Jumat, 18 Oktober 2019 | 03.21 WIB
Metro24Jam>News>Permisi Pulang Awal Karena Sakit Perut, Siswi SMA Asal Kabanjahe Ini Ternyata Gantung Diri di Kamar

Permisi Pulang Awal Karena Sakit Perut, Siswi SMA Asal Kabanjahe Ini Ternyata Gantung Diri di Kamar

Rabu, 7 Agustus 2019 - 23:26 WIB

IMG-75372

JT setelah diturunkan dari jeratan kain sarung yang menggantung lehernya. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Warga yang bermukim di seputaran Jalan Teratai Ujung, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan dihebohkan peristiwa seorang pelajar SMA swasta gantung diri di rumah bibinya, Boru Doloksaribu, Rabu (7/8/2019) sore.

Padahal, siswi berinisial JT (itu, diketahui pulang dari sekolahnya lebih awal karena mengaku sakit. Namun, sore harinya, gadis remaja asal Kabanjahe itu tiba-tiba ditemukan tergantung oleh sehelai kain sarung yang menjerat lehernya.

Informasi yang dihimpun, sebelum JT ditemukan tewas, sekira pukul 07.30 Wib, dia berangkat ke sekolahnya tidak jauh dari rumah. Tapi, tiba-tiba sekira pukul jam 10.00 Wib, remaja tersebut permisi pulang kepada gurunya dengan alasan sakit perut.

JT pun diantar pulang 2 teman sekelasnya dengan mengendarai sepedamotor. Setelah itu, sore harinya, pihak keluarga menemukan gadis itu sudah tewas tergantung di kamarnya.

Melihat JT tergantung, pihak keluarga yang menemukannya kemudian memotong kain sarung yang menjerat leher gadis itu lalu meletakan jasadnya di lantai.

Kabar itu pun dengan menyebar kepada para tetangga. Tak lama kemudian, rumah Boru Doloksaribu sudah dipenuhi warga sekitar. Seorang warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Percut Seituan.

Selang beberapa waktu, petugas Polsek Percut Sei Tuan dan Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi. Selanjutnya jasad sang gadis dibawa ke RS Haji Desa Medan Estate.

Boru Doloksaribu ketika diwawancarai wartawan mengaku sangat syok mengetahui keponakannya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

“Ibunya adik kandung saya yang tinggal di Kabanjahe. Sudah 1 tahun lebih dia tinggal di rumah saya karena melanjutkan sekolah,” ujarnya sembari menangis.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Subroto ketika dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya akan mengevakuasi jasad korban ke ruang instalasi jenazah RSU dr Pirngadi Medan untuk visum luar.

“Jasad korban mau kita bawa ke RS Pirngadi Medan untuk keperluan otopsi. Namun, hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujarnya. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…