Sabtu, 30 Mei 2020 | 15.25 WIB
Metro24Jam>News>Pria Baru Menikah di Jalan Purwo Delitua Disebut Ditangkap BNN RI (Katanya, Miliaran Rupiah Disita)

Pria Baru Menikah di Jalan Purwo Delitua Disebut Ditangkap BNN RI (Katanya, Miliaran Rupiah Disita)

Senin, 12 Agustus 2019 - 03:03 WIB

IMG-75657

Ibunda Agam duduk sembari berlinang air mata di teras rumahnya. Insert: Foto pernikahan Agam. (metro24jam.com)

Loading...

DELITUA, metro24jam.com – Seorang pria yang tinggal di Jalan Purwo, Gang Sahabat, Dusun 1, Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua, dikabarkan dijemput sejumlah petugas berpakaian sipil, Sabtu (10/8/2019) siang kemarin.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com di lokasi, Minggu (11/8/2019) sore, pria berinisial MAZS alias Agam, diduga ditangkap oleh personel BNN RI.

Kedatangan mendadak sejumlah petugas dan langsung melakukan pengepungan di kediaman Agam itu sempat membuat kaget warga sekitar.

“Banyak kali yang datang, lebih mungkin sepuluh orang itu. Macem-macem, ada yang celana pendek, ada yang rambut gondrong, ada yang dikucir, macem lah,” tutur seorang ibu rumah tangga di sekitar lokasi.

“Ada 3 kali orang itu bolak-balik dari sini. Berapa kali kepetuk, padahal aku sengaja nggak melihat. Eh kepetuk lagi kemarin,” sebut warga itu.

Menurut warga, pada penggrebekan siang itu, setidaknya ada delapan mobil mendadak masuk ke kawasan pemukiman mereka dan langsung parkir di sekitar lokasi.

“Ke gang rumahnya kan gak bisa masuk mobil, jadi sampai di sini ajalah. Jadi mobil itu ada yang parkir dekat musholla itu ada dua, di depan ada dua, di belakang pun ada kalau gak salah,” sebutnya lagi.

Penangkapan Agam pun membuat warga setempat terheran-heran. Pasalnya, selama ini Agam dikenal mereka cukup ramah. Warga pun hanya mengetahui bahwa pria yang belum lama menikah itu, sehari-hari bekerja sebagai supir.

“Dia tu orangnya baik sebenarnya, cukup ramah, suka berbagi. Tapi itulah, gak nyangka juga dia gitu kerjanya. Memang dia siang di rumah aja nampaknya, tapi kalau malam baru keluar,” timpal warga lainnya.

Pantauan metro24jam.com di lokasi, Minggu (11/8/2019) sore, ibunda Agam, pasca penggerebekan terlihat duduk di teras rumah mereka sembari menangis. Wanita itu seolah tak menyangka bahwa putranya bakal ditangkap karena diduga terlibat dalam sindikat pengedar narkotika internasional.

Kepala Dusun setempat, Isnin (54), ketika dikonfirmasi metro24jam.com mengaatakan, Agam tidak tercatat sebagai warga di lingkungan tersebut.

Namun dia mengakui, saat penggrebekan itu, ibunda Agam berada di rumah tersebut ketiga petugas masuk menggrebek.

“Sebenarnya kan dia bukan warga kita, hanya berdomisili di sini. Aslinya dia penduduk kotamadya (Medan). Maka, kalau ada apa-apa, kita pun ngak ngerti kali,” sebut Kadus di lokasi.

Rumah yang digrebek tersebut juga masih berstatus warisan orangtua Agam. “Jadi ini rumah warisan, belum dipecah. Jadi rumah ini bukan atas nama dia. Dia pun baru-baru ajalah di sini, semenjak menikah itu lah,” imbuhnya.

