Rabu, 29 Januari 2020 | 01.49 WIB
Metro24Jam>News>Tia dan 2 Anaknya Menunggu Janji Pemkab, Ketua PDIP Deliserdang: Wajib Dibantu dan Ditangani Serius

Tia dan 2 Anaknya Menunggu Janji Pemkab, Ketua PDIP Deliserdang: Wajib Dibantu dan Ditangani Serius

Minggu, 8 September 2019 - 20:14 WIB

IMG-77665

Iwan dan ayahnya Pomo bersama seorang tetangga seusai melihat kondisi Tia dan dua balitanya. (Fani Ardana/,metro24jam.com)

Loading...

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Kondisi yang dialami Tia (35) dan kedua anaknya zaki (4) serta Anisa (15 bulan) menuai tanggapan dari sejumlah warga dan tokoh masyarakat Deliserdang.

Informasi yang dihimpun di sekitar kediamannya–di Jalan Keluarga, Lingkungan III, Paluh Kemiri–hingga saat ini pihak Pemkab Deliserdang baru memerintahkan petugas Puskesmas untuk memberi pengobatan kepada Tia yang sedang menderita sakit, sedangkan kedua anaknya belum ditangani.

Hal itu terungkap dari Iwan Setiawan suami Tia, saat ditemui Metro24jam.com, Minggu (8/9/2019) di kediamannya.

“Sekitar jam 10 malam gitu datang bang, disuntik istri saya. Tadi malam mau dibawa ke RSUD, tapi mereka (Puskesmas) gak berani jamin nanti di rumah sakit, karena saya belum ada berkas berkas seperti KK dan KTP, jadinya batal bang,” kata Iwan.

Saat ditanya apakah kedua anaknya mendapat pengobatan atau tidak, Iwan mengatakan belum ada.

“Mungkin masih fokus ke istri saya bang. Makannya istri saya yang diobati dulu,” tutur Iwan.

Dia juga menyebutkan bahwa pihak kelurahan setempat berjanji akan membawa istri dan anak anaknya ke RSUD Deliserdang, Senin (9/9/2019).

“Pemerintah setempat katanya mau mengurus surat surat kependudukan saya. Tadi saya dipanggil tadi sama bapak juga, katanya besok mau dibawa ke rumah sakit,” bebernya.

Iwan yang saat itu didamping orangtuanya Pomo (65)–bilal mayit dan pekerja kebersihan Masjid Taqwa–juga berterima kasih kepada tetangga dan wartawan yang peduli terhadap nasib mereka.

“Terima kasih ya nak sudah membantu kami,” kata Pomo terharu.

Iwan menambahkan, bahwa ada beberapa warga yang membantu memberi rezeki kepada keluarganya .

“Malam itu ada beberapa orang yang ngasi uang ke keluarga kami bang. Kami berterima kasih sekali bang atas bantuan ini,” tutup Iwan.

Pantauan Metro24jam.com, Tia dan kedua anaknya terlihat masih berbaring, di rumahnya yang tidak layak huni itu.

Zaki dan Anisa anak Tia saat wartawan Metro24jam.com melihat di kamarnya sekali kali melirik ke arah wartawan yang melihatnya.

Hingga Minggu (8/9/2019) sire, belum terlihat dari dari Pemkab Deliserdang maupun Pemerintah Kecamatan Lubukpakam yang datang ke kediaman Tia.

Wajib Penanganan Khusus

Menanggapi kondisi Tia dan keluarga, Ketua PDIP Deliserdang Eko Sopianto mengaku sangat menyayangkan hal seperti itu masih ditemukan di kecamatan yang notabene adalah ibukota Deliserdang.

“Ini soal nyawa dan keselamatan jiwa dan ini tanggung jawab kita semua. Masa yang peduli terhadap Tia dan keluarganya cuma tetangga depan rumahnya saja? Mana pemkab Deliserdang?” ketusnya.

“Apakah tidak mau tahu ada warga yang sakit dan gak dipedulikan seperti ini? Kita sedih mendengar adanya gizi buruk apalagi ibunya sedang sakit parah. Kalau dibiarkan, maka kita semua akan berdosa?” kesal Eko dari seberang telepon.

Ia menegaskan bahwa Tia dan dua anaknya wajib ditangani serius dan khusus di rumah sakit .

“Pemkab Deliserdang wajib memberikan perawatan serius di rumah sakit sehingga penanganan kesehatan yang diterima Tia dan anak-anaknya akan terkontrol dengan baik,” katanya lagi.

Ia juga meminta, jika Senin (9/9/2019) Tia dan dua anaknya jadi dibawa ke rumah sakit, Pemkab Deliserdang harus mengawalnya hingga selesai.

“Harus benar benar ada pendampingan khusus di rumah sakit. Jangan sampai dibiarkan di rumah sakit. Karena keluarga Tia tentunya tidak paham saat berada di rumah sakit,” imbuhnya lagi.

Ketua Pujakesuma Sumut itu juga meminta Bupati Deliserdang agar selalu tanggap terhadap temuan warganya yang mengalami gizi buruk.

“Kalau sudah tau ada warga miskin yang sakit gizi buruk ini, turun dong langsung ke warganya itu, biar tau kondisi warganya dalam keadaaan yang sangat miskin dan mengalami sakit serius,” tandasnya. (fan)

BACA JUGA:
Soal 2 Bocah Penderita Gizi Buruk di Paluh Kemiri, Ini Kata Camat Lubukpakam


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…