda tangan lengkap serta stempel jabatan camat.

Selain itu, SKT tidak melampirkan surat alas hak atau asal usul tanah serta tidak ditandatangani saksi batas.

Hal itu diungkapkan Kamaluddin kepada wartawan, di Lima Puluh menanggapi sengketa lahan balai desa Empat Negeri dengan masyarakat, Kamis (10/10/2019).

“Sengketa tapak balai desa dengan ahli waris pemilik tanah kini menimbulkan dugaan terjadi penyerobotan tanah warga oleh pemerintah desa. Dan, dalam hal itu pihak pemerintah desa sudah melakukan upaya penyelesaian,” katanya.

Namun menurut Kamaluddin, upaya yang dilakukan pihak desa justru menimbulkan dugaan terjadi rekayasa. Sebab, dari proses pengukuran ulang tidak dihadiri ahli waris pemilik tanah yang berbatas dengan balai desa.

Menyinggung kabar adanya ‘hibah dadakan’ sehingga terjadi kelebihan tanah balai desa, menurut Kamaluddin, hal itu harus segera diluruskan.

“Pada SKT jelas menerangkan bahwa tanah balai desa seluas 413 M2 dengan salah satu batas adalah Jalan Desa berukuran 18,8 meter. Lalu darimana bisa terjadi kelebihan, sementara di dalam tanah tersebut sudah bertahun-tahun bangunan didirikan,” tandasnya.

Jika disebutkan kelebihan tanah berdasarkan hibah susulan oleh seseorang, maka si penghibah harus menunjukkan bukti kepemilikan/penguasaan.

“Jika tidak ada bukti lalu apa dasar si penghibah mengklaim tanah tersebut menjadi miliknya,” tanyanya lagi.

Kamaluddin meminta pemerintah desa segera melakukan upaya penyelesaian sehingga persoalan menjadi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selesaikan secara administrasi yang jelas, kalau prosesnya direka-reka maka bisa berdampak hukum,” tutup Kamaluddin. (fik)

BACA JUGA:
Pemdes Empat Negeri Dituding Serobot Tanah, Gara-gara Kades Sebut Ahli Waris ‘Hang’, Alamak!


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…