Jumat, 22 November 2019 | 12.43 WIB
Metro24Jam>News>Terjadi di Tanjungbalai, Ribut Soal Utang Piutang, Adik Bakar Abang Kandung

Terjadi di Tanjungbalai, Ribut Soal Utang Piutang, Adik Bakar Abang Kandung

Rabu, 28 Agustus 2019 - 06:58 WIB

IMG-76856

Kondisi Mustafa Kamaluddin di rumah sakit. (ist/metro24jam.com)

TANJUNGBALAI, metro24jam.com – Seorang pedagang ikan di Tanjungbalai, tega membakar abang kandungnya sendiri, gara-gara persoalan utang-piutang, Minggu (25/8/2019) malam kemarin.

Polisi akhirnya meringkus pria bernama Muhammad Aidil alias Amat KK itu di sebuah rumah di jalan DI Panjaitan Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjungbalai, senin (26/8/2019) sekira pukul 10.00 Wib.

Cerita berawal ketika Amat KK duduk di salah satu warung tuak di kawasan Pasiran, Tanjungbalai, Minggu (25/8/2019) sekira pukul 20.45 Wib

Diduga terpengaruh ‘bius’ alkohol, Amat kemudian teringat untuk menelpon abangnya, Mustafa Kamaluddin.

“Tersangka menelepon abangnya dengan maksud untuk menagih utang pembelian udang swallow yang belum dilunasi,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai dalam keterangannya, Selasa (27/8/2019).

Melalui sambungan telepon tersebut, Mustafa kemudian menyuruh adiknya itu agar datang ke kiosnya.

Mendengar itu, Amat menyangka bahwa abangnya itu akan segera melunasi utangnya.

Selain menelepon Mustafa, Amat juga menghubungi satu lagi abangnya bernama Jamaluddin. Dia kemudian meminta Jamaluddin menjadi saksi dan datang ke kios milik Mustafa.

Singkat cerita, Amat pun bertemu abangnya Mustafa dan langsung menagih utangnya. Namun, hal itu akhirnya berujung cekcok mulut karena Musfata juga mempermasalahkan utang Amat kepadanya.

Berselang sekitar 5 menit saat keduanya bertikai, Jamaluddin pun tiba di kios milik Mustafa. Melihat Jamaluddin tiba, Amat pun berharap agar abangnya itu menasehati Mustafa agar mau membayar utangnya.

Namun, dugaan Amat ternyata meleset, karena Jamaluddin terkesan membela Mustafa.

Emosi terhadap kedua abangnya itu, Amat langsung mengambil botol air minum ukuran sedang berisi bensin dari dashboard sepedamotornya. Tanpa basa-basi, dia langsung menyiramkan bensin tersebut ke tubuh Mustafa dan langsung menyulutnya.

Setelah abangnya itu ‘menyala’, Amat pun pergi begitu saja meninggalkan kios tersebut.

“Bensin itu dibeli saat akan mendatangi kios milik korban. Awalnya tersangka berniat mengisi bensin sepedamotornya, namun saat membeli bensin eceran itu, terbersit niatnya untuk menakut-nakuti korban dengan cara mengancam akan membakar kios ikan milik korban jika tidak jadi membayar utangnya,”

Alhasil, Amat tak jadi mengisi bensin motor, melainkan membelinya berikut botolnya, lalu membawanya saat menemui Mustafa.

Akibat peristiwa itu, Mustafa mengalami luka bakar sekitar 15 persen, dan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit dr Tengku Mansyur Tanjungbalai.

Atas perbuatannya, Amat dijerat pasa 187 ayat (2e) subs pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Eko)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Tilapia PT Aquafarm Nusantara Termasuk 6 Besar Produk Ekspor Perikanan Jateng 2019
Metro 24 Jam - Jumat, 22 November 2019 - 10:30 WIB

Tilapia PT Aquafarm Nusantara Termasuk 6 Besar Produk Ekspor Perikanan Jateng 2019

Volume ekspor produk prikanan provinsi Jawa Tengah tahun 2019 terjadi peningkatan. PT Aquafarm Nusantara Semarang merupakan salahsatu pendukung peningkatan produk ...
1 dari 3 Korban Selamat Kapal Tersambar Petir di Nias Selatan Dilaporkan Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 20:52 WIB

1 dari 3 Korban Selamat Kapal Tersambar Petir di Nias Selatan Dilaporkan Meninggal Dunia

Salah seorang awak kapal KM Restu Bundo, yang sebelumnya dilaporkan selamat dilaporkan telah meninggal dunia di Pulau Pini. Informasi yang ...
Kapal Nelayan Disambar Petir di Perairan Nias, 3 ABK Selamat Pakai Jerigen, 4 Masih Dicari
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 19:49 WIB

Kapal Nelayan Disambar Petir di Perairan Nias, 3 ABK Selamat Pakai Jerigen, 4 Masih Dicari

Empat nelayan masih dinyatakan hilang setelah kapal mereka KM Restu Bundo GT5 yang membawa 7 awak termasuk nakhoda, tersambar petir ...
Ayah dan Putrinya Nyaris Terpanggang di Rumah, Katanya Ada Yang Bakar, TKP: Jalan Garu VI
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 19:17 WIB

Ayah dan Putrinya Nyaris Terpanggang di Rumah, Katanya Ada Yang Bakar, TKP: Jalan Garu VI

Sejahtera Eka Putra Ginting alias Putra (48) dan gadis ciliknya Putri Nur Taliyah Ginting (11) nyaris terbakar hidup-hidup di kediaman ...
Dipolisikan Ibunya Karena Curi Sepedamotor dari Rumah, Pemuda Ini dan Penadahnya Gol!
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 18:09 WIB

Dipolisikan Ibunya Karena Curi Sepedamotor dari Rumah, Pemuda Ini dan Penadahnya Gol!

Kesal dengan ulah anaknya, seorang ibu akhirnya memberi pelajaran berharga bagi putranya. Muhammand Waliyuddin dilaporkan ibu kandungnya, Natila Giawa, ke ...
Lompat ke Depan Kereta Api Melintas, Tubuh Pasaaribu Langsung Terbelah Dua
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 17:32 WIB

Lompat ke Depan Kereta Api Melintas, Tubuh Pasaaribu Langsung Terbelah Dua

Warga Jalan Baru, Desa Tembung, Kecamatan Percut Tuan, dihebohkan aksi maut seorang pria, Kamis (21/11/2019) sekira jam 10.00 Wib.Seorang warga ...
Loading...

Loading…