Selasa, 17 September 2019 | 05.15 WIB
Metro24Jam>News>Juminem, Wanita Lansia di Karang Anyer Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Juminem, Wanita Lansia di Karang Anyer Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Selasa, 10 September 2019 - 12:08 WIB

IMG-77755

Juminem saat ditemui didampingi menantu dan cucunya. (Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Juminem terpaksa menumpang di kediaman anaknya, sejak ditinggal mati sang suami 14 tahun lalu. Kondisi fisiknya pun saat ini sedang sakit-sakitan membuat dia terpaksa hidup dari belas kasih anaknya dan orang lain.

Dalam beberapa tahun terakhir, wanita berusia 75 tahun yang tinggal Huta II, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun ini, mengaku tak lagi pernah mendapat bantuan untuk keluarga miskin dari pemerintah.

“Itu sudah berapa tahun ini lah. Ya, selama ini aku cuma berharap dari anak-anak ku. Mereka pun hidupnya pas-pasan. Aku dulu pernah terima Raskin 4,5 kilo, bayar Rp12.000 di rumah Tohir (Gamot), tapi sekarang gak pernah lagi,” kata Juminem saat ditemui Metro24jam.com, Senin (9/2019).

Menurut Juminem, sebelum suaminya meninggal dunia, mereka bekerja sebagai buruh bertani. Namun, setelah suaminya meninggal dunia, dia pun berhenti jadi buruh tani, apalagi memang tidak memiliki persawahan.

“Untuk sehari-hari saja saya hanya mengharapkan pemberian dari anak-anak dan keluarga saja,” ungkapnya sembari menyeka air mata.

Selama ini, Juminem mengaku sering sakit-sakitan. Tetapi jarang sekali dia memeriksakan kesehatan lantaran tidak punya biaya. Dia juga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Juminem pun berharap pemerintah dapat memberinya bantuan untuk hidup, seperti beberapa warga Desa Karang Anyer sudah melaksanakan PKH non tunai seperti beras dan telur.

“Kalau bisa, ada dapat modal untuk usaha biar aku bisa jualan,” imbuhnya.

Sejumlah warga Desa Karang Anyer yang ditemui Metro24jam.com mengakui bahwa Juminem tergolong orang tidak mampu dan seharusnya sudah lama mendapat perhatian pemerintah melalui Dinas Sosial Pemkab Simalungun, melalui program PKH non tunai.

Warga pun berharap agar Juminem bisa mendapat bantuan melalui pemerintah pemerintah desa dan kecamatan.

“Terkadang banyak calon KPM dan PKH, tidak memenuhi kelayakan dan kepantasan,” ucap salah satu warga Karang Anyer.

Dengan adanya kasus Juminem ini, dia berharap Kementerian Sosial bisa menurunkan tim validasi untuk mendata ulang calon keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Simalungun, terutama di desa Karang Anyer.

“Kementerian Sosial harus menyisir kembali warga tidak mampu/pra-sejahtera yang belum mendapatkan bantuan PKH. Data lagi namanya satu per satu,” katanya.

Terkait hal ini, Camat Gunung Maligas Jurist Lushaben dan Pangulu Karang Anyer Safi’i belum dapat dikonfirmasi.

Saat coba ditemui di kediamannya, seorang perempuan yang mengaku sebagai istri Safi’i mengatakan, suaminya sedang tidak berada di rumah. “Bapak nggak di rumah, lagi keluar,” jawabnya singkat. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 21:20 WIB

Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus

Personel Sat Reskrim Polres Batubara meringkus 3 pria yang diduga merupakan otak pengeroyokan terhadap 7 personel Polsek Medang Deras di ...
Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 20:02 WIB

Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel

Terbuai dengan iming-iming ongkos gratis dan rayuan duda ayah 2 anak, Mawar (19)--sebut saja namanya begitu--akhirnya rela diajak bermesum ria. ...
Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung <i>Basic Trauma Live Support</i>
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 18:09 WIB

Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung Basic Trauma Live Support

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui salah satu putera terbaiknya, berperan aktif dalam Basic Trauma Live Support (BTCLS), yang digelar Dewan Pimpinan ...
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 17:55 WIB

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang

Massa Forum Anti Korupsi (Forak) kembali berunjukrasa ke kantor bupati dan DPRD Deliserdang, Senin (16/8/2019) sekira pukul 12.00 Wib. Massa ...
Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 16:10 WIB

Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!

Rencana Mhd Meizar Suhada Siregar 'fly' dan berhalusinasi memakai sabu buyar seketika. Dia dicegat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, ...
DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 15:17 WIB

DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asahan mulai membuka penndaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk ...
Loading...
Kapolres Siantar

Loading…