Minggu, 8 Desember 2019 | 19.52 WIB
Metro24Jam>News>Juminem, Wanita Lansia di Karang Anyer Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Juminem, Wanita Lansia di Karang Anyer Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Selasa, 10 September 2019 - 12:08 WIB

IMG-77755

Juminem saat ditemui didampingi menantu dan cucunya. (Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Juminem terpaksa menumpang di kediaman anaknya, sejak ditinggal mati sang suami 14 tahun lalu. Kondisi fisiknya pun saat ini sedang sakit-sakitan membuat dia terpaksa hidup dari belas kasih anaknya dan orang lain.

Dalam beberapa tahun terakhir, wanita berusia 75 tahun yang tinggal Huta II, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun ini, mengaku tak lagi pernah mendapat bantuan untuk keluarga miskin dari pemerintah.

“Itu sudah berapa tahun ini lah. Ya, selama ini aku cuma berharap dari anak-anak ku. Mereka pun hidupnya pas-pasan. Aku dulu pernah terima Raskin 4,5 kilo, bayar Rp12.000 di rumah Tohir (Gamot), tapi sekarang gak pernah lagi,” kata Juminem saat ditemui Metro24jam.com, Senin (9/2019).

Menurut Juminem, sebelum suaminya meninggal dunia, mereka bekerja sebagai buruh bertani. Namun, setelah suaminya meninggal dunia, dia pun berhenti jadi buruh tani, apalagi memang tidak memiliki persawahan.

“Untuk sehari-hari saja saya hanya mengharapkan pemberian dari anak-anak dan keluarga saja,” ungkapnya sembari menyeka air mata.

Selama ini, Juminem mengaku sering sakit-sakitan. Tetapi jarang sekali dia memeriksakan kesehatan lantaran tidak punya biaya. Dia juga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Juminem pun berharap pemerintah dapat memberinya bantuan untuk hidup, seperti beberapa warga Desa Karang Anyer sudah melaksanakan PKH non tunai seperti beras dan telur.

“Kalau bisa, ada dapat modal untuk usaha biar aku bisa jualan,” imbuhnya.

Sejumlah warga Desa Karang Anyer yang ditemui Metro24jam.com mengakui bahwa Juminem tergolong orang tidak mampu dan seharusnya sudah lama mendapat perhatian pemerintah melalui Dinas Sosial Pemkab Simalungun, melalui program PKH non tunai.

Warga pun berharap agar Juminem bisa mendapat bantuan melalui pemerintah pemerintah desa dan kecamatan.

“Terkadang banyak calon KPM dan PKH, tidak memenuhi kelayakan dan kepantasan,” ucap salah satu warga Karang Anyer.

Dengan adanya kasus Juminem ini, dia berharap Kementerian Sosial bisa menurunkan tim validasi untuk mendata ulang calon keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Simalungun, terutama di desa Karang Anyer.

“Kementerian Sosial harus menyisir kembali warga tidak mampu/pra-sejahtera yang belum mendapatkan bantuan PKH. Data lagi namanya satu per satu,” katanya.

Terkait hal ini, Camat Gunung Maligas Jurist Lushaben dan Pangulu Karang Anyer Safi’i belum dapat dikonfirmasi.

Saat coba ditemui di kediamannya, seorang perempuan yang mengaku sebagai istri Safi’i mengatakan, suaminya sedang tidak berada di rumah. “Bapak nggak di rumah, lagi keluar,” jawabnya singkat. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:14 WIB

H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)

Plt Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan komitmennya tidak menerima fee atas pengadaan barang maupun proyek pembangunan yang menggunakan APBD ...
Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:03 WIB

Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan

Unit Reskrim Polsek Airjoman melakukan meminta keterangan dari para korban keracunan guna keperluan penyelidikan, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, ...
Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:52 WIB

Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020

Muhammad Ridwan SIP (32), ikut meramaikan kontestasi Bakal Calon Bupati Labuhanbatu untuk Pilkada 2020 mendatang. Sebagai generasi milenial, Ridwan ...
Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:33 WIB

Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM melepas ribuan peserta gerak jalan santai Car Free Day bertajuk 'Peringatan Hari Ibu' dari depan ...
Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:16 WIB

Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur

Menyambi untuk mendapatkan penghasilan tambahan memang tak dilarang. Tapi apa yang dilakukan pria bernama Taupik Rahman ini terbukti menjadi petaka ...
Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 16:52 WIB

Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat

Konstentasi di Pilkada Labuhanbatu 2020 sepertinya akan menjadi persaingan sengit. Sejumlah tokoh ikut bursa pertarungan politik tersebut, termasuk Bupati Labuhanbatu ...
Loading...

Loading…