Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.36 WIB
Metro24Jam>News>Raup Rp8,5 M Lantaran Palsukan Surat Tanah, Wanita Ini Jalani Sidang

Raup Rp8,5 M Lantaran Palsukan Surat Tanah, Wanita Ini Jalani Sidang

Rabu, 9 Oktober 2019 - 14:30 WIB

IMG-79956

Apriliani di persidangan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Apriliani (29), terpaksa duduk di kursi pesakitan Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/10/2019). Wanita yang beralamat di Jalan Marelan Kelurahan Rengas Kecamatan Medan Marelan ini didakwa memalsukan surat dalam penjualan tanah milik Anto, seluas 2.349 M2.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan, bermula Ng Giok Lan selaku ibu kandung terdakwa Apriliani mempunyai warisan tanah terletak di Jalan Pancing II, Lingkungan II, Kelurahan Besar d/h Kampung Besar, Kecamatan Medan Labuhan, seluas 14.910 M2.

Kemudian, pada tanggal 17 Maret 2014 bertempat di Kantor Notaris dan PPAT Nuriljani Iljas SH, terdakwa Apriliani menjual tanah tersebut berdasarkan Akta Nomor 20 kepada Lo Ah Hong seharga Rp8.585.500.000.

Dengan dasar Surat Keterangan Hak Warisan Ahli Waris Kelas Satu Nomor: 12/NI/N-SKHW/III/2014 tanggal 17 Maret 2014 bertalian dengan Surat Keterangan Nomor 470/971/RP-II/2014 tanggal 19 Februari 2014.

Ternyata, sebelumnya tanah tersebut telah dijual Nyonya Djoe Ho/Ny Yap Kim Kiok (nenek terdakwa) kepada Mochtar Daud pada tahun 1977 di hadapan Notaris Rachmat Sentosa SH (Lina Johan). Mendengar informasi tersebut saksi korban, Anto dan Lina merasa keberatan tanah yang dijual terdakwa Apriliani.

“Karena tanah yang terletak di Jalan Pancing II Lk II Kelurahan Besar d/h  Kampung Besar Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan tersebut merupakan milik Anto dan Lina dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 4852 seluas 2.349 M2,” ujar JPU.

Akibat perbuatan terdakwa, Anto dan Lina merasa keberatan dan melaporkan kasus ini ke Polda Sumut. Perbuatan terdakwa dinilai JPU melanggar Pasal 385 ke-1 KUHP dan Pasal 263 ayat (1) KUHP.

Menanggapi dakwaan tersebut, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya mengaku tidak keberatan.

“Tidak ada keberatan majelis. Lanjut saja,” ucap terdakwa Apriliani. Majelis hakim yang diketuai Tengko Oyong pun akhirnya menunda sidang hingga pekan depan dengan memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi korban.

Sebelum memasuki ruang sidang, terdakwa Apriliani terpantau wartawan memasuki ruangan hakim Jamaluddin dan diikuti oleh dua orang yang diduga keluarganya.

Tidak tahu apa yang dibahas mereka di ruangan hakim Jamaluddin yang juga merupakan Humas PN Medan itu.

Yang pasti, di depan ruangan Humas PN Medan jelas tertulis besar-besar ‘TIDAK MENERIMA TAMU URUSAN PERKARA’.

Sementara itu, Anto dan Lina selaku korban melalui kuasa hukumnya, Akhyar Idris Sagala meminta keadilan dari majelis hakim.

“Klien kami meminta keadilan agar terdakwa di hukum penjara sesuai perbuatannya. Karena akibat perbuatanya, korban dan pemilik tanah lain rugi hingga miliaran rupiah,” tandasnya. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…