Rabu, 29 Januari 2020 | 16.08 WIB
Metro24Jam>News>GM PT Agung Bumi Lestari Didakwa Gelapkan Uang Rekan Bisnis Rp396 Juta

GM PT Agung Bumi Lestari Didakwa Gelapkan Uang Rekan Bisnis Rp396 Juta

Kamis, 12 September 2019 - 07:56 WIB

IMG-77893

Terdakwa Ahui mendengarkan pembacaan dakwaan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – General Manejer PT Agung Bumi Lestari (ABL) Himawan Loka alias Ahui (58), diadili di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/9/2019). Dia didakwa telah menipu dan menggelapkan uang rekan bisnisnya Edwin sebesar Rp369 juta.

Dalam surat dakwaan JPU Febrina Sebayang, terdakwa yang tinggal di Jalan Perpustakaan Kelurahan Petisah Tengah itu didakwa telah melanggar Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHPidana.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa sejak tahun 2015 hingga 6 Februari 2018 di  Toko UD Naga Sakti Perkasa milik Edwin.

“Saat itu, saksi korban (Edwin) melakukan kerjasama dengan PT ABL. Kerjasama itu diantaranya menjual plastik asoi, bungkus nasi, tisue, pipet, tusuk sate, kotak gabus/streoform, gelas plastik Aqua kepada PT ABL. Sedangkan PT ABL menjual pembungkus nasi kepada UD Naga Sakti Perkasa,” ujar JPU.

Adapun sistem pembayaran dalam kerjasama tersebut yakni PT ABL memberikan waktu sebulan kepada UD Naga Sakti Perkasa untuk melakukan pembayaran pembungkus nasi yang diterima langsung terdakwa.

Setelah ditotalkan, setiap bulannya, saksi korban sudah melakukan pembayaran melalui rekening Giro Danamon.

Kemudian, terdakwa menyerahkan bon faktur warna putih kepada saksi korban, tanda barang telah dibayar lunas, begitu juga sebaliknya. Terdakwa juga membayar kepada saksi korban atas barang-barang yang diambil.

“Tahun 2014 sampai Juli 2015 pembayaran masih lancar. Akan tetapi, sejak Agustus 2015 sampai  Februari 2018, terdakwa tidak ada lagi melakukan pembayaran terhadap barang yang diambil dari UD Naga Sakti Perkasa,” cetus Febrina dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Mian Munthe.

Pada Agustus 2015, saksi korban melakukan penagihan kepada terdakwa. Saat itu, terdakwa mengatakan, “nanti dulu hitungan karena bon merahnya tidak kelihatan”.

Lalu, April 2016, saksi korban bertanya kepada Dirut PT ABL, Andrian Suwito tentang pembayaran barang yang diambil PT ABL. Tapi Andrian Suwito mengatakan tidak tahu, itu urusan terdakwa dan langsung mematikan telpon.

Selanjutnya  Oktober 2017, Aina selaku admin PT ABL menghubungi saksi korban soal bon Rp 600 juta. Mendengar penjelasan tersebut, saksi korban menghubungi terdakwa dan mempertanyakan tagihan Rp 600 juta tersebut.

“Kenapa tagihan saya Rp 600 juta, kalian yang punya utang ke saya, bukan saya”. Lalu, terdakwa mengatakan “Nanti saya cek ke Aina”.

Belakangan diketahui bahwa terdakwa sudah menerima pembayaran secara cash dari korban tetapi tidak diserahkan ke PT ABL. Sehingga sejak tahun 2017 sampai Maret 2018, barang yang diambil dari PT ABL, saksi korban bayar melalui supir atas nama Putra dan Erson secara cash.

Adapun total tagihan yang belum dibayarkan terdakwa sesuai  61 lembar bon fatur yang ada pada saksi korban sebesar Rp 396.103.250. “Sehingga akibat perbuatan terdakwa tersebut saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp 396.103.250, sesuai uang yang belum dibayarkan ke PT ABL,” ujar JPU. (eza)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Silaturahmi dengan Pimpinan DPRD Medan, Konjen Singapura Bahas Investasi
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 16:03 WIB

Silaturahmi dengan Pimpinan DPRD Medan, Konjen Singapura Bahas Investasi

Konsul jenderal Singapore untuk Kota Medan, Richard Grosse, melakukan kunjungan silaturahmi dengan pimpinan DPRD Kota Medan, Rabu (29/1/2020). Pertemuan itu ...
Unit Reskrim Polsek Lubukpakam Buru Maling Sepatu di Musholla DPRD Deliserdang
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 15:54 WIB

Unit Reskrim Polsek Lubukpakam Buru Maling Sepatu di Musholla DPRD Deliserdang

Personel Polsek Lubukpakam memburu pelaku pencurian sepatu di musholla DPRD Deliserdang, Selasa (28/1/2020) kemarin. Kapolsek Lubukpakam, AKP Firdaus Kemit ketika ...
Terima Taruhan Judi Bola di Warung, Pria di Balige Diangkut Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 15:35 WIB

Terima Taruhan Judi Bola di Warung, Pria di Balige Diangkut Polisi

Personel Sat Reskrim Polres Tobasa meringkus seorang pria yang diduga menjadi perantara judi bola, Selasa (28/1/2020) sekira pukul 21.30 Wib.Pria ...
Sat Sabhara Polresta Deliserdang Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tanjung Morawa
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 14:54 WIB

Sat Sabhara Polresta Deliserdang Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tanjung Morawa

Curah hujan yang tinggi sejak Selasa (28/1/2020) hingga Rabu (29/1/2020) pagi membuat sejumlah kawasan di Deliserdang terendam banjir, seperti di ...
Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 11:23 WIB

Banjir Tapteng, 3 Orang Meninggal Dunia Termasuk Ortu Anggota DPRD

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (28/1/2020) sore kemarin. Akibatnya sejumlah kecamatan terendam banjir. Informasi ...
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Loading...

Loading…