Jumat, 22 November 2019 | 12.06 WIB
Metro24Jam>News>Camat Datuk Tanah Datar Bongkar Warung di Pinggir Jalinsum

Camat Datuk Tanah Datar Bongkar Warung di Pinggir Jalinsum

Selasa, 13 Agustus 2019 - 20:33 WIB

IMG-75837

Staf Camat dan beberapa warga membongkar salah satu warung di pinggir Jalinsum KM 133. (Taufik/metro24jam.com)

BATUBARA, metro24jam.com – Tim dari Pemerintah Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batubara dipimpin Camat Wandi, melakukan pembongkaran sejumlah warung yang diduga menjadi lokasi mesum di pinggir Jalinsum KM 133, Selasa (13/08/19).

Kegiatan pembokaran tersebut nyaris terjadi bentrok, antara wartawan yang melakukan peliputan dan seorang pria yang mengaku wartawan yang ikut dalam pembongkaran warung itu.

Kericuhan dapat diredakan setelah dilerai oleh sejumlah wartawan lain dan tim dari kecamatan.

Anehnya, hanya 5 warung saja yang diinstruksikan agar dibongkar karena menurut Camat Wandi, kelimanya berada di depan kantor Camat Datuk Tanah Datar.

“Jangan pilih kasihlah. Kalau mau menggusur, ya semuanya warung di sini digusur semua. Alasan karena warung ini di depan kantor Camat tidak jelas. Kan semua warung ini di depan kantor Camat juga,” kata Ucu, janda anak 3 yang mengaku sebagai salah satu pemilik warung.

Menurut dia, seluruh warung di tempat tersebut sama kondisinya. Jadi bila acuannya tidak layak dan tak memiliki izin.

Alhasil, pemilik ke-5 warung yang hendak digusur pun mendesak Camat agar membongkar semua warung yang ada di sana.

Diketahui, belasan warung di Jalinsum Palang Dusun Desa Karang Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Batubara itu sudah berdiri lebih dari 10 tahun di sana.

Selama ini, belum pernah para pemilik mendapat instruksi untuk membongkar warung-warung tersebut.

Belakangan, pemilik warung di lokasi yang dulun tenar dengan julukan ‘Warung Durian Bergincu’ diperintahkan agar membongkarnya dengan alasan tidak memiliki izin dan merusak keindahan.

Camat Wandi ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pembongkaran warung guna menyikapi kabupaten sehat yang indah, asri dan nyaman.

“Kita harapkan kelak menjadi warung terbuka yang menjual makanan dan minuman ringan. Di warung janganlah ada tidur. Kalaupun ada, kamar untuk penyimpanan peralatan. Kalau didiamkan, bisa saja jadi kumuh, karena jemuran dan WC yang mencolok mata,” jelas Wandi.

Menurut Camat, di lokasi warung yang dibongkar tersebut, rencananya akan dibangun taman dan halte.

“Di sebelah halte hingga dekat rel KA, silahkan kelima pemilik warung yang dibongkar membangun warung lagi. Bentuk warung terbuka tanpa kamar dan tidak ditinggali (ditempati),” tegasnya.

Namun dari 5 target, hanya 1 warung yang akhirnya dibongkar, itupun karena dalam kondisi kosong tidak berpenghuni.

Sementara 4 pemilik lainnya meminta waktu sekitar 2 pekan untuk membongkar warung mereka.

Diah, salah seorang pemilik warung meminta toleransi menunggu selesainya pembangunan di lahan yang diperbolehkan.

Menyikapi permohonan warga, Camat Wandi menyetujui pemberian kelonggaran namun hanya selama 1 minggu.

“Apabila lewat seminggu warung tersebut belum dibongkar pemilik, maka akan kita lakukan pembongkaran,” tegas Wandi kepada para pemilik warung. (fik)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Tilapia PT Aquafarm Nusantara Termasuk 6 Besar Produk Ekspor Perikanan Jateng 2019
Metro 24 Jam - Jumat, 22 November 2019 - 10:30 WIB

Tilapia PT Aquafarm Nusantara Termasuk 6 Besar Produk Ekspor Perikanan Jateng 2019

Volume ekspor produk prikanan provinsi Jawa Tengah tahun 2019 terjadi peningkatan. PT Aquafarm Nusantara Semarang merupakan salahsatu pendukung peningkatan produk ...
1 dari 3 Korban Selamat Kapal Tersambar Petir di Nias Selatan Dilaporkan Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 20:52 WIB

1 dari 3 Korban Selamat Kapal Tersambar Petir di Nias Selatan Dilaporkan Meninggal Dunia

Salah seorang awak kapal KM Restu Bundo, yang sebelumnya dilaporkan selamat dilaporkan telah meninggal dunia di Pulau Pini. Informasi yang ...
Kapal Nelayan Disambar Petir di Perairan Nias, 3 ABK Selamat Pakai Jerigen, 4 Masih Dicari
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 19:49 WIB

Kapal Nelayan Disambar Petir di Perairan Nias, 3 ABK Selamat Pakai Jerigen, 4 Masih Dicari

Empat nelayan masih dinyatakan hilang setelah kapal mereka KM Restu Bundo GT5 yang membawa 7 awak termasuk nakhoda, tersambar petir ...
Ayah dan Putrinya Nyaris Terpanggang di Rumah, Katanya Ada Yang Bakar, TKP: Jalan Garu VI
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 19:17 WIB

Ayah dan Putrinya Nyaris Terpanggang di Rumah, Katanya Ada Yang Bakar, TKP: Jalan Garu VI

Sejahtera Eka Putra Ginting alias Putra (48) dan gadis ciliknya Putri Nur Taliyah Ginting (11) nyaris terbakar hidup-hidup di kediaman ...
Dipolisikan Ibunya Karena Curi Sepedamotor dari Rumah, Pemuda Ini dan Penadahnya Gol!
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 18:09 WIB

Dipolisikan Ibunya Karena Curi Sepedamotor dari Rumah, Pemuda Ini dan Penadahnya Gol!

Kesal dengan ulah anaknya, seorang ibu akhirnya memberi pelajaran berharga bagi putranya. Muhammand Waliyuddin dilaporkan ibu kandungnya, Natila Giawa, ke ...
Lompat ke Depan Kereta Api Melintas, Tubuh Pasaaribu Langsung Terbelah Dua
Metro 24 Jam - Kamis, 21 November 2019 - 17:32 WIB

Lompat ke Depan Kereta Api Melintas, Tubuh Pasaaribu Langsung Terbelah Dua

Warga Jalan Baru, Desa Tembung, Kecamatan Percut Tuan, dihebohkan aksi maut seorang pria, Kamis (21/11/2019) sekira jam 10.00 Wib.Seorang warga ...
Loading...

Loading…