Jumat, 18 Oktober 2019 | 04.02 WIB
Metro24Jam>News>Desak Bupati Copot Kades Berstatus Residivis, Warga Desa Sei Baharu RDP ke DPRD Deliserdang

Desak Bupati Copot Kades Berstatus Residivis, Warga Desa Sei Baharu RDP ke DPRD Deliserdang

Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:15 WIB

IMG-80105

Warga Desa Sei Baharu saat mengikuti RDP di ruangan Komisi A DPRD Deliserdang. (Fani Ardana/metro24jam.com)

DELISERDANG, metro24jam.com – Sekira 25 warga Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPRD Deliserdang terkait Kepala Desa mereka, Kamis (10/10/2019). Pada pertemuan di ruang rapat Komisi A tersebut, warga meminta Kades mereka bernama Suryaman–yang saat ini berstatus residivis pencurian–agar dicopot.

Pertemuan dipimpin Rahmadsyah dari Fraksi PKB, Darwis Batubara (PKS) dan dr Sofie (Demokrat) dihadiri Kadis PMD Deliserdang Citra Effendy Capah, mewakili Camat Hamparan Perak Junaidi dan pengurus BPD Desa Sei Baharu dan tokoh agama dan masyarakat desa tersebut.

Salah seorang warga bernama Ahmad Rusli menyampaikan, Kades Suryaman, sebagai pejabat pemerintah, seharusnya seharusnya menjadi panutan di desa.

“Ini bisa jadi kerancuan, karena tetap didudukkan menjadi kepala desa. Selaku yang menjadi panutan, apakah gak ada pikiran kita melihat etika kades seperti ini? Kita berpedoman patuh hukum. Tapi tidak memikirkan rasa hati kami, kami meminta Suryaman dicopot,” katanya.

Lanjut Amhad, warga Desa Sei Baharu ada sebanyak 3000 jiwa lebih, 60 persennya menolak dipimpin Kades yang pernah dterpidana tersebut.

“Kami tidak menginginkan dia jadi Kades kembali. Kami ingin Kades ini dicopot dari jabatannya,” tandasnya.

Ustadz Jalaludin selaku Badan Kemakmuran Masjid di desa tersebut sependapat dengan warga lainnya.

“Apa yang disampaikan kawan-kawan tadi, kalau kita lihat dari segi agama, kejujuran, amanah, ada kecerdikan tidak bodoh dan menyampaikan. Kades tidak mencerminkan ketiga hal itu dan tidak peduli sama warganya. Gaya kades itu pakai celana pendek baju koboy tidak mencerminkan sebagai pelayan dan pengayom. Kami berharap DPRD dan bupati mencopot Kades ini,” kata Jalaludin.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Safarudin. “Ini periode ke-2 dia menjabat. Sifat-sifat dia saya tahu dia memang arogan, kayak koboy kaca mata hitam pakai kreta knalpot blong. Suryaman ini maunya kemauannya saja, kami meminta agar diberhentikan saja dia,” kata Safarudin.

Menanggapi permitaan warga tersebut, Kadis PMD Citra Efenddy Capah mengatakan bahwa pihaknya bisa menerima informasi yang semakin terang benderang dari pertemuan RDP ini.

“Ini untuk kepentingan masyarakat. Kami menerima laporan ini dan mengintruksikan camat agar segera menetapkan pelaksana harian pada waktu oknum kades tersebut dipenjara. Tapi dia tetap status kepala desa,” katanya.

“Ketika Kades menjalani hukuman, kita langsung mengintruksikan ada pelaksana harian. Saat itu masyarakat menyurati bupati dengan melampirkan salinan dari pengadilan soal kasus tersebut, seperti menyatakan telah terbukti secara sah bersalah,” imbuhnya.

“Nah, kami terima ini dari BPD dan kami langsung tindaklanjuti laporan BPD itu dengan melakukan pertemuan di kantor PMD bersama asisten dan pihak terkait,” kata Capah.

Sementara itu pimpinan RDP Rahmadsyah meminta agar meninjau ulang kembali pengaktifan kepala desa yang telah tersndung pidana dan berstatus terpudana.

“Fraksi kami meminta agar penonaktifan Suryaman ditinjau ulang sebagai kades” tegas Rahmadsyah.

Sementara itu, Muhajir, salah satu saksi pencurian yang dilakukan Kades Suryaman mengatakan, oknum Kades tersebut melakukan pencurian kambing tanggal 24 Maret 2018 sore hari.

“Bulan tiga (Maret) tanggal 24, sore jam lima gitu. Saya sebagai saksinya oknum kades itu mencuri kambing,” kata Muhajir yang hadir di RDP. (fan)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…