Senin, 24 Februari 2020 | 06.12 WIB
Metro24Jam>News>Raup Rp8,5 M Lantaran Palsukan Surat Tanah, Wanita Ini Jalani Sidang

Raup Rp8,5 M Lantaran Palsukan Surat Tanah, Wanita Ini Jalani Sidang

Rabu, 9 Oktober 2019 - 14:30 WIB

IMG-79956

Apriliani di persidangan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Apriliani (29), terpaksa duduk di kursi pesakitan Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/10/2019). Wanita yang beralamat di Jalan Marelan Kelurahan Rengas Kecamatan Medan Marelan ini didakwa memalsukan surat dalam penjualan tanah milik Anto, seluas 2.349 M2.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan, bermula Ng Giok Lan selaku ibu kandung terdakwa Apriliani mempunyai warisan tanah terletak di Jalan Pancing II, Lingkungan II, Kelurahan Besar d/h Kampung Besar, Kecamatan Medan Labuhan, seluas 14.910 M2.

Kemudian, pada tanggal 17 Maret 2014 bertempat di Kantor Notaris dan PPAT Nuriljani Iljas SH, terdakwa Apriliani menjual tanah tersebut berdasarkan Akta Nomor 20 kepada Lo Ah Hong seharga Rp8.585.500.000.

Dengan dasar Surat Keterangan Hak Warisan Ahli Waris Kelas Satu Nomor: 12/NI/N-SKHW/III/2014 tanggal 17 Maret 2014 bertalian dengan Surat Keterangan Nomor 470/971/RP-II/2014 tanggal 19 Februari 2014.

Ternyata, sebelumnya tanah tersebut telah dijual Nyonya Djoe Ho/Ny Yap Kim Kiok (nenek terdakwa) kepada Mochtar Daud pada tahun 1977 di hadapan Notaris Rachmat Sentosa SH (Lina Johan). Mendengar informasi tersebut saksi korban, Anto dan Lina merasa keberatan tanah yang dijual terdakwa Apriliani.

“Karena tanah yang terletak di Jalan Pancing II Lk II Kelurahan Besar d/h  Kampung Besar Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan tersebut merupakan milik Anto dan Lina dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 4852 seluas 2.349 M2,” ujar JPU.

Akibat perbuatan terdakwa, Anto dan Lina merasa keberatan dan melaporkan kasus ini ke Polda Sumut. Perbuatan terdakwa dinilai JPU melanggar Pasal 385 ke-1 KUHP dan Pasal 263 ayat (1) KUHP.

Menanggapi dakwaan tersebut, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya mengaku tidak keberatan.

“Tidak ada keberatan majelis. Lanjut saja,” ucap terdakwa Apriliani. Majelis hakim yang diketuai Tengko Oyong pun akhirnya menunda sidang hingga pekan depan dengan memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi korban.

Sebelum memasuki ruang sidang, terdakwa Apriliani terpantau wartawan memasuki ruangan hakim Jamaluddin dan diikuti oleh dua orang yang diduga keluarganya.

Tidak tahu apa yang dibahas mereka di ruangan hakim Jamaluddin yang juga merupakan Humas PN Medan itu.

Yang pasti, di depan ruangan Humas PN Medan jelas tertulis besar-besar ‘TIDAK MENERIMA TAMU URUSAN PERKARA’.

Sementara itu, Anto dan Lina selaku korban melalui kuasa hukumnya, Akhyar Idris Sagala meminta keadilan dari majelis hakim.

“Klien kami meminta keadilan agar terdakwa di hukum penjara sesuai perbuatannya. Karena akibat perbuatanya, korban dan pemilik tanah lain rugi hingga miliaran rupiah,” tandasnya. (eza)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Istri Stress Aniaya Suami Sakit Stroke Hingga Babak-belur (Katanya Khawatir Harta Habis Untuk Berobat)

Istri Stress Aniaya Suami Sakit Stroke Hingga Babak-belur (Katanya Khawatir Harta Habis Untuk Berobat)

Seorang wanita berinisial YR, beralamat di Jalan Besar Delitua, Gang Sejarah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, mengaku stres karena tak ...
Lagi, Ocik-ocik di Tanjungbalai Ditangkap Pegang Sabu, Hajab!

Lagi, Ocik-ocik di Tanjungbalai Ditangkap Pegang Sabu, Hajab!

Seorang wanita paruh baya (ocik-ocik) ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung Polres Tanjung Balai, di Jalan Mesjid, Kelurahan Perwira, ...
Jalan-jalan Malam Minggu, Siswa SMA Dilempar Batu di Jalan Tritura, 1 Orang Terluka di Kepala

Jalan-jalan Malam Minggu, Siswa SMA Dilempar Batu di Jalan Tritura, 1 Orang Terluka di Kepala

Warga yang hendak melintas di kawasan Jalan Tritura menuju Jalan AH Nasution, pada jam-jam kecil (dinihari) sepertinya harus lebih berhati-hati. ...
3 Kali Telepon Tak Diangkat, Pria Ini Tikam Kekasihnya 3 Liang, TKP: Desa Durin Jangak

3 Kali Telepon Tak Diangkat, Pria Ini Tikam Kekasihnya 3 Liang, TKP: Desa Durin Jangak

Seorang pria yang cemburu buta, menikam kekasihnya sebanyak tiga liang. Penyebabnya, hanya gara-gara panggilan teleponnya tak dijawab! Aksi keji itu ...
Singgah di Lapo Tuak, Maling Motor Ini Diciduk Berselang 1 Jam Usai Beraksi di Desa Aras

Singgah di Lapo Tuak, Maling Motor Ini Diciduk Berselang 1 Jam Usai Beraksi di Desa Aras

Hanya berselang lebih kurang satu jam, seorang maling sepedamotor berhasil diringkus personel Unit Reskrim Polsek Indrapura, Sabtu (22/02/2020) malam. Kapolsek ...
Polisi Grebek Rumah Bandar Narkoba Sei Buluh, 4 Orang Ini Gagal ‘Fly’

Polisi Grebek Rumah Bandar Narkoba Sei Buluh, 4 Orang Ini Gagal ‘Fly’

Personel Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu Polres Serdang Bedagai berhasil meringkus seorang bandar sabu-sabu dan 3 pecandu dalam penggrebekan di ...
Loading...