Rabu, 29 Januari 2020 | 02.21 WIB
Metro24Jam>News>Dinilai Meresahkan Warga Setempat, Polisi Diminta Razia Karaoke di Perdagangan 1

Dinilai Meresahkan Warga Setempat, Polisi Diminta Razia Karaoke di Perdagangan 1

Rabu, 9 Oktober 2019 - 22:48 WIB

IMG-80051

Beberapa wanita pemandu lagu terlihat menunggu tamu di depan gerbang masuk karaoke. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SJMALUNGUN, metro24jam.com – Polisi diminta merazia sebuah klub karaoke di kawasan Jalan Sisingmangaraja Kelurahan Perdagangan 1 Kecamatan Bandar, Simalungun untuk membongkar dugaan praktik prostitusi di tempat hiburan tersebut.

Selain dugaan menjadi tempat prostitusi terselubung, karaoke tersebut juga disebut-sebut sering dijadikan lokasi transaksi narkotika, terutama pil ekstasi.

Sumber Metro24jam.com mengaku pernah sekali masuk ke karaoke tersebut. Untuk ditemani perempuan muda berpenampilan para pengunjung harus siap-siap merogoh kocek berkisar Rp300.000 sampai Rp400.000.

“Itu belum termasuk biaya room dan pesanan makanan serta minuman saat karaoke,” kata pria tersebut kepada Metro24jam.com.

Menurut dia, biaya Rp300.000 hingga Rp400.000 itu hanya untuk menemani pengunjung pria yang masuk ke karaoke.

“Kalau pegang-pegang di situ gak apa-apa. Kalau mau lanjut, ya siapkan tergantung kesepakatan lah,” kata dia.

Para Pemandu Lagu tersebut biasanya akan menunggu di depan pintu gerbang masuk. Di sana mereka akan merayu pelanggan untuk masuk berkaraoke. Selanjutnya, jika bersedia, para tamu akan diminta memesan room.

Setelah mendapat room pesanan, pelanggan kemudian disuruh menunggu di sana.

“Di sana nanti kita ditanya sama orang yang disebut ‘Joki’, kalau mau pesan teman perempuan muda,” sebut sumber.

Masih menurut pria itu, pelanggan karaoke tersebut saat ini lebih dominan pekerja di kawasan industri seputaran KEK Sai Mangke. “Tapi ada juga orang asing,” kata dia tanpa menjelaskan maksud ‘asing’ tersebut.

“Kalau untuk mendapatkan ‘obat’, biasanya melalui kurir bekerja di tempat hiburan malam di Kota Pematangsiantar,” bebernya lagi.

Selama ini, menurut dia, barang-barang haram tersebut dipasok oleh seseorang berinisial DS, di Pematangsiantar.

“Harganya bervariasi mulai dari Rp250.000. Sementara yang di sini (Perdagangan), hanya kurir untuk memasarkan obat,” sebutnya lagi.

Pria berbadan kurus itu mengatakan, jika pihak berwajib melakukan razia mendadak, kemungkinan besar akan meringkus para pengedar atau para hidung belang yang bertransaksi seks di sana.

“Saya rasa, pihak berwajib sudah paham dan mengertilah. Tempat ini pun memang sudah meresahkan masyarakat,” katanya lagi.

Terkait masalah itu, Manajer Karaoke Fahri ketika dikonfirmasi terkesan mengelak. “Informasi apa tu bang? Aku di Siantar pulak ini bang, langsung ama Ivan (Kabag Pemasaran) aja boleh bang,” katanya.

Sementara, Metro24jam.com mengonfirmasi Ivan, jawaban yang diterima juga hampir serupa. “Miras, narkoba, PL yang di mana maksud ya?” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Muhammad Agustiawan SIK ketika dikonfirmasi mengaku akan segera mengambil tindakan. “Siap bang, segera kita tindak lanjuti bang,” katanya ketika dikonfirmasi via WhatsApp Rabu (9/10/2019), sore. (age)

BACA JUGA:
Karaoke di Perdagangan 1 Ini Disebut Jual Miras Serta Jadi Tempat Transaksi Prostitusi dan Narkoba


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…