Jumat, 23 Agustus 2019 | 13.22 WIB
Metro24Jam>News>Usai Memijat, Ibu Ini Malah Dituduh Mencuri Uang Lalu Disiksa di Perladangan

Usai Memijat, Ibu Ini Malah Dituduh Mencuri Uang Lalu Disiksa di Perladangan

Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:10 WIB

IMG-75912

Poniyem memperlihatkan pergelangan tangannya bekas disulut rokok. (Sam/metro24jam.com)

DELITUA, metro24jam.com – Poniyem (53), warga kawasan Pasar Induk, Kecamatan Medan Tuntungan, dengan wajah masih menahan rasa sakit mendatangi Mapolsek Delitua, Rabu (14/8/2019) sekira pukul 11.00 Wib.

Ditemani adiknya, Rahman (41), wanita paruh baya ini hendak melaporkan penganiayaan yang baru saja dialaminya di kawasan Pasar Induk, Kecamatan Tuntungan, Selasa (13/8/2019) kemarin.

Kepada wartawan, Poniyem bercerita, bahwa peristiwa itu berawal ketika dia diminta untuk memijat di rumah seorang tetangganya.

Poniyem yang sehari-hari mengaku memang mencari nafkah dengan bekerja sebagai pemijat (tukang kusuk) langsung menyetujui permintaan tersebut.

Tiba di sana, Poniyem pun memijat tetangganya itu hingga selesai. Setelah selesai dan menerima upah atas jasanya itu, Poniyem pun pulang.

Namun, tak lama sampai di rumah, tiba-tiba dia didatangi tetangga yang dipijatnya. Pria itu kemudian menuduh Poniyem telah mencuri uang sebanyak Rp4.000.000 dari rumahnya.

Merasa tidak mencuri, Poniyem pun membantah. Namun, tanpa basa basi lagi, pelaku disusul teman-temannya kemudian meninju dan memukuli Poniyem.

“Aku dituduh nyuri habis ngusuk. Aku sudah di rumah, mereka datang ke rumah, nuduh aku nyuri uangnya 4 juta [rupiah]. Padahal aku gak ada ngambil,” tutur Poniyem berlinang air mata di Mapolsek Delitua.

Tak sampai di situ, mereka kemudian mengikat dan menutup mata Poniyem dengan kain. Selanjutnya wanita itu dibawa menaiki mobil ke lokasi perladangan dekat Taman Hewan Medan, Kecamatan Medan Tuntungan.

Di sana, Poniyem kembali disiksa. Beberapa tendangan dan pukulan mendarat di tubuh wanita itu.

“Aku ditinju, dibawa ke ladang-ladang. Trus disiksa lagi di sana. Habis itu setelah dibawa pulang, aku gak dibolehin keluar rumah, supaya nggak lapor polisi,” imbuhnya.

Mirisnya lagi, Poniyem kemudian disulut api rokok pada pergelangan tangan kanan.

Masih belum puas, para pelaku kemudian menjepitkan jempol kaki kanan Poniyem di bawah standar sepedamotor. Alhasil, jempol kaki wanita itu tampak membiru.

“Kata mereka, mereka dah tanya sama dukun. Ditanya dua kali, dukunnya tetap bilang aku yang nyuri. Padahal dia tau, aku abis ngusuk langsung pulang,” beber Poniyem.

Sementara itu, adik Poniyem, Rahman (41), mengaku baru mendapat kabar tersebut setelah diberitahu kakak tertuanya.

“Aku dapat telepon dari kakak ku ini. Katanya dia gak dibolehin keluar rumah sama orang-orang itu. Jadi aku datang, trus k ubawa ke Polsek sini lah dia,” ungkap Rahman.

Namun setelah menunggu, personel Unit Reskrim Polsek Delitua kemudian mendatangi TKP dan memastikan bahwa lokasi tersebut berada di wilayah hukum Polsek Pancurbatu.

Sementara itu, Wakapolsek AKP MKL Tobing yang mengetahui bahwa TKP di wilayah hukum Polsek Pancurbatu segera memerintahkan anggotanya untuk mengantarkan Poniyem ke Mapolsek Pancurbatu.

“Ya sudah, kalau wilayahnya di Polsek Pancurbatu, antarkan mereka ke Polsek Pancurbatu. Mereka perlu dikawal ke sana ini,” perintah Tobing seorang personel di sana.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu ketika dikonfirmasi, membenarkan sudah menerima laporan korban.

“Ini lagi kita periksa,” katanya, Rabu (14/8/2019) sore. (tim)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:34 WIB

Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil meringkus 2 pria terduga pengedar sabu, di areal kebun durian, Jalan Durian, Kelurahan ...
Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:00 WIB

Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SIK mengajak para jurnalis makan malam bersama di RM Ayam Penyet Rahmad, yang ...
Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:45 WIB

Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa

Dua pria warga Kecamatan Medan Sunggal terpaksa diboyong ke rumah sakit sebelum ditahan di Polsek Medan Baru, Selasa (20/8/2019) kemarin. ...
Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:27 WIB

Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS

Murli (65)--warga Jalan Serdang, Kelurahan Banjar, Siantar Barat--harus mendapat perawatan intensif di RS Tiara, akibat ditabrak mobil saat menyeberang jalan, ...
Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:35 WIB

Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio

Ada-ada saja ulah dua pria yang mengaku sebagai pedagang jual beli emas keliling ini. Di sela-sela kegiatannya merambah ke desa-desa, ...
Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan

Para imigran pencari suaka dari berbagai negara berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan ...
Loading...

Loading…