Selasa, 17 September 2019 | 05.45 WIB
Metro24Jam>News>Bos Big Blue Taxi Dinilai Hina Indonesia, Ratusan Pengemudi Ojol ‘Serbu’ Konjen Malaysia

Bos Big Blue Taxi Dinilai Hina Indonesia, Ratusan Pengemudi Ojol ‘Serbu’ Konjen Malaysia

Kamis, 12 September 2019 - 08:31 WIB

IMG-77907

Para pengemudi Ojol saat berunjukrasa ke Kantor Konjen Malaysia, Jalan Diponegoro Medan. (Nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan diserbu ratusan pengemudi ojek online (Ojol), Rabu (11/9/2019) pagi.

Unjukrasa bertajuk Aksi Solidaritas Bela NKRI itu meminta pemerintah Malaysia memproses hukum bos Big Blue Taxi Malaysia, Shamsubahrin Ismail, karena dianggap telah melakukan penghinaan kepada bangsa Indonesia yang disebar melalui media sosial.

Dengan membawa spanduk bertuliskan Gerakan Aksi Solidaritas Bela NKRI serta membawa 1 unit mobil komando yang dilengkapi dengan alat pengeras suara, massa yang sebelumnya berkumpul di Masjid Raya Jalan Sisingamangaraja Medan kemudian bergerak secara konvoi menuju Kantor Konjen Malaysia.

“Kami yang terdiri dari masyarakat dan kumpulan driver ojek online siap melakukan pembelaan dan perlawanan melalui diplomasi dan hukum kepada bos taxi Malaysia yang menghina warga negara dan pemerintah Indonesia,” teriak salah seorang orator aksi M Nur di depan Kantor Konjen Malaysia di Jalan Diponegoro Medan.

Dalam orasinya, massa juga menuntut pihak pemerintah Malaysia membuat permohonan maaf secara terbuka kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.

“Kami menuntut kepada pihak pemerintah Negara Malaysia agar merealisasikan segala bentuk tuntutan selambatnya 7 hari setelah somasi disampaikan,” tukasnya.

Pantauan di lokasi, aksi unjukrasa berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan oleh Polrestabes Medan melakukan pengamanan aksi di lokasi.

Sebelumnya, Shamsubahrin Ismail melontarkan perkataan di media sosial dengan mengatakan bahwa rakyat Indonesia miskin.

Menurutnya hal itu karena kesalahan dari pemerintah Indonesia. Parahnya lagi, kata Ismail, pemerintah Malaysia turut membantu Indonesia dengan menerima Gojek masuk ke negaranya.

“Rakyat Islam Indonesia tak salah kalau dikatakan miskin. Yang salah itu pemerintah Indonesia,” ungkapnya, seperti tersebar di beberapa akun sosial media.

Disebutkannya lagi bahwa pemerintah Malaysia tidak perlu mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia mengizinkan Gojek masuk ke negaranya. Ia pun menyinggung bahwa driver ojek online tidak punya gaji tetap.

“Kenapa anak muda Malaysia (harus) bekerja dengan gaji yang tidak tetap. Kenapa (pemerintah Malaysia) bawa Gojek? Pemerintah kita sudah ikut yang salah,” sebut Ismail. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 21:20 WIB

Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus

Personel Sat Reskrim Polres Batubara meringkus 3 pria yang diduga merupakan otak pengeroyokan terhadap 7 personel Polsek Medang Deras di ...
Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 20:02 WIB

Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel

Terbuai dengan iming-iming ongkos gratis dan rayuan duda ayah 2 anak, Mawar (19)--sebut saja namanya begitu--akhirnya rela diajak bermesum ria. ...
Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung <i>Basic Trauma Live Support</i>
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 18:09 WIB

Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung Basic Trauma Live Support

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui salah satu putera terbaiknya, berperan aktif dalam Basic Trauma Live Support (BTCLS), yang digelar Dewan Pimpinan ...
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 17:55 WIB

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang

Massa Forum Anti Korupsi (Forak) kembali berunjukrasa ke kantor bupati dan DPRD Deliserdang, Senin (16/8/2019) sekira pukul 12.00 Wib. Massa ...
Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 16:10 WIB

Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!

Rencana Mhd Meizar Suhada Siregar 'fly' dan berhalusinasi memakai sabu buyar seketika. Dia dicegat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, ...
DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 15:17 WIB

DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asahan mulai membuka penndaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk ...
Loading...
Kapolres Siantar

Loading…