Rabu, 29 Januari 2020 | 01.50 WIB
Metro24Jam>News>Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan

Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

IMG-76509

Para imigran saat berunjukrasa di depan Kantor UNHCR Jalan Imam Bonjol Medan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Para imigran pencari suaka dari berbagai negara berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019).

Ratusan para imigran protes, karena UNHCR tak kunjung memberangkatkan mereka ke negara-negara tujuan suaka, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika dan Kanada.

Padahal, mereka sudah lama tinggal di lokasi penampungan di Medan.

“Saya sudah tujuh tahun tinggal di sini. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari UNHCR,” kata seorang imigran asal Sudan, Ishaq Bahar di sela-sela unjuk rasa.

Para imigran yang berasal dari Sudan, Somalia, Etiophia, Palestina, Irak, Afganistan, Srilanka dan beberapa negara lainnya tersebut tak bisa bekerja di Medan karena tak mendapat izin dari UNHCR maupun pemerintah Indonesia.

“Lama-lama bosan hidup seperti ini. Kami hanya makan, tidur. Mencari kerja tidak boleh,” kata Ibrahim Basim, imigran asal Palestina.

Sepanjang hidup di Indonesia, mereka hanya mengharapkan dana bantuan dari PBB yang dikelola lembaga non pemerintah, International Organization for Migration (IOM) dan UNHCR. Rata-rata, seorang imigran mendapat bantuan biaya hidup sebesar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta per bulan.

Menurut mereka, angka tersebut tak cukup untuk membiayai kehidupan mereka di kota besar seperti Medan. Belum lagi, tidak sedikit para imigran ini yang telah berkeluarga.

Di sisi lain, mereka tak diperbolehkan mencari kerja untuk mendapat penghasilan tambahan. Bahkan, beberapa dari mereka mengatakan bahwa uang donasi dari negara-negara lain untuk mereka dipangkas oleh IOM.

Masalah lainnya, anak-anak mereka juga tidak bisa mendapat pendidikan formal selama tinggal di Indonesia. Belum lagi biaya kesehatan yang juga tak mereka peroleh.

Bahkan, jika ada imigran atau anak mereka yang sakit, tidak bisa langsung diobati.

Hal inilah yang memaksa mereka turun jalan, dan meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka.

“Kami tak memiliki masa depan jika terus tinggal di sini. Anak-anak kami tidak bisa sekolah. Biaya hidup sangat kecil. Kami minta segera diberangkatkan, diproses,” kata Aiman Nasir, imigran asal Irak.

“Kehidupan kami hanya makan minum, tidak ada kegiatan sehingga kami stres makanya kami ingin meminta kepada pemerintah agar mengirim kami ke negara suaka. Namun, UNHCR hanya bilang sabar, dan sabar,” sambung Aiman, mengutip analisadaily.com, Kamis (22/8/2019). (*/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:21 WIB

Oknum Panitera PTUN Medan Jadi Tersangka, Polisi: AR Ditangkap Seorang Diri Bawa Sabu

Polisi akhirnya menetapkan AR, oknum Panitera Pengganti di PTUN Medan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Kanit Reskrim ...
Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB

Hadirnya Raperda Adminduk Untuk Antisipasi Pelanggaran Sistem

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diharapkan dapat meminimalisir potensi-potensi terjadinya pekanggaran-pelanggaran sistem dan standar prosedur ...
PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 18:10 WIB

PT Sentra Akui Mandek Bayar Pesangon Sekuriti, Janji Segera Dicicil Kembali

Direktur PT Sumber Energi Sumatera (Sentra) Hendra Admaja mengakui bahwa pihaknya tertunda dalam pembayaran pesangon untuk mantan pekerja sekuriti yang ...
Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 17:26 WIB

Gaji Tenaga Medis Tak Sesuai UMK, Komisi II DPRD Medan Akan Laporkan RS Mitra Medika

Komisi II DPRD Medan akan segera melaporkan managemen Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso ke Kementerian Tenaga ...
Loading...

Loading…