Minggu, 8 Desember 2019 | 19.49 WIB
Metro24Jam>News>Poldasu dan BI Perwakilan Sumatera Utara Bakar Uang Rp1,5 M, Ini Penjelasannya!

Poldasu dan BI Perwakilan Sumatera Utara Bakar Uang Rp1,5 M, Ini Penjelasannya!

Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:55 WIB

IMG-75864

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto bersama Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Siswo Widayat sebelum pemusnahan uang palsu. (Lana/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara melakukan pemusnahan sebanyak 21.632 lembar uang rupiah palsu, Rabu (14/8/2019).

Uang palsu tersebut ditemukan dari setoran masyarakat ke Perbankan yang kemudian diteruskan dan dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia selama periode 2013-2018.

Temuan uang palsu itu kemudian diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut untuk diamankan.

Sebelum dimusnakan, uang tersebut telah melewati penilaian keaslian atas uang rupiah di Laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).

Kegiatan pemusnahan rupiah palsu dilakukan setelah telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Klas I-A Nomor 01/PEN.PlD/P.MUS/2019/PN.MEDAN, tanggal 1 Maret 2019.

Adapun rincian uang palsu yang dimusnahkan yaitu, pecahan 100 ribu, sebanyak 8.974 lembar, senilai Rp897.400.000. Pecahan 50 ribu, sebanyak 11.850 lembar, senilai Rp592.500.000. Pecahan 20 ribu, sebanyak 636 lembar, senilai Rp12.720.000.

Kemudian, pecahan 10 ribu, sebanyak 88 lembar, senilai Rp880.000. Pecahan 5 ribu, sebanyak 83 lembar, senilai Rp415.000 dan pecahan 2 ribu, sebanyak 1 lembar, senilai Rp2,000.

“Jika di nominalkan uang palsu tersebut sebanyak Rp1.503.917.000. Untuk tahun 2019 kita masih ada menemukan indikasi uang palsu. Tapi trennya itu terus mengalami penurunan,” kata Kepala BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Siswo Widayat di Mapolda Sumut, Rabu (14/8/2019).

“Jadi dari Januari sampai Juli 2019 yang lalu ada sekitar 380 lembar uang rupiah palsu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan bahwa perlindungan terhadap rupiah dimuat dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2011 tentang mata uang.

Pada pasal 35, 36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang Rupiah dalam hal pemalsuan uang Rupiah, menyimpan secara fisik uang Rupiah palsu.

Kemudian, mengedarkan atau membelanjakan uang Rupiah palsu, membawa atau memasukkan rupiah palsu ke dalam atau keluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor rupiah palsu, dengan ancaman pidana mulai 10 tahun hingga seumur hidup.

“Wilayah peredaran uang palsu yang berada di daerah-daerah pusat perekonomian dan rendahnya putusan tindak pidana rupiah palsu,” jelas Agus.

Selanjutnya, Irjen Pol Agus Andrianto dan Kepala BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat serta stakeholder terkait, bersama-sama memusnahkan sebanyak 21.632 lembar uang palsu tersebut.

Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar seluruh uang palsu di dalam tong. (Lana)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:14 WIB

H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)

Plt Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan komitmennya tidak menerima fee atas pengadaan barang maupun proyek pembangunan yang menggunakan APBD ...
Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:03 WIB

Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan

Unit Reskrim Polsek Airjoman melakukan meminta keterangan dari para korban keracunan guna keperluan penyelidikan, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, ...
Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:52 WIB

Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020

Muhammad Ridwan SIP (32), ikut meramaikan kontestasi Bakal Calon Bupati Labuhanbatu untuk Pilkada 2020 mendatang. Sebagai generasi milenial, Ridwan ...
Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:33 WIB

Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM melepas ribuan peserta gerak jalan santai Car Free Day bertajuk 'Peringatan Hari Ibu' dari depan ...
Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:16 WIB

Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur

Menyambi untuk mendapatkan penghasilan tambahan memang tak dilarang. Tapi apa yang dilakukan pria bernama Taupik Rahman ini terbukti menjadi petaka ...
Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 16:52 WIB

Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat

Konstentasi di Pilkada Labuhanbatu 2020 sepertinya akan menjadi persaingan sengit. Sejumlah tokoh ikut bursa pertarungan politik tersebut, termasuk Bupati Labuhanbatu ...
Loading...

Loading…