Rabu, 29 Januari 2020 | 01.52 WIB
Metro24Jam>News>Misteri Kematian Golfrid Siregar, Aktivis Walhi Itu Ternyata Ditemukan di Under Pass Titi Kuning

Misteri Kematian Golfrid Siregar, Aktivis Walhi Itu Ternyata Ditemukan di Under Pass Titi Kuning

Rabu, 9 Oktober 2019 - 19:00 WIB

IMG-80015

Posisi sepedamotor dan Golfrid, berdasarkan kesaksian pengemudi betor. (Lana/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Tim gabungan dari Polda Sumut, Satlantas Polrestabes Medan dan Polsek Delitua, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus kematian Aktivis HAM dan Koordinator Walhi Sumut Golfrid Siregar.

Hal itu dilakukan setelah polisi berhasil menemukan betor berikut pengemudi yang membawa Golfrid ke RS Mitra Sejati.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Golfrid ditemukan sekarat di Simpang Pos, Kelurahan Medan Johor, Kamis (3/10/2019) dinihari. Namun, setelah polisi menemukan pengemudi betor yang membawanya ke RS Mitra Sejati, ternyata Golfrid disebut ditemukan di Under Pass Titi Kuning, Kelurahan Medan Johor.

Olah TKP tepat di Under Pass Titi Kuning dipimpin Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini, Kasubdit III Jahtanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kapolsek Delitua Kompol Efianto, dimulai sekira pukul 11.20 Wib hingga 13.15 Wib.

AKBP Juliani Prihartini yang ditemui seusai olah TKP mengatakan, salah seorang yang membawa korban ke rumah sakit, rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Saat olah TKP, berdasarkan keterangan saksi, kondisi korban saat ditemukan berada di Under Pass dengan posisi terkapar tidak mengenakan helm. “Di lokasi juga tidak ada helm,” ujar Juliani.

Juliani juga mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim khusus analisis. “Tadi juga datang tim TAA (Traffic Accident Analyst) untuk menganalisa apakah ini kejadian kecelakaan lalu lintas. Namun, belum bisa kita simpulkan, saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Metro24jam.com, pengemudi betor diketahui bernama Nandes Naibaho (44), warga Jalan Bajak 5 Ujung, Desa Marindal 1, Dusun VI, Kecamatan Patumbak.

Sepedamotor milik Golfrid tidak terlihat mengalami kerusakan. (Lana/metro24jam.com)

Polisi menghadirkan Nandes untuk mengetahui posisi pasti pengemudi betor itu menemukan lokasi tepat ditemukannya Golfrid dan sepedamotornya.

Pjs Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto membenarkan pihaknya melakukan olah TKP terkait kematian Golfried. “Iya, masih didalami,” katanya, Rabu (9/10/2019).

Polisi diketahui sudah melakukan otopsi terhadap jasad Golfrid di RS Bhayangkara Medan. Meski begitu, Kompol Eko mengaku belum mengetahui hasilnya. “Hasil otopsi belum didapat,” jelasnya singkat.

Sebelumnya, Wakapolsek Delitua AKP MKL Tobing ketika dikonfirmasi, Rabu (9/10/2019) pagi, membenarkan pihaknya telah mengamankan Betor yang membawa Golfrid saat ditemukan dalam kondisi sekarat.

“Dari pengakuannya, waktu itu dia (Nandes) sedang melintas di Under Pass Titi Kuning dan sedang membawa penumpang menuju Jalan Ngumban Surbakti. Jadi, dia lihat korban sudah dalam keadaan terluka dan tidak sadarkan diri,” beber Tobing kepada Metro24jam.com.

Betor dan pengemudi yang membawa Golfrid ke RS Mitra Sejati saat dibawa ke Mapolsek Delitua. (Sam/metro24jam.com)

Nandes, menurut Tobing, ditemukan petugas Rabu (9/10/2019) sekira pukul 08.00 Wib di Jalan Karya Wisata Ujung, dekat simpang Jalan Eka Surya, Kecamatan Medan Johor. Selanjutnya, kendaraan roda tiga milik Nandes pun diboyong ke Polsek Delitua.

Di Mapolda Sumut, Kapolda Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan sudah memerintahkan Direktur Ditkrimum dan Kapolrestabes Medan membentuk tim khusus menangani kasus tersebut.

Agus menjelaskan, polisi sudah memeriksa beberapa saksi terkait dengan pertemuan yang dilakukan Golfrid sebelumnya.

“Sebelum kejadian katanya dia bertemu dengan keluarganya, kemudian sempat di warung dengan temannya dan itu sudah diperiksa,” beber Agus kepada wartawan, Rabu (9/10/2019) pagi.

Aktivis HAM dan juga Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Golfrid Siregar, meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, Minggu (6/10/2019), 3 hari setelah ditemukan terkapar di jalan–sebelumnya disebut di Simpang Pos Jalan Jamin Ginting–Kamis (3/10/2019), sekira jam 01.00 Wib.

Warga menyaksikan polisi melakukan olah TKP di Under Pass Titi Kuning. (Lana/metro24jam.com)

Pria itu kemudian dibawa oleh seorang pengemudi betor dan 2 penumpangnya ke RS Mitra Sejati. Pihak RS Mitra Sejati kemudian merujuk Golfrid ke RSUP H Adam Malik.

Penyelidikan terkait insiden yang dialami Golfrid dilakukan setelah pihak keluarga dan Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan pada peristiwa yang mengakibatkan pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu.

Pasalnya, kepala Golfrid disebut mengalami luka seperti dipukul benda tumpul. Selain itu, meski beberapa barang berharga seperti HP dan dompet yang hilang, sepedamotor milik Golfrid tidak mengalami kerusakan. (tim)

BACA JUGA:
Kematian Aktivis Walhi, MP Nainggolan: Tidak Ada Kecelakaan di Simpang Pos


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…