Selasa, 17 September 2019 | 05.49 WIB
Metro24Jam>News>GM PT Agung Bumi Lestari Didakwa Gelapkan Uang Rekan Bisnis Rp396 Juta

GM PT Agung Bumi Lestari Didakwa Gelapkan Uang Rekan Bisnis Rp396 Juta

Kamis, 12 September 2019 - 07:56 WIB

IMG-77893

Terdakwa Ahui mendengarkan pembacaan dakwaan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – General Manejer PT Agung Bumi Lestari (ABL) Himawan Loka alias Ahui (58), diadili di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/9/2019). Dia didakwa telah menipu dan menggelapkan uang rekan bisnisnya Edwin sebesar Rp369 juta.

Dalam surat dakwaan JPU Febrina Sebayang, terdakwa yang tinggal di Jalan Perpustakaan Kelurahan Petisah Tengah itu didakwa telah melanggar Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHPidana.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa sejak tahun 2015 hingga 6 Februari 2018 di  Toko UD Naga Sakti Perkasa milik Edwin.

“Saat itu, saksi korban (Edwin) melakukan kerjasama dengan PT ABL. Kerjasama itu diantaranya menjual plastik asoi, bungkus nasi, tisue, pipet, tusuk sate, kotak gabus/streoform, gelas plastik Aqua kepada PT ABL. Sedangkan PT ABL menjual pembungkus nasi kepada UD Naga Sakti Perkasa,” ujar JPU.

Adapun sistem pembayaran dalam kerjasama tersebut yakni PT ABL memberikan waktu sebulan kepada UD Naga Sakti Perkasa untuk melakukan pembayaran pembungkus nasi yang diterima langsung terdakwa.

Setelah ditotalkan, setiap bulannya, saksi korban sudah melakukan pembayaran melalui rekening Giro Danamon.

Kemudian, terdakwa menyerahkan bon faktur warna putih kepada saksi korban, tanda barang telah dibayar lunas, begitu juga sebaliknya. Terdakwa juga membayar kepada saksi korban atas barang-barang yang diambil.

“Tahun 2014 sampai Juli 2015 pembayaran masih lancar. Akan tetapi, sejak Agustus 2015 sampai  Februari 2018, terdakwa tidak ada lagi melakukan pembayaran terhadap barang yang diambil dari UD Naga Sakti Perkasa,” cetus Febrina dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Mian Munthe.

Pada Agustus 2015, saksi korban melakukan penagihan kepada terdakwa. Saat itu, terdakwa mengatakan, “nanti dulu hitungan karena bon merahnya tidak kelihatan”.

Lalu, April 2016, saksi korban bertanya kepada Dirut PT ABL, Andrian Suwito tentang pembayaran barang yang diambil PT ABL. Tapi Andrian Suwito mengatakan tidak tahu, itu urusan terdakwa dan langsung mematikan telpon.

Selanjutnya  Oktober 2017, Aina selaku admin PT ABL menghubungi saksi korban soal bon Rp 600 juta. Mendengar penjelasan tersebut, saksi korban menghubungi terdakwa dan mempertanyakan tagihan Rp 600 juta tersebut.

“Kenapa tagihan saya Rp 600 juta, kalian yang punya utang ke saya, bukan saya”. Lalu, terdakwa mengatakan “Nanti saya cek ke Aina”.

Belakangan diketahui bahwa terdakwa sudah menerima pembayaran secara cash dari korban tetapi tidak diserahkan ke PT ABL. Sehingga sejak tahun 2017 sampai Maret 2018, barang yang diambil dari PT ABL, saksi korban bayar melalui supir atas nama Putra dan Erson secara cash.

Adapun total tagihan yang belum dibayarkan terdakwa sesuai  61 lembar bon fatur yang ada pada saksi korban sebesar Rp 396.103.250. “Sehingga akibat perbuatan terdakwa tersebut saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp 396.103.250, sesuai uang yang belum dibayarkan ke PT ABL,” ujar JPU. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 21:20 WIB

Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus

Personel Sat Reskrim Polres Batubara meringkus 3 pria yang diduga merupakan otak pengeroyokan terhadap 7 personel Polsek Medang Deras di ...
Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 20:02 WIB

Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel

Terbuai dengan iming-iming ongkos gratis dan rayuan duda ayah 2 anak, Mawar (19)--sebut saja namanya begitu--akhirnya rela diajak bermesum ria. ...
Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung <i>Basic Trauma Live Support</i>
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 18:09 WIB

Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung Basic Trauma Live Support

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui salah satu putera terbaiknya, berperan aktif dalam Basic Trauma Live Support (BTCLS), yang digelar Dewan Pimpinan ...
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 17:55 WIB

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang

Massa Forum Anti Korupsi (Forak) kembali berunjukrasa ke kantor bupati dan DPRD Deliserdang, Senin (16/8/2019) sekira pukul 12.00 Wib. Massa ...
Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 16:10 WIB

Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!

Rencana Mhd Meizar Suhada Siregar 'fly' dan berhalusinasi memakai sabu buyar seketika. Dia dicegat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, ...
DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 15:17 WIB

DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asahan mulai membuka penndaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk ...
Loading...
Kapolres Siantar

Loading…