Minggu, 8 Desember 2019 | 19.36 WIB
Metro24Jam>News>Pelaku Begal Loei Wie Loen Jalani Sidang Perdana

Pelaku Begal Loei Wie Loen Jalani Sidang Perdana

Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:34 WIB

IMG-75860

Toma Ramadan Manalu saat menjalani persidangan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Aksi pembegalan yang dilakukan Toma Ramadan Manalu (43), warga Jalan Bunga Cempaka XI Nomor 7, Lingkungan III, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang dan temannya Muhammad Arif mengakibatkan korbannya Loei Wie Loen tewas.

Toma duduk di kursi pesakitan di ruang di Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (13/8/2019).

Sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fauzan Arif Nasution, pada Rabu (18/7/2018) sekira pukul 05.30 Wib, terdakwa Toma bersama Muhammad Arif (berkas terpisah) sedang berada di Diskotik New Zone, Jalan Wajir Medan. Kemudian, Arif mengatakan ‘Kok seram kali muka kau. Mau duit, yok cari duit’. Lalu Toma menjawab ‘Yok’.

Kemudian, keduanya pergi mengendarai sepedamotor Honda Beat dan melintas di Jalan Raden Saleh Medan.

“Saat itu, keduanya melihat Loei Wie Loen sedang mengendarai sepedamotor Honda Supra warna hitam BK 2909 KM,” jelas JPU Fauzan di hadapan majelis hakim yang diketuai Riana Pohan.

Korban yang sadar diikuti begal kemudian menambah kecepatan sepedamotornya. Tiba di Jalan MT Haryono, Kecamatan Medan Timur, Arif langsung menabrak dan menendang sepedamotor korban hingga terjatuh. Lalu, Toma dan Arif menghampiri korban.

Karena korban tidak terbangun dan masyarakat sudah ramai, Toma serta Arif melarikan diri ke Jalan Pulau Pinang, Medan. Kemudian, petugas dari Polsek Medan Timur yang berada di lokasi melihat korban sudah tidak sadar dan mengalami luka pada bagian kepala. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Murni Teguh.

Sesampainya di rumah sakit, petugas mengabarkan ke keluarga korban bahwa Loei Wie Loen sudah meninggal dunia.

“Peran Toma adalah mengambil barang milik korban. Sementara peran Arif adalah sebagai joki yang membawa sepedamotor. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi, petugas berhasil meringkus keduanya,” jelas Fauzan.

Perbuatan Toma sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 365 ayat (3) dan ayat (2) ke-1 serta ke-2 KUHPidana. Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Diketahui, satu dari teman Toma dalam aksi begal itu–Jefri Sitorus–tewas setelah dadanya ditembus peluru polisi. (*/asp)

BACA JUGA:
Polisi Tembak Mati Seorang Komplotan Begal yang Tewaskan Loei Wie Loen
Begal Sadis Kembali Beraksi, Ditemukan Terkapar di Jalan, Pria Tionghoa Tewas di RS Murni Teguh


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:14 WIB

H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)

Plt Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan komitmennya tidak menerima fee atas pengadaan barang maupun proyek pembangunan yang menggunakan APBD ...
Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:03 WIB

Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan

Unit Reskrim Polsek Airjoman melakukan meminta keterangan dari para korban keracunan guna keperluan penyelidikan, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, ...
Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:52 WIB

Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020

Muhammad Ridwan SIP (32), ikut meramaikan kontestasi Bakal Calon Bupati Labuhanbatu untuk Pilkada 2020 mendatang. Sebagai generasi milenial, Ridwan ...
Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:33 WIB

Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM melepas ribuan peserta gerak jalan santai Car Free Day bertajuk 'Peringatan Hari Ibu' dari depan ...
Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:16 WIB

Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur

Menyambi untuk mendapatkan penghasilan tambahan memang tak dilarang. Tapi apa yang dilakukan pria bernama Taupik Rahman ini terbukti menjadi petaka ...
Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 16:52 WIB

Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat

Konstentasi di Pilkada Labuhanbatu 2020 sepertinya akan menjadi persaingan sengit. Sejumlah tokoh ikut bursa pertarungan politik tersebut, termasuk Bupati Labuhanbatu ...
Loading...

Loading…