Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.36 WIB
Metro24Jam>News>Edarkan Kosmetik Ilegal, Direktur CV Agung Lestari Dituntut 5 Bulan Penjara

Edarkan Kosmetik Ilegal, Direktur CV Agung Lestari Dituntut 5 Bulan Penjara

Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:51 WIB

IMG-80058

Djajawi Murni di persidangan. (Eza/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean menuntut Djajawi Murni (54) selama 5 bulan penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 3 bulan kurungan. Direktur CV Agung Lestari itu dianggap terbukti mengedarkan kosmetik ilegal ke sejumlah toko.

“Meminta kepada majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Djajawi Murni selama 5 bulan dan denda Rp 5 miliar subsider 3 bulan,” tandas JPU Fransiska di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (9/10/2019).

Dalam amar tuntutan yang dibacakan JPU dari Kejatisu tersebut, terdakwa dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 62 ayat (1) UU RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Usai membacakan tuntutan, majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Dalam dakwaan JPU Daulat Napitupulu dan Fransiska Panggabean, pada tanggal 21 Januari 2019, terdakwa ditangkap petugas Polda Sumut di gudang kosmetik miliknya, Jalan Merbau Nomor 12 Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah.

“Terdakwa dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar. Sediaan farmasi dan alat kesehatan hanya dapat diedarkan setelah mendapat izin edar,” ucap JPU.

Awalnya, terdakwa mendirikan CV Agung Lestari yang bergerak di bidang perdagangan dan jual beli kosmetik, pada tahun 2004. Tahun 2013, terdakwa memulai usaha menjual kosmetik tidak memiliki izin edar yang dibeli dari Malaysia.

Selang satu tahun kemudian, terdakwa ingin mengurus izin edar kosmetik yang diperjualbelikan melalui kantor biro jasa bernama Felix. Saat itu, terdakwa hanya melalui komunikasi saja dan tidak membuat surat permohonan resmi secara tertulis.

“Sehingga terdakwa tidak dapat memiliki izin untuk memperjualbelikan kosmetik tersebut,” cetus Fransiska. Selama menjalankan bisnis kosmetik ilegal itu, terdakwa mempunyai 16 konsumen tetap di Pasar Sambas dan Petisah. Tak lama, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat dan langsung melakukan penyelidikan.

Lalu, petugas melihat Roni Faisal mengendarai kereta dengan membawa kotak berisi kosmetik yang didistribusikan ke sejumlah toko. Benar saja saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan isi kotak yang dibawa Roni Faisal berisi kosmetik ilegal.

“Dari hasil interogasi, Roni mengaku bahwa kosmetik ilegal tersebut milik terdakwa. Ketika dilakukan penggeledahan di Gudang CV Agung Lestari, petugas mengamankan puluhan produk kosmetik ilegal,” pungkas JPU. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…