Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.13 WIB
Metro24Jam>News>Lagi, Forum Swakelola Demo, Kantor PU Deliserdang Dijaga Ketat, Wartawan Dilarang Masuk

Lagi, Forum Swakelola Demo, Kantor PU Deliserdang Dijaga Ketat, Wartawan Dilarang Masuk

Rabu, 9 Oktober 2019 - 19:57 WIB

IMG-80034

Massa saat berunjukrasa di halam belakang kantor PU Deliserdang. (Fani Ardana/metro24jam.com)

DELISERDANG, metro24jam.com – Puluhan massa yang menamakan diri Forum Swakelola Terzolimi kembali melakukan aksi unjukrasa ke kantor bupati, PU dan Keuangan Daerah Deliserdang, Rabu (9/10/2019).

Aksi kelima kalinya ini juga menuntut tagihan yang disebut belum dibayarkan Pemkab Deliserdang terhadap pekerjaan yang sudah diselesaikan para pelaku swakelola tersebut.

Pantauan Metro24jam.com, penjagaan ketat dilakukan oleh petugas keamanan ketika massa tiba di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Deliserdang.

Massa akhirnya mencoba masuk dari pintu pagar belakang. Di situ sempat terjadi perdebatan karena petugas melarang massa dan wartawan yang meliput untuk masuk.

Setelah terjadi perdebatan, massa mengatakan mereka sudah resmi melakukan aksi unjuk rasa, pihak sekuriti akhirnya memperbolehkan massa masuk dan berorasi di halaman belakang kantor PU Deliserdang.

Meski begitu, pihak sekuriti sempat melarang para wartawan yang akan meliput unjukrasa itu masuk ke halaman kantor.

“Dari mana bapak, mana identitasnya?” sergah seorang petugas sekuriti.

Seorang satu wartawan TV nasional Sukri dan wartawan analisa Amirul Khair dan Gunawan wartawan elektronik lainya menunjukkan identitas kartu pers dan diperbolehkan masuk.

Sementara di halaman dan kantor PU terlihat dijaga ketat personel Polres Deliserdang, TNI dan POM AD.

Sama seperti aksi sebelumnya, kedatangan massa bertujuan menuntut pembayaran utang swakelola Pemkab Deliserdang tahun 2014 sebesar Rp175 miliar.

Massa kembali datang dengan mengusung dua keranda bertuliskan kecaman terhadap Pemkab Deliserdang yang tak mau membayar hutang proyek pembangunan yang sudah selesai dikerjakan.

Proyek swakelola merupakan program pembangunan Pemkab Deliserdang yang sebelumnya dicanangkan Bupati Amri Tambunan. Namun, setelah pergantian pejabat kepada Ashari Tambunan, program itu akhirnya terhenti dan meninggalkan utang sebanyak Rp175 miliar.

Sejumlah program pemerintah yang dilakukan di antaranya pembangunan jalan, jembatan, parit dan lain lain dan tersebar ke 22 kecamatan di Deliserdang.

Koordinator Aksi Forum Swakelola Terzolimi, Safrin, dalam orasinya mendesak Pemkab Deliserdang agar segera membayar utang tersebut.

“Kami akan terus menuntut hak kami. Bupati zolim yang tak mau bayar utang. Kami hadiahkan dua keranda ini untuk mu sebagai simbol matinya hati nurani mu. Sudah 14 orang rekan kami meninggal namun, uang pekerjaan mereka belum dibayarkan Pemkab Deliserdang,” teriak Safrin di lokasi.

Setelah berorasi dan membacakan tuntutan dari mereka, pihak Dinas PU Deliserdang mempersilahkan beberapa utusan pengunjukrasa beraudensi ke Kadis Donald L Tobing.

Perwakilan massa saat mengajukan tuntutan di hadapan Kadis dan sejumlah staf PU Deliserdang. (Fani Ardana/metro24jam.com)

Meski begitu, awak media tetap tidak diperbolehkan masuk dan massa lainnya tertahan di luar aula pertemuan di lantai 2 kantor Dinas PU Deliserdang.

Informasi yang dihimpun, pada pertemuan di aula Dinas PU tersebut, Safrin yang mewakili massa Forum Swakelola terzolimi kembali mengajukan tuntutan agar pihak PU Deliserdang membayar utang pekerjaan kepada mereka.

Selain itu, Safrin juga membacakan 21 poin tuntutan tentang GDSM di hadapan Kadis Donald L Tobing serta sejumlah pejabat dan staf PU lainnya.

Menanggapi hal itu, Donald L Tobing kemudian mengatakan, bahwa pihaknya masih menuggu amar putusan hakim, karena hal tersebut sudah masuk ke ranah pengadilan dan hukum.

“Kami ada bagian hukum di Pemkab, silahkan nanti tanya sama pihak hukum kami. Kami masih menuggu amar putusan dari pihak hukum dari permasalahan ini,” kata Donald L Tobing. (fan)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…