Minggu, 8 Desember 2019 | 19.46 WIB
Metro24Jam>News>Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Senin, 22 Juli 2019 - 21:40 WIB

IMG-73886

Kasi Pidsus Kejari Siantar Dostom Hutabarat memberikan penjelasan kepada wartawan. (Zega/metro24jam.com) Insert: Herowhin Sinaga (Facebook)

SIANTAR, metro24jam.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga, sebagai tersangka kasus korupsi.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini bertugas di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ini terjerat korupsi penyertaan modal PD PAUS tahun anggaran 2014.

“Kerugian negaranya [pada korupsi Herowhin] Rp500 juta,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Siantar Dostom Hutabarat, Senin (22/7/2019).

Dostom mengatakan, Herowhin sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 10 Juli 2019. Dan pekan depan, Herowhin dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Kantor Kejari Siantar, Jalan Sutomo, Siantar Barat.

“Surat panggilan sudah kita layangkan,” ucap Dostom.

Kejari Siantar Dinilai Keliru

Menanggapi hal itu, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Pematangsiantar menilai Kejari Siantar telah keliru dalam penetapan Herowhin sebagai tersangka.

Sebab, sesuai SK Walikota Pematangsiantar yang merealisasikan anggaran PD PAUS adalah Direktur Keuangan (Dirkeu).

“Dirut hanya menyetujui setelah Dirkeu merealisasikan anggaran,” kata Pimpinan Cabang Bamusi Pematangsiantar, Azahari Nasution, Senin (22/7/2019).

Menurut Azahari, jika ada kasus korupsi di PD PAUS, oknum yang pertama kali terjerat seharusnya Dirkeu. “Kenapa hanya Herowhin Sinaga yang jadi tersangka?” tanyanya.

Sambung Azahari, proses penetapan tersangka tersebut sangat janggal karena kejaksaan belum menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Menurut hemat kami, BPK belum menemukan temuan dalam penyertaan modal itu,” jelas Azahari.

Azahari mengatakan, anggaran penyertaaan modal PD PAUS di tahun 2014 itu sebesar Rp2,5 miliar dan Rp1,5 miliar digunakan untuk pembayaran gaji pegawai maupun honorer.

“Kami minta kepada kejaksaan agar tidak membuat penetapan tersangka yang kami duga dengan semena-mena. Sebab, itu bisa membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat Pematangsiantar,” pinta Azahari. (zeg)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:14 WIB

H Surya Komit Tak Ambil Fee Proyek dan Entaskan Kemiskinan di Asahan (Tapi Belum Kantongi Data)

Plt Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan komitmennya tidak menerima fee atas pengadaan barang maupun proyek pembangunan yang menggunakan APBD ...
Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 18:03 WIB

Puluhan Warga Keracunan di Desa Lubuk Palas, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Sisa Makanan

Unit Reskrim Polsek Airjoman melakukan meminta keterangan dari para korban keracunan guna keperluan penyelidikan, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, ...
Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:52 WIB

Muhammad Ridwan Siap Bersaing dengan Senior di Pilkada Labuhanbatu 2020

Muhammad Ridwan SIP (32), ikut meramaikan kontestasi Bakal Calon Bupati Labuhanbatu untuk Pilkada 2020 mendatang. Sebagai generasi milenial, Ridwan ...
Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:33 WIB

Ribuan Warga Siantar Ikuti Jalan Santai Car Free Day Peringatan Hari Ibu

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM melepas ribuan peserta gerak jalan santai Car Free Day bertajuk 'Peringatan Hari Ibu' dari depan ...
Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 17:16 WIB

Nyambi Bantu Bandar Sabu, Buruh Bangunan di Desa Pon Ini Tertangkap Sendirian, Bosnya Kabur

Menyambi untuk mendapatkan penghasilan tambahan memang tak dilarang. Tapi apa yang dilakukan pria bernama Taupik Rahman ini terbukti menjadi petaka ...
Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat
Metro 24 Jam - Minggu, 8 Desember 2019 - 16:52 WIB

Maju Kembali di Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Ingin Obati Hati Rakyat

Konstentasi di Pilkada Labuhanbatu 2020 sepertinya akan menjadi persaingan sengit. Sejumlah tokoh ikut bursa pertarungan politik tersebut, termasuk Bupati Labuhanbatu ...
Loading...

Loading…