Jumat, 23 Agustus 2019 | 14.17 WIB
Metro24Jam>News>Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas, 2 Anggota DPRD Tapteng Disidang

Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas, 2 Anggota DPRD Tapteng Disidang

Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:12 WIB

IMG-75786

Para saksi yang dihadirkan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Dua anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) periode 2015-2020, yang diduga terlibat korupsi perjalanan dinas fiktif, Sintong Gultom dan Sideli Zendrato menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (12/8/2019).

Sintong sempat masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh penyidik Polda Sumut sejak 12 Desember 2018. Dia akhirnya tertangkap pada tanggal 25 Maret 2019 lalu.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rali Dayan Pasaribu dan Arifin, berawal saat adanya perjalanan dinas ke luar daerah sebanyak 49 kali mulai dari tahun 2016 serta 2017.

Adapun jumlah anggaran perjalanan dinas pada Sekretariat DPRD Tapteng masing-masing pada tahun 2016 sebesar Rp9.583.674.454 dan tahun 2017 sebesar Rp10.538.000.000.

Lalu, Sintong menerima Surat Perintah Tugas dan Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD) yang dikeluarkan oleh Sekretaris DPRD.

“Selanjutnya, Sintong menghubungi bendahara keuangan DPRD Tapteng untuk dilakukan realisasi penghitungan anggaran biaya dalam melaksanakan perjalanan dinas ke luar daerah,” ujar JPU.

Setelah direalisasi, bendahara memberikan tiket pesawat, biaya hotel, biaya makan dan uang saku untuk Sintong serahkan kepada anggota dewan yang melaksanakan perjalanan dinas.

Besaran anggaran tersebut mulai 70 hingga 80 persen, dengan sisanya diberikan setelah selesai melaksanakan perjalanan dinas dan melengkapi administrasi dalam kegiatan.

Setelah melakukan perjalanan dinas, Sintong menyerahkan bill hotel kepada Herlina Siregar dan Komalasari Simamora selaku Bendahara Pengeluaran pada Sekretariat DPRD Tapteng. Hal ini untuk realisasi pengitungan pembayaran penginapan.

“Sintong menerima uang sebagai bentuk pembiayaan pembayaran penginapan sesuai dengan ketentuan penggunaan anggaran dalam melaksanakan perjalanan dinas,” cetus Rali.

Untuk mekanisme pembayaran harus dilengkapi bukti pertanggungjawaban oleh anggota DPRD yang telah selesai melaksanakan perjalanan dinas.

Setelah selesai melaksanakan perjalanan dinas, anggota DPRD menyerahkan semua bukti transportasi dan penginapan kepada Pembantu Bendahara untuk mempersiapkan tanda terima (pelunasan).

Namun, mekanisme tersebut tidak dilakukan oleh kedua terdakwa. Sehingga akibat perbuatan kedua terdakwa, telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang diaudit oleh auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut.

Dalam kasus ini, kedua terdakwa telah melakukan penyimpangan pada biaya penginapan perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD Tapteng Tahun Anggaran (TA) 2016 dan 2017 sebesar Rp 92.625.700 serta Rp 121.173.050.

“Perbuatan kedua terdakwa diancam pidana melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” pungkas JPU.

Usai dakwaan, JPU juga menghadirkan para saksi untuk memberikan keterangan. (*/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:34 WIB

Disergap di Kebun Durian, Kaki Bandar Sabu Kisaran Ditembus 2 Peluru

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil meringkus 2 pria terduga pengedar sabu, di areal kebun durian, Jalan Durian, Kelurahan ...
Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:00 WIB

Jalin Kerjasama dengan Media dan Wartawan, Polsek Percut Sei Tuan Aktifkan Humas

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SIK mengajak para jurnalis makan malam bersama di RM Ayam Penyet Rahmad, yang ...
Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:45 WIB

Gagal Jambret HP di Jalan Gajah Mada, Dua Pria Ini ‘Dipermak’ Massa

Dua pria warga Kecamatan Medan Sunggal terpaksa diboyong ke rumah sakit sebelum ditahan di Polsek Medan Baru, Selasa (20/8/2019) kemarin. ...
Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:27 WIB

Ditabrak Avanza di Jalan Sutomo Siantar, Warga Pria 65 Tahun Kritis di RS

Murli (65)--warga Jalan Serdang, Kelurahan Banjar, Siantar Barat--harus mendapat perawatan intensif di RS Tiara, akibat ditabrak mobil saat menyeberang jalan, ...
Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:35 WIB

Dikibusi Warga Pegang Sabu, Pedagang Emas Keliling Asal Tanjung Tiram Ditangkap di Senio

Ada-ada saja ulah dua pria yang mengaku sebagai pedagang jual beli emas keliling ini. Di sela-sela kegiatannya merambah ke desa-desa, ...
Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan
Metro 24 Jam - Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

Tak Kunjung Diberangkatkan ke Negara Suaka, Ratusan Imigran Demo ke Kantor UNHCR Medan

Para imigran pencari suaka dari berbagai negara berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan ...
Loading...

Loading…