Menurut warga, Agam baru beberapa bulan saja menikah dengan wanita warga Jalan Lestari, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Deliserdang. “Istrinya pun lagi hamil muda itu, paling jalan 2 bulan,” kata mereka.

“Waktu si Agam itu didatangi, orang itu (petugas) nanyak. ‘Siapa yang namanya Agam?’ Terus dijawab dia, ‘Saya Agam’,” sebut warga sembari mengulang percakapan petugas dengan Agam.

Saat digiring, tangan Agam disebut diikat dengan lakban. “Bukan digari, tapi pakai itu macam selotip itu,” katanya. Agam juga disebut beberapa kali digiring berkeliling di kawasan tersebut.

“Dibawa ke sana, terus ke belakang, baru ke kuburan. Si Agamnya diam aja gak melawan,” katanya.

Setelah dibawa beberapa kali berkeliling, Agam kemudian pasrah dimasukkan ke dalam mobil bersama seorang terduga lain yang belum diketahui identitasnya.

Menurut warga, saat itu ada seorang pria yang sempat merekam penggerebekan tersebut dengan HP. Namun akhirnya, pria itu dipanggil petugas dan disuruh menghapus rekaman tersebut.

“Udah hebat kau merekam-rekam? Mau jadi artis kau? Kau hapus itu!” sebut petugas tersebut seperti ditirukan warga.

“Dia (perekam) memang bukan orang sini,” timpal warga lainnya.

Dari kediaman Agam, petugas juga disebut mengamankan uang diduga hasil transaksi penjualan barang haram narkotika. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung dan disebut mencapai miliaran rupiah.

“Ada yang dengar-dengar waktu orang itu (petugas) ngitung di dalam. Katanya miliaran lah. Tapi gak taulah, soalnya gak ada yang nampak uangnya,” sebut warga.

Warga pun menduga bahwa Agam selama ini bertugas sebagai pengutip uang setoran hasil penjualan narkoba.

Selain itu, petugas yang disebut dari BNN RI itu juga menngamankan 4 unit sepedamotor, masing-masing 2 unit Yamaha RX-King, 1 unit Kawasaki Ninja dan 2 unit Yamaha Vixion dan sejumlah kartu ATM dari berbagai bank.

“Tapi kayaknya [motor] Ninja-nya gak hidup. Aku dengar ngengkol-engkol orang itu,” jelas warga lagi.

“Malam itu, orang itu (petugas) datang lagi ngambil mobil pickup. Orang itu datang naik mobil Toyota Rush BK 1401…, gak ingat [seri] belakangnya,” timpal warga lagi.

Kepala Desa Suka Makmur, Suyetno (53) ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon Minggu (11/8/2019), membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan personel BNN RI di desanya itu. “Iya ada, dengar-dengar hasil pengembangan itu bang,” kata Kades.

Terpisah, Kepala Biro Humas BNN RI, Kombes Pol Sulistiyo Pudjo ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal itu. “Saya akan check, belum tahu,” katanya. (Tim)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Dinas Kesehatan Serdang Bedagai menggelar rapid dan swab test terhadap puluhan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemkab Sergai. Uji rapid dan ...
Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga
BREAKING NEWS

Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga

Dua pria diboyong dengan kondisi berlumuran darah ke Mapolsek Sunggal, Sabtu (30/5/2020) sekira pukul 11.50 Wib. Informasi yang dihimpun di ...
Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkonpincam) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Simalungun, menerima sebanyak 1.945 paket bahan pokok dari Gugus Tugas Percepatan ...
Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Diki Pratama (16), tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera KM 129, Dusun 3, tepatnya di depan Puskesmas ...
2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

Muhammad Nuh (38), warga Dusun I, Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, babak-belur dihakimi warga di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang ...
Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tersangka pembunuhan, Rizky Wahyudi Sirait (23), ditangkap polisi di persembunyiannya di Jalan Datuk Setia Wangsa, Kelurahan Nenas Siam, Kecamatan Medang ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…