Senin, 1 Juni 2020 | 05.50 WIB
Metro24Jam>News>Edarkan Kosmetik Ilegal, Direktur CV Agung Lestari Dituntut 5 Bulan Penjara

Edarkan Kosmetik Ilegal, Direktur CV Agung Lestari Dituntut 5 Bulan Penjara

Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:51 WIB

IMG-80058

Djajawi Murni di persidangan. (Eza/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean menuntut Djajawi Murni (54) selama 5 bulan penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 3 bulan kurungan. Direktur CV Agung Lestari itu dianggap terbukti mengedarkan kosmetik ilegal ke sejumlah toko.

“Meminta kepada majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Djajawi Murni selama 5 bulan dan denda Rp 5 miliar subsider 3 bulan,” tandas JPU Fransiska di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (9/10/2019).

Dalam amar tuntutan yang dibacakan JPU dari Kejatisu tersebut, terdakwa dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 62 ayat (1) UU RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Usai membacakan tuntutan, majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Dalam dakwaan JPU Daulat Napitupulu dan Fransiska Panggabean, pada tanggal 21 Januari 2019, terdakwa ditangkap petugas Polda Sumut di gudang kosmetik miliknya, Jalan Merbau Nomor 12 Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah.

“Terdakwa dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar. Sediaan farmasi dan alat kesehatan hanya dapat diedarkan setelah mendapat izin edar,” ucap JPU.

Awalnya, terdakwa mendirikan CV Agung Lestari yang bergerak di bidang perdagangan dan jual beli kosmetik, pada tahun 2004. Tahun 2013, terdakwa memulai usaha menjual kosmetik tidak memiliki izin edar yang dibeli dari Malaysia.

Selang satu tahun kemudian, terdakwa ingin mengurus izin edar kosmetik yang diperjualbelikan melalui kantor biro jasa bernama Felix. Saat itu, terdakwa hanya melalui komunikasi saja dan tidak membuat surat permohonan resmi secara tertulis.

“Sehingga terdakwa tidak dapat memiliki izin untuk memperjualbelikan kosmetik tersebut,” cetus Fransiska. Selama menjalankan bisnis kosmetik ilegal itu, terdakwa mempunyai 16 konsumen tetap di Pasar Sambas dan Petisah. Tak lama, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat dan langsung melakukan penyelidikan.

Lalu, petugas melihat Roni Faisal mengendarai kereta dengan membawa kotak berisi kosmetik yang didistribusikan ke sejumlah toko. Benar saja saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan isi kotak yang dibawa Roni Faisal berisi kosmetik ilegal.

“Dari hasil interogasi, Roni mengaku bahwa kosmetik ilegal tersebut milik terdakwa. Ketika dilakukan penggeledahan di Gudang CV Agung Lestari, petugas mengamankan puluhan produk kosmetik ilegal,” pungkas JPU. (eza)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Satu unit mobil pick-up box yang diduga membawa muatan oli kotor, terbakar di ruas Jalan Tol Belmera, Kecamatan Percut Sei ...
Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Seorang pemuda tewas dalam perawatan di rumah sakit usai mengalami kecelakaan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan--Tebing Tinggi, tepatnya ...
Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Sejumlah warga yang berdomisili di Jalan Waru, Kecamatan Medan Petisah mendadak riuh,Jumat (29/5) dinihari.Pasalnya seorang pria mendadak keluar dari hotel ...
Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) angkatan 96 Bharatasena menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu terdampak pandemi Coronavirus ...
Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Satu rekaman video aksi pencurian AC di siang bolong viral di group-group WhatsApp wartawan. Aksi itu diketahui terjadi di eks ...
Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Pandemi virus corona (Covid-19) tak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat. Tak sedikit warga terpaksa kehilangan pekerjaan dan ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…