Jumat, 23 Agustus 2019 | 13.35 WIB
Metro24Jam>News>Poldasu dan BI Perwakilan Sumatera Utara Bakar Uang Rp1,5 M, Ini Penjelasannya!

Poldasu dan BI Perwakilan Sumatera Utara Bakar Uang Rp1,5 M, Ini Penjelasannya!

Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:55 WIB

IMG-75864

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto bersama Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Siswo Widayat sebelum pemusnahan uang palsu. (Lana/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara melakukan pemusnahan sebanyak 21.632 lembar uang rupiah palsu, Rabu (14/8/2019).

Uang palsu tersebut ditemukan dari setoran masyarakat ke Perbankan yang kemudian diteruskan dan dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia selama periode 2013-2018.

Temuan uang palsu itu kemudian diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut untuk diamankan.

Sebelum dimusnakan, uang tersebut telah melewati penilaian keaslian atas uang rupiah di Laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).

Kegiatan pemusnahan rupiah palsu dilakukan setelah telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Klas I-A Nomor 01/PEN.PlD/P.MUS/2019/PN.MEDAN, tanggal 1 Maret 2019.

Adapun rincian uang palsu yang dimusnahkan yaitu, pecahan 100 ribu, sebanyak 8.974 lembar, senilai Rp897.400.000. Pecahan 50 ribu, sebanyak 11.850 lembar, senilai Rp592.500.000. Pecahan 20 ribu, sebanyak 636 lembar, senilai Rp12.720.000.

Kemudian, pecahan 10 ribu, sebanyak 88 lembar, senilai Rp880.000. Pecahan 5 ribu, sebanyak 83 lembar, senilai Rp415.000 dan pecahan 2 ribu, sebanyak 1 lembar, senilai Rp2,000.

“Jika di nominalkan uang palsu tersebut sebanyak Rp1.503.917.000. Untuk tahun 2019 kita masih ada menemukan indikasi uang palsu. Tapi trennya itu terus mengalami penurunan,” kata Kepala BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Siswo Widayat di Mapolda Sumut, Rabu (14/8/2019).

“Jadi dari Januari sampai Juli 2019 yang lalu ada sekitar 380 lembar uang rupiah palsu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan bahwa perlindungan terhadap rupiah dimuat dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2011 tentang mata uang.

Pada pasal 35, 36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang Rupiah dalam hal pemalsuan uang Rupiah, menyimpan secara fisik uang Rupiah palsu.

Kemudian, mengedarkan atau membelanjakan uang Rupiah palsu, membawa atau memasukkan rupiah palsu ke dalam atau keluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor rupiah palsu, dengan ancaman pidana mulai 10 tahun hingga seumur hidup.

“Wilayah peredaran uang palsu yang berada di daerah-daerah pusat perekonomian dan rendahnya putusan tindak pidana rupiah palsu,” jelas Agus.

Selanjutnya, Irjen Pol Agus Andrianto dan Kepala BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat serta stakeholder terkait, bersama-sama memusnahkan sebanyak 21.632 lembar uang palsu tersebut.

Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar seluruh uang palsu di dalam tong. (Lana)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:34 WIB

Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil meringkus 2 pria terduga pengedar sabu, di areal kebun durian, Jalan Durian, Kelurahan ...
Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:00 WIB

Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SIK mengajak para jurnalis makan malam bersama di RM Ayam Penyet Rahmad, yang ...
Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:45 WIB

Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa

Dua pria warga Kecamatan Medan Sunggal terpaksa diboyong ke rumah sakit sebelum ditahan di Polsek Medan Baru, Selasa (20/8/2019) kemarin. ...
Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:27 WIB

Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS

Murli (65)--warga Jalan Serdang, Kelurahan Banjar, Siantar Barat--harus mendapat perawatan intensif di RS Tiara, akibat ditabrak mobil saat menyeberang jalan, ...
Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:35 WIB

Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio

Ada-ada saja ulah dua pria yang mengaku sebagai pedagang jual beli emas keliling ini. Di sela-sela kegiatannya merambah ke desa-desa, ...
Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan

Para imigran pencari suaka dari berbagai negara berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan ...
Loading...

Loading…