Selasa, 14 Juli 2020 | 01.34 WIB
Metro24Jam>News>Didedikasikan Donatur, Gereja Stasi St Yosef Silaen Diresmikan Bupati Tobasa

Didedikasikan Donatur, Gereja Stasi St Yosef Silaen Diresmikan Bupati Tobasa

Minggu, 25 Agustus 2019 - 20:39 WIB

IMG-76669

Bupati Darwin Siagian menandatangani prasasti disaksikan Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung dan Pastor Paroki RP Monaldus B. (Hotman/metro24jam.com)

Loading...

TOBASA, metro24jam.com – Bupati Ir Darwin Siagian meresmikan berdirinya Gereja Stasi St Yosef Silaen, Kecamatan Silaen, Toba Samosir, dengan menandatangani prasasti peresmian, Minggu (25/8/2019) siang.

Prasasti peresmian gereja yang didedikasikan oleh donatur Tahan Sibarani itu, juga ditandatangi Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap didampingi Pastor Paroki RP Monaldus B.

Ketua Panitia peresmian Gereja Stasi St Yosef Silaen Selamat Siagian, membacakan sejarah awal mula berdirinya gereja tersebut sejak tahun 1939.

“Gereja pertama kali didirikan beberapa keluarga dari marga Silaen di tempat ini dengan memberikan sebidang tanah berukuran 5 x 10 meter untuk dijadikan lahan peribadatan,” jelas Selamat.

Selanjutnya, oleh simpatisan Katolik pada saat itu, dibangunlah gereja berdinding papan dengan jumlah jemaat 15 KK.

“Sejak itu, aktivitas katekese dan liturgi yang tadinya dilakukan dari rumah ke rumah dipusatkan di gereja kecil ini,” lanjutnya.

Pada tahun 1950 jumlah jemaat pun semakin bertambah mencapai 50 KK. Pertumbuhan itu membuat gereja yang kecil akhirnya tak lagi mampu mengakomodir kebutuhan umat.

“Maka, dibangunlah gereja yang lebih besar berukuran 8 x 14 meter, dan sebuah ruangan untuk kamar di samping gereja untuk memfasilitasi kunjungan pastor dari Paroki Balige yang butuh bermalam,” sambung Selamat Siagian.

Kegiatan gereja yang semakin intens kemudian membuat jumlah jemaat bertambah sehingga Stasi Silaen dimekarkan menjadi beberapa calon stasi, seiring dengan bertumbuhnya panggilan biarawan dan biarawati saat itu.

Gereja Stasi Silaen kembali dibangun permanen di sebelah gereja lama yang diresmikan penggunaannya dan diberkati oleh Uskup Agung Medan Mgr Pius Datubara OFMCap, saat Kepala Paroki Balige dijabat Pastor Asterius Van Reen OFMCap.

“Seiring waktu, setelah itu gereja lama pun dibongkar pada tahun 2017. Para pengurus Dewan Stasi bersepakat untuk merenovasi gereja yang sudah ada melalui seorang donatur, Tahan Sibarani, yang terdorong untuk membantu proses pembangunan gereja baru dengan desain yang disepakati,” urainya.

“Bangunan gereja baru ini mengadopsi arsitektur tradisional Batak yang akan memakan biaya Rp7.613.000.000,” papar Selamat Siagian yang disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh undangan.

Sementara itu, Sintua Stasi St Yosef Silaen Saut Aritonang ketika diwawancarai metro24jam mengatakan, untuk acara tersebut, pihak gereja Stasi Silaen telah menyebar sebanyak 3000 undangan.

“Tapi yang hadir saya rasa lebih 3000 orang, sebab masing-masing tamu rata rata membawa anak mereka. Bapak Tahan Sibarani juga menyumbangkan 10 unit sepedamotor bebek jenis Supra, 10 unit sepeda sport. Sembilan unit sepedamotor itu untuk inventaris Gereja Stasi Silaen dan satu unit untuk pemenang Luckydraw,” ungkap Saut.

Tahan Sibarani saat menandatangani prasasti. (Hotman/metro24jam.com)

Sementara itu, Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gereja yang mengadopsi arsitektur tradisional batak dengan motif Gorga menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang besar.

Dijelaskannya, Pemkab Tobasa menyumbangkan dana sekitar Rp50 juta untuk pembangunan Gereja Stasi St Yosef Silaen.

“Dengan adanya Gereja Stasi St Yosef Silaen ini, jemaat agar merawatnya dengan baik dan semakin semangat dalam beribadah setiap minggunya,” pungkas Darwin.

Turut hadir dalam acara peresmian ini Ketua DPC Partai Demokrat Tobasa Robinson Tampubolon, Brigjen Pol Purn Timbul Silaen, Sumoring Silaen, anggota DPRD Tobasa Tua Parasian Silaen SE, Koramil/14 Silaen mewakili Dandim 0210/TU Rico Siagian, Kapolsek Silaen R Tampubolon mewakili Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo Sik, Camat Silaen Sedi Lumbanraja SE, tokoh masyarakat Soduon Silaen, Kades Silaen Baringin Silaen ST. (Hotman)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjalani swab test setelah sempat melakukan kontak fisik dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu, yang ...
Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor di permukiman warga di Dusun III dan V, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, ...
Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan artis FTV Hana Hanifah dari salah satu kamar hotel berbintang 5, Minggu (12/7/2020) di ...
Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga pekan berfoya-foya dengan hasil jarahannya, 2 pembobol rumah di Jalan Pancasila, Gang Sekolah, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan ...
3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

Pria berinisial HP (27) ini--warga Dusun II, Desa Jati Seronoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang--tak sempat menikmati hasil kejahatannya. Personel Sat ...
Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Tim Gabungan Polair Polres Tanjungbalai dan BKO Pol Airud Poldasu bersama Bea Cukai Tanjungbalai dan BC Tanjungbalai Karimun mengamankan satu ...
Loading...
Awie

Loading…