Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.03 WIB
Metro24Jam>News>Misteri Kematian Golfrid Siregar, Aktivis Walhi Itu Ternyata Ditemukan di Under Pass Titi Kuning

Misteri Kematian Golfrid Siregar, Aktivis Walhi Itu Ternyata Ditemukan di Under Pass Titi Kuning

Rabu, 9 Oktober 2019 - 19:00 WIB

IMG-80015

Posisi sepedamotor dan Golfrid, berdasarkan kesaksian pengemudi betor. (Lana/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Tim gabungan dari Polda Sumut, Satlantas Polrestabes Medan dan Polsek Delitua, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus kematian Aktivis HAM dan Koordinator Walhi Sumut Golfrid Siregar.

Hal itu dilakukan setelah polisi berhasil menemukan betor berikut pengemudi yang membawa Golfrid ke RS Mitra Sejati.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Golfrid ditemukan sekarat di Simpang Pos, Kelurahan Medan Johor, Kamis (3/10/2019) dinihari. Namun, setelah polisi menemukan pengemudi betor yang membawanya ke RS Mitra Sejati, ternyata Golfrid disebut ditemukan di Under Pass Titi Kuning, Kelurahan Medan Johor.

Olah TKP tepat di Under Pass Titi Kuning dipimpin Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini, Kasubdit III Jahtanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kapolsek Delitua Kompol Efianto, dimulai sekira pukul 11.20 Wib hingga 13.15 Wib.

AKBP Juliani Prihartini yang ditemui seusai olah TKP mengatakan, salah seorang yang membawa korban ke rumah sakit, rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Saat olah TKP, berdasarkan keterangan saksi, kondisi korban saat ditemukan berada di Under Pass dengan posisi terkapar tidak mengenakan helm. “Di lokasi juga tidak ada helm,” ujar Juliani.

Juliani juga mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim khusus analisis. “Tadi juga datang tim TAA (Traffic Accident Analyst) untuk menganalisa apakah ini kejadian kecelakaan lalu lintas. Namun, belum bisa kita simpulkan, saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Metro24jam.com, pengemudi betor diketahui bernama Nandes Naibaho (44), warga Jalan Bajak 5 Ujung, Desa Marindal 1, Dusun VI, Kecamatan Patumbak.

Sepedamotor milik Golfrid tidak terlihat mengalami kerusakan. (Lana/metro24jam.com)

Polisi menghadirkan Nandes untuk mengetahui posisi pasti pengemudi betor itu menemukan lokasi tepat ditemukannya Golfrid dan sepedamotornya.

Pjs Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto membenarkan pihaknya melakukan olah TKP terkait kematian Golfried. “Iya, masih didalami,” katanya, Rabu (9/10/2019).

Polisi diketahui sudah melakukan otopsi terhadap jasad Golfrid di RS Bhayangkara Medan. Meski begitu, Kompol Eko mengaku belum mengetahui hasilnya. “Hasil otopsi belum didapat,” jelasnya singkat.

Sebelumnya, Wakapolsek Delitua AKP MKL Tobing ketika dikonfirmasi, Rabu (9/10/2019) pagi, membenarkan pihaknya telah mengamankan Betor yang membawa Golfrid saat ditemukan dalam kondisi sekarat.

“Dari pengakuannya, waktu itu dia (Nandes) sedang melintas di Under Pass Titi Kuning dan sedang membawa penumpang menuju Jalan Ngumban Surbakti. Jadi, dia lihat korban sudah dalam keadaan terluka dan tidak sadarkan diri,” beber Tobing kepada Metro24jam.com.

Betor dan pengemudi yang membawa Golfrid ke RS Mitra Sejati saat dibawa ke Mapolsek Delitua. (Sam/metro24jam.com)

Nandes, menurut Tobing, ditemukan petugas Rabu (9/10/2019) sekira pukul 08.00 Wib di Jalan Karya Wisata Ujung, dekat simpang Jalan Eka Surya, Kecamatan Medan Johor. Selanjutnya, kendaraan roda tiga milik Nandes pun diboyong ke Polsek Delitua.

Di Mapolda Sumut, Kapolda Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan sudah memerintahkan Direktur Ditkrimum dan Kapolrestabes Medan membentuk tim khusus menangani kasus tersebut.

Agus menjelaskan, polisi sudah memeriksa beberapa saksi terkait dengan pertemuan yang dilakukan Golfrid sebelumnya.

“Sebelum kejadian katanya dia bertemu dengan keluarganya, kemudian sempat di warung dengan temannya dan itu sudah diperiksa,” beber Agus kepada wartawan, Rabu (9/10/2019) pagi.

Aktivis HAM dan juga Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Golfrid Siregar, meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, Minggu (6/10/2019), 3 hari setelah ditemukan terkapar di jalan–sebelumnya disebut di Simpang Pos Jalan Jamin Ginting–Kamis (3/10/2019), sekira jam 01.00 Wib.

Warga menyaksikan polisi melakukan olah TKP di Under Pass Titi Kuning. (Lana/metro24jam.com)

Pria itu kemudian dibawa oleh seorang pengemudi betor dan 2 penumpangnya ke RS Mitra Sejati. Pihak RS Mitra Sejati kemudian merujuk Golfrid ke RSUP H Adam Malik.

Penyelidikan terkait insiden yang dialami Golfrid dilakukan setelah pihak keluarga dan Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan pada peristiwa yang mengakibatkan pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu.

Pasalnya, kepala Golfrid disebut mengalami luka seperti dipukul benda tumpul. Selain itu, meski beberapa barang berharga seperti HP dan dompet yang hilang, sepedamotor milik Golfrid tidak mengalami kerusakan. (tim)

BACA JUGA:
Kematian Aktivis Walhi, MP Nainggolan: Tidak Ada Kecelakaan di Simpang Pos


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…