Senin, 1 Juni 2020 | 05.17 WIB
Metro24Jam>News>Terkait Kematian Golfrid Siregar, 12 Saksi Diperiksa, 3 Orang Jadi Tersangka Pencurian

Terkait Kematian Golfrid Siregar, 12 Saksi Diperiksa, 3 Orang Jadi Tersangka Pencurian

Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:22 WIB

IMG-80099

Polisi saat melakukan Olah TKP di Under Pass Titi Kuning, Rabu (9/10/2019). (Lana/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Delitua, masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian Aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar.

Hingga saat ini, polisi mengaku sudah memeriksa 12 saksi untuk mengetahui penyebab pasti kematian advokat yang disebut ditemukan terkapar di Underpass Titi Kuning, Kamis (3/10/2019) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto mengungkapkan, dari 12 saksi yang diperiksa secara marathon, penyidik kemudian menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Ketiganya terbukti mencuri barang milik Golfrid.

Dalam laporan keluarga kepada poliis, harta benda milik Golfrid diduga telah dicuri saat dibawa ke rumah sakit.

“Ada tiga saksi ditetapkan sebagai tersangka. Dan salah satunya pengemudi Betor yang membawa korban ke rumah sakit. Mereka terbukti mencuri barang-barang milik korban,” ungkap Eko, Kamis (10/10/2019) pagi.

Menurut Eko, pengemudi betor pada waktu melintas melihat Golfrid tergeletak berdarah di kawasan Under Pass.

“Waktu dia nolong, dia memiliki niat jahat, lalu dibawa ke rumah sakit,” beber Eko.

Selanjutnya, seusai mengantarkan ke RS Mitra Sejati, ketiga orang tersebut mengambil barang-barang milik Golfrid, berupa laptop dan dua unit HP.

“Setelah itu dijual dan dibagi bagi. Yang sempat dijual laptop sama handphone, ada handphone merk Samsung seharga 300. Total kalau ngak salah 550 sama laptop,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, saat ini polisi masih memburu dua tersangka lainnya, yang diduga ikut melakukan pencurian.

Meski begitu, dia mengaku belum bisa memberikan informasi secara rinci terkait hal itu.

“Silahkan konfirmasi lebih lanjut sama Jahtarnas Polda ya, karena yang nangkap mereka semalam,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian Golfrid Siregar. Keluarganya menduga, bahwa Golfrid meninggal karena dibunuh.

“Semalam, tim sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pastinya korban meninggal. Nanti hasilnya akan disampaikan oleh pimpinan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Golfrid Siregar aktivis HAM dan Advokat Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut ditemukan terkapar di tepi jalan, Kamis (3/10/2019) dinihari.

Informasi awal menyebutkan, pria itu ditemukan di kawasan Simpang Pos Jalan Jamin Ginting Medan. Namun, setelah polisi berhasil menemukan pengemudi Betor yang mengantarkannya ke RS Mitra Sejati, Golfrid diakui ditemukan di jalur Under Pass Titi Kuning.

Golfrid kemudian menghembuskan nafas terakhirnya setelah 3 hari mendapat perawatan di ruang ICU RSUP H Adam Malik.

Pihak keluarga kemudian membuat laporan ke polisi karena menduga kematian Golfrid tidak wajar, bukan akibat kecelakaan lalulintas seperti yang dikatakan sebelumnya.

Pri itu dinyatakan hilang sejak Rabu, 2 Oktober 2019 sekira pukul 17.00 Wib. Saat itu dia permisi keluar untuk bertemu seseorang di kawasan Marindal. Namun setelah itu, pihak keluarga kemudian tidak bisa menghubungi Golfrid. (tim)

BACA JUGA:
Misteri Kematian Golfrid Siregar, Aktivis Walhi Itu Ternyata Ditemukan di Under Pass Titi Kuning

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Satu unit mobil pick-up box yang diduga membawa muatan oli kotor, terbakar di ruas Jalan Tol Belmera, Kecamatan Percut Sei ...
Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Seorang pemuda tewas dalam perawatan di rumah sakit usai mengalami kecelakaan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan--Tebing Tinggi, tepatnya ...
Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Sejumlah warga yang berdomisili di Jalan Waru, Kecamatan Medan Petisah mendadak riuh,Jumat (29/5) dinihari.Pasalnya seorang pria mendadak keluar dari hotel ...
Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) angkatan 96 Bharatasena menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu terdampak pandemi Coronavirus ...
Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Satu rekaman video aksi pencurian AC di siang bolong viral di group-group WhatsApp wartawan. Aksi itu diketahui terjadi di eks ...
Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Pandemi virus corona (Covid-19) tak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat. Tak sedikit warga terpaksa kehilangan pekerjaan dan ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…