Rabu, 29 Januari 2020 | 15.09 WIB
Metro24Jam>News>Air Bersih Jadi Barang Mewah! Selain Biaya Air Minum, Karyawan PTPN IV Bahjambi Harus Rogoh Kocek Jutaan Rupiah Untuk Beli Pompa

Air Bersih Jadi Barang Mewah! Selain Biaya Air Minum, Karyawan PTPN IV Bahjambi Harus Rogoh Kocek Jutaan Rupiah Untuk Beli Pompa

Kamis, 12 September 2019 - 08:21 WIB

IMG-77897

Salah satu rumah dinas karyawan yang kondisinya memprihatinkan. Insert: Pompa air di salah satu rumah dinas. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Air bersih menjadi barang mewah bagi karyawan rendahan di sebagian wilayah kerja PTPN IV Bahjambi. Sebab, untuk mendapatkan air bersih, warga terpaksa harus membelinya dengan harga mahal.

Selain kondisi rumah yang dinilai sudah tak layak huni, mereka juga harus menyediakan tambahan ekstra hingga Rp3-4 juta untuk membeli pompa air demi mendapatkan air bersih.

Hal itu diungkapkan seorang karyawan PTPN IV Bahjambi di Kecamatan Jawamarja Bahjambi, Simalungun kepada metro24jam.com, Rabu (11/9/2019) siang.

“Selama ini karyawan rendahan PTPN IV Bahjambi penghuni rumah dinas kesulitan air bersih. Imbasnya, kita harus mengeluarkan biaya ekstra mencapai Rp3 sampai 4 juta untuk memperoleh air bersih,” katanya ketika ditemui di seputaran Lapangan Golf Tenera.

Di luar itu, lanjutnya, mereka juga harus merogoh kocek tambahan untuk biaya listrik pompa air dan ratusan ribu rupiah untuk beli air isi ulang.

“Salah satu penyebabnya adalah karena akses mendapatkan air bersih karyawan rendahan diputus dari jalur untuk pimpinan,” kata pria yang minta identitasnya tidak ditulis.

Seorang karyawan lainya berisinial R menceritakan, kondisi tersebut sudah terjadi ketika menempati rumah dinas sejak lebih dari belasan tahun lalu.

Karena tak memiliki uang cukup saat itu, untuk membeli pompa air dan sumur bor, dia mengaku terpaksa meminjam dari koperasi.

“Kadang-kadang jernih, kadang-kadang item. Asin, amis gitu airnya, nggak enaknya itu semuanya, apalagi diminum. Jadi hanya untuk MCK dan terkadang untuk mandi saja,” ungkapnya.

Alhasil setiap bulannya R juga harus mengeluarkan uang mencapai ratusan ribu untuk kebutuhan air minum, belum lagi biaya membayar rekening listrik pompa air.

“Kadang-kadang bayar listrik untuk penerangan lampu rumah dan mesin pompa air bisa Rp150 ribu bahkan bisa lebih. Kalau untuk air minum kita beli Rp50.000 itu yang pabrikan,” bebernya.

“Untuk minum dan masak, empat minggu sudah Rp200 ribu. Bisa sampai Rp450 ribu bayar air dan listrik lampu penerangan dan mesin pompa air sebulannya,” rincinya.

Sementara, untuk harga air minum pabrikan atau isi ulang yang dibeli bervariasi tergantung dengan permintaan dan kualitas.

Dia pun berharap pihak manajemen menghapus perbedaan fasilitas karyawan rendahan dan karyawan pimpinan PTPN IV Bahjambi.

“Sebab, kondisi kami sangat memprihatinkan, apalagi kondisi rumah dinas karyawan seperti ini. Sulitnya akses air bersih sangat membebani, apalagi kami tinggal bersama keluarga, anak dan istri,” kata dia.

Sayang, ketika hal itu coba dikonfirmasi kepada Manajer PTPN IV Bahjambi Ferry Nasution melalui Asisten SDM Fadlan Simatupang, hingga kini belum mendapat jawaban.

Pesan melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan Rabu (11/9/2019), tak ditanggapi walaupun terlihat terbaca oleh Fadlan Simatupang. (age)

BACA JUGA:
Kondisi Rumah Dinas Karyawan PTPN IV Bahjambi Memprihatinkan


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Sat Sabhara Polresta Deliserdang Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tanjung Morawa
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 14:54 WIB

Sat Sabhara Polresta Deliserdang Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tanjung Morawa

Curah hujan yang tinggi sejak Selasa (28/1/2020) hingga Rabu (29/1/2020) pagi membuat sejumlah kawasan di Deliserdang terendam banjir, seperti di ...
Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 11:23 WIB

Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (28/1/2020) sore kemarin. Akibatnya sejumlah kecamatan terendam banjir. Informasi ...
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
Loading...

Loading